← Beranda
Jesse Marsch dan Julen Lopetegui Adu Mulut Usai Laga Keras Kanada vs Qatar di Piala Dunia 2026
Andre Rizal HanafiJumat, 19 Juni 2026 | 23.07 WIB
Kericuhan di piggir lapangan terjadi di laga Kanada vs Qatar. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Timnas Kanada meraih kemenangan meyakinkan saat menghadapi Qatar dalam laga internasional yang berlangsung pada Jumat pagi WIB.

Kanada tampil dominan sepanjang pertandingan dan menutup laga dengan kemenangan telak 6-0 atas juara bertahan Piala Asia tersebut.

Namun, bukan hanya hasil pertandingan yang menjadi perhatian publik. Ketegangan yang terjadi setelah peluit akhir justru ikut mencuri sorotan.

Situasi memanas diawali oleh interaksi singkat antara pelatih Qatar, Julen Lopetegui, dengan pelatih Kanada, Jesse Marsch.

Baca Juga: Hasil Kanada vs Qatar di Piala Dunia 2026: 6 Gol Tanpa Balas Hancurkan The Maroons

Dalam tayangan yang beredar di media sosial, Lopetegui terlihat menghampiri Marsch dan membisikkan sesuatu.

Reaksi Marsch langsung menunjukkan ketidaksenangan. Pelatih asal Amerika Serikat itu tampak mengabaikan rekannya tersebut dan memilih menjauh.

Tak lama setelah insiden tersebut, suasana di tengah lapangan berubah menjadi tegang. Sejumlah pemain dan anggota staf dari kedua tim terlihat terlibat adu argumentasi.

Beberapa pemain bahkan harus dipisahkan untuk mencegah situasi berkembang lebih jauh.

Baca Juga: Kronologi Lengkap Cedera Horor Ismael Kone dan 2 Kartu Merah di Laga Kanada vs Qatar Piala Dunia 2026

Hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai isi percakapan antara kedua pelatih maupun penyebab utama keributan yang terjadi setelah pertandingan berakhir. Meski demikian, insiden tersebut menjadi bahan perbincangan di kalangan pencinta sepak bola.

Dari sisi permainan, Kanada tampil jauh lebih efektif dan mampu memanfaatkan berbagai peluang yang mereka ciptakan.

Qatar kesulitan mengimbangi tempo permainan lawan dan semakin tertekan setelah harus kehilangan dua pemain akibat kartu merah.

Keunggulan jumlah pemain membuat Kanada semakin leluasa mengontrol pertandingan. Serangan demi serangan terus mengalir hingga menghasilkan enam gol tanpa balas.

Hasil ini menjadi pukulan berat bagi Qatar yang dalam beberapa tahun terakhir dikenal sebagai salah satu kekuatan utama di Asia.

Baca Juga: Profil Jonathan David! Man of the Match Kanada vs Qatar di Piala Dunia 2026 dengan Catatkan Hattrick

Setelah sukses menjuarai Piala Asia secara beruntun, performa Qatar di level internasional masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.

Sementara itu, kemenangan besar ini menjadi modal positif bagi Kanada untuk menghadapi agenda internasional berikutnya.

Tim asuhan Jesse Marsch menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan, baik dari segi organisasi permainan maupun efektivitas di depan gawang.

Di sisi lain, Qatar perlu segera bangkit dan melakukan evaluasi menyeluruh, terutama setelah kekalahan telak yang disertai dua kartu merah serta insiden panas yang menutup jalannya pertandingan.

EDITOR: Banu Adikara