JawaPos.com — Luis Romo menjadi sosok kunci saat Meksiko mengalahkan Korea Selatan 1-0 di Estadio Guadalajara, Jumat (19/6/2026), sekaligus memastikan langkah El Tri ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Gelandang serbabisa itu mencetak gol kemenangan dan dinobatkan sebagai Man of the Match berkat penampilan impresifnya sepanjang laga.
Baca Juga: Meksiko Jadi Tim Pertama ke 32 Besar! Tumbangkan Korea Selatan 1-0, El Tri Puncaki Grup A
Pertandingan Grup A tersebut berlangsung ketat sejak menit awal. Meksiko dan Korea Selatan sama-sama kesulitan menembus pertahanan lawan yang tampil disiplin sepanjang pertandingan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada babak kedua melalui aksi Luis Romo. Pemain berusia 31 tahun itu memanfaatkan kesalahan kiper Korea Selatan Kim Seung-gyu sebelum menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong.
Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta dalam pertandingan. Berkat kemenangan itu, Meksiko mengoleksi enam poin dari dua laga dan memastikan tiket ke babak 32 besar lebih cepat.
Siapa Luis Romo yang Jadi Penentu Kemenangan Meksiko?
Luis Romo memiliki nama lengkap Luis Francisco Romo Barrón. Ia lahir di Los Mochis, Meksiko, pada 5 Juni 1995 dan kini berusia 31 tahun.
Meski dalam data klub tercatat memiliki posisi utama sebagai bek tengah, Romo dikenal sebagai pemain multifungsi. Ia juga mampu bermain sebagai gelandang bertahan maupun gelandang tengah.
Kemampuan bermain di beberapa posisi membuatnya menjadi salah satu pemain penting dalam skuad Meksiko. Fleksibilitas tersebut kerap dimanfaatkan pelatih untuk menjaga keseimbangan permainan tim.
Dengan tinggi badan 1,83 meter dan kaki dominan kanan, Romo memiliki keunggulan dalam duel udara maupun distribusi bola. Karakter itu membuatnya efektif saat bertahan maupun membantu serangan.
Mengapa Luis Romo Terpilih sebagai Man of the Match?
Baca Juga: Mauricio Pochetino Usung Spirit MAGA, Pede Hadapi Australia Usai Cukur Paraguay
Luis Romo menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung sangat ketat. Ketika banyak pemain kesulitan menemukan ruang, ia mampu memanfaatkan satu kesalahan kecil lawan menjadi gol kemenangan.
Romo menunjukkan ketenangan luar biasa saat menerima peluang emas di depan gawang. Ia tidak menyia-nyiakan blunder Kim Seung-gyu dan sukses mengubah situasi menjadi gol yang menentukan hasil akhir pertandingan.
Gol tersebut memiliki dampak besar bagi perjalanan Meksiko di turnamen. Selain mengamankan tiga poin, kemenangan itu memastikan El Tri menjadi tim pertama di Grup A yang lolos ke fase gugur.
Penampilan solid sepanjang pertandingan membuat FIFA memilih Romo sebagai Man of the Match. Penghargaan itu menjadi bukti kontribusi besar yang ia berikan untuk tim tuan rumah.
Karier Klub Luis Romo, Pernah Membela Sejumlah Tim Besar Liga Meksiko
Karier profesional Romo dimulai dari akademi Querétaro. Ia menapaki jenjang usia muda secara bertahap sebelum mendapatkan kesempatan bermain di level senior.
Perjalanan kariernya cukup panjang dan menunjukkan perkembangan yang konsisten. Setelah tampil bersama Querétaro II dan tim utama Querétaro FC, namanya mulai menarik perhatian klub-klub besar Meksiko.
Pada 1 Januari 2020, Romo bergabung dengan CD Cruz Azul. Bersama klub tersebut, performanya semakin menonjol dan membuka peluang masuk skuad utama tim nasional Meksiko.
Kariernya kemudian berlanjut ke Monterrey pada Januari 2022. Setelah dua setengah tahun bersama Monterrey, ia kembali ke CD Cruz Azul pada Juli 2024.
Namun, kebersamaannya dengan Cruz Azul tidak berlangsung lama. Pada 11 Januari 2025, Romo resmi bergabung dengan Deportivo Guadalajara atau Chivas dan masih menjadi bagian dari klub tersebut hingga saat ini.
Nilai Pasar dan Peran Penting di Tim Nasional Meksiko
Berdasarkan data Transfermarkt, Luis Romo memiliki nilai pasar sekitar Rp52,14 miliar. Angka tersebut menunjukkan statusnya sebagai salah satu pemain berpengalaman yang masih memiliki nilai tinggi di sepak bola Meksiko.
Pengalamannya di berbagai klub besar membuat Romo menjadi figur penting di ruang ganti tim nasional. Ia tidak hanya berkontribusi melalui kemampuan teknis, tetapi juga lewat kepemimpinan di lapangan.
Pada Piala Dunia 2026, peran Romo kembali terlihat saat menghadapi Korea Selatan. Ketika pertandingan berjalan buntu, ia hadir sebagai penentu kemenangan yang membawa Meksiko melangkah ke fase berikutnya.
Bagi publik tuan rumah, nama Luis Romo kini semakin mendapat perhatian.
Gol tunggalnya ke gawang Korea Selatan bukan sekadar membawa Meksiko menang, tetapi juga memastikan langkah El Tri menuju babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan status salah satu tim paling meyakinkan di fase grup.