JawaPos.com - Performa negara-negara Asia pada fase awal Piala Dunia 2026 menjadi salah satu sorotan menarik dalam beberapa hari terakhir.
Hingga enam pertandingan yang telah dijalani, seluruh wakil Asia berhasil menjaga catatan tanpa kekalahan dengan mengoleksi dua kemenangan dan empat hasil imbang.
Pencapaian tersebut menunjukkan peningkatan daya saing tim-tim Asia di panggung sepak bola terbesar dunia.
Meski belum semuanya menghadapi lawan unggulan, hasil yang diraih tetap menjadi modal penting untuk menghadapi laga-laga berikutnya.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Argentina vs Aljazair di Piala Dunia 2026
Kemenangan pertama Asia datang dari Korea Selatan yang sukses menundukkan Republik Ceko dengan skor 2-1. Hasil itu memperlihatkan efektivitas permainan Taeguk Warriors yang mampu memanfaatkan peluang di momen-momen krusial pertandingan.
Australia kemudian menyusul dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Turki. Tim berjuluk Socceroos tampil disiplin sepanjang laga dan mampu mengamankan tiga poin berharga yang memperkuat posisi mereka di fase grup.
Sementara itu, empat wakil Asia lainnya harus puas berbagi angka. Qatar bermain imbang 1-1 melawan Swiss dalam pertandingan yang berlangsung ketat. Jepang juga menunjukkan mental kuat saat menahan Belanda dengan skor 2-2 setelah sempat berada dalam tekanan.
Baca Juga: Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Arab Saudi turut mencuri perhatian berkat hasil imbang 1-1 melawan Uruguay. Di laga lainnya, Iran bermain seri 2-2 menghadapi Selandia Baru dalam pertandingan yang berlangsung terbuka dan menghasilkan empat gol.
Dengan hasil tersebut, Asia mencatat total enam pertandingan tanpa kekalahan. Statistik ini menjadi kabar positif bagi perkembangan sepak bola kawasan yang dalam beberapa edisi terakhir terus menunjukkan kemajuan.
Namun, mempertahankan rekor tersebut tidak akan mudah. Tiga wakil Asia yang belum memainkan pertandingan, yakni Irak, Yordania, dan Uzbekistan, akan menghadapi lawan yang secara pengalaman dan kualitas dianggap cukup tangguh.
Irak dijadwalkan bertemu Norwegia pada 17 Juni. Di hari yang sama, Yordania akan menghadapi Austria yang dikenal memiliki organisasi permainan solid. Sementara itu, Uzbekistan akan menjalani tantangan berat saat berjumpa Kolombia pada 18 Juni.
Meski di atas kertas tidak diunggulkan, ketiga negara tersebut tetap memiliki peluang menciptakan kejutan. Piala Dunia kerap menghadirkan hasil di luar prediksi, dan performa enam wakil Asia sebelumnya menjadi bukti bahwa persaingan kini semakin merata.
Para pendukung sepak bola Asia tentu berharap tren positif ini dapat terus berlanjut. Jika mampu mempertahankan konsistensi, bukan tidak mungkin wakil-wakil Asia kembali mencatatkan sejarah baru di Piala Dunia 2026.