← Beranda
Man of The Match Australia vs Turki di Piala Dunia 2026: Kejutan Nestory Irankunda Bintang 20 Tahun
Moch. Rizky Pratama Putra• Senin, 15 Juni 2026 | 00.18 WIB
Nestory Irankunda merayakan gol pembuka Australia saat mengalahkan Turki 2-0 pada laga Grup D Piala Dunia 2026. (Instagram @socceroos)

 

JawaPos.com - Nestory Irankunda menjadi man of the match dalam kemenangan Australia atas Turki pada laga Grup D Piala Dunia 2026, Minggu (14/6) pagi WIB. Winger berusia 20 tahun itu mencetak satu gol dan membawa Socceroos meraih tiga poin penting setelah menang 2-0 atas wakil Eropa tersebut.

Kemenangan Australia menjadi salah satu hasil mengejutkan pada pertandingan awal Piala Dunia 2026. Tim asuhan Tony Popovic tampil disiplin sepanjang laga dan mampu memanfaatkan peluang dengan efektif untuk mengamankan kemenangan.

Mengapa Nestory Irankunda Terpilih Sebagai Man of The Match?

Nestory Irankunda menjadi sosok paling menonjol dalam pertandingan Australia vs Turki berkat kontribusi langsungnya terhadap kemenangan Socceroos. Pemain sayap yang kini memperkuat Watford tersebut mencetak gol pembuka pada menit ke-27 dan terus merepotkan pertahanan lawan sepanjang laga.

Baca Juga: Fulham Dikabarkan Akan Datangkan Alvaro Arbeloa Sebagai Pelatih Baru

Seperti dikutip dari FIFA, penghargaan man of the match diberikan kepada Irankunda setelah penampilannya yang impresif. Gol yang dicetaknya menjadi momentum penting yang mengubah jalannya pertandingan dan meningkatkan kepercayaan diri Australia.

Menurut data Fotmob, Irankunda tampil selama 61 menit sebelum ditarik keluar. Meski tidak bermain penuh, kontribusinya sangat terasa dalam skema serangan Australia yang lebih banyak mengandalkan transisi cepat.

Pemain berusia 20 tahun itu mencatatkan 18 sentuhan sepanjang pertandingan. Tiga di antaranya terjadi di dalam kotak penalti Turki, menunjukkan kemampuannya menemukan ruang berbahaya di area pertahanan lawan.

Baca Juga: Kabar Cedera Christian Pulisic Setelah Kemenangan Telak Timnas Amerika Serikat

Bagaimana Peran Irankunda dalam Taktik Australia?

Australia tampil dengan pendekatan yang cukup konservatif saat menghadapi Turki. Tony Popovic memilih memainkan lima bek untuk meredam agresivitas lawan sekaligus mengandalkan kecepatan pemain sayap saat melakukan serangan balik.

Patrick Beach yang baru berusia 22 tahun dipercaya mengawal gawang menggantikan kiper senior Matthew Ryan. Keputusan tersebut menjadi salah satu kejutan dalam susunan pemain Australia pada laga pembuka mereka di Grup D.

Di lini belakang, Australia menurunkan Jacob Italiano, Alessandro Circati, Harry Souttar, Cameron Burgess, dan Jordan Bos. Formasi tersebut membuat Socceroos memiliki pertahanan yang solid sekaligus memberi keleluasaan kepada pemain sayap untuk menyerang.

Irankunda dan Connor Metcalfe ditempatkan di sektor kanan serta kiri untuk mendukung Mohamed Toure yang menjadi penyerang tunggal. Sementara lini tengah diisi oleh Aiden O'Neill dan Paul Okon-Engstler yang bertugas menjaga keseimbangan permainan.

Strategi itu berjalan efektif karena Australia mampu memanfaatkan ruang kosong saat Turki lebih dominan dalam penguasaan bola. Irankunda menjadi pemain yang paling sering memanfaatkan situasi tersebut melalui akselerasi dan kemampuan menggiring bolanya.

Statistik yang Membuktikan Kualitas Irankunda

Penampilan Irankunda tidak hanya terlihat dari gol yang dicetaknya. Statistik menunjukkan pemain muda tersebut tampil sangat efisien ketika menguasai bola dan mengambil keputusan di area sepertiga akhir lapangan.

Baca Juga: 4 Fakta Penting dari Kemenangan Telak AS atas Paraguay di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Fotmob mencatat Irankunda memiliki akurasi umpan mencapai 71 persen. Dari tujuh percobaan umpan yang dilepaskannya, lima berhasil mencapai rekan setim dengan baik.

Sebagai pemain sayap, Irankunda beberapa kali sukses melewati pemain bertahan Turki melalui kemampuan dribel yang menjadi salah satu kekuatan utamanya. Kecepatan dan keberaniannya dalam melakukan penetrasi membuat lini belakang lawan kesulitan mengantisipasi pergerakannya.

Momen terbaiknya terjadi pada menit ke-27 saat menerima situasi serangan yang dibangun dari lini tengah Australia. Irankunda berhasil memanfaatkan umpan dari Paul Okon-Engstler untuk menaklukkan pertahanan Turki dan membawa Australia unggul 1-0.

Baca Juga: VAR Mencatat Sejarah Mistaken Identity dalam Laga Timnas Amerika Serikat vs Paraguay, Apa Maksudnya?

Gol tersebut menjadi pembeda dalam pertandingan karena memaksa Turki bermain lebih terbuka. Kondisi itu kemudian dimanfaatkan Australia untuk mencetak gol kedua melalui Connor Metcalfe pada menit ke-75.

Tantangan Berikutnya Menanti Australia

Kemenangan atas Turki memberikan modal berharga bagi Australia untuk menghadapi pertandingan berikutnya di Grup D. Socceroos kini memiliki kepercayaan diri tinggi setelah berhasil mengalahkan salah satu tim yang diunggulkan di grup tersebut.

Nestory Irankunda juga diprediksi kembali menjadi andalan utama Tony Popovic pada laga berikutnya. Performa impresifnya membuat Australia memiliki senjata berbahaya dalam menghadapi lawan-lawan yang lebih kuat.

Baca Juga: Timnas Amerika Serikat vs Paraguay: Mengapa Kartu Kuning Tim Ream Dibatalkan oleh VAR?

Australia selanjutnya akan menghadapi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026, Amerika Serikat. Pertandingan tersebut diperkirakan menjadi ujian yang lebih berat bagi Socceroos karena Amerika Serikat memiliki kualitas individu dan kedalaman skuad yang sangat baik.

Meski demikian, kemenangan atas Turki membuktikan Australia mampu menghadirkan kejutan. Jika Irankunda kembali tampil dalam performa terbaiknya, peluang Socceroos untuk melanjutkan tren positif tetap terbuka lebar.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah