← Beranda
Menpora Erick Thohir Ajak Para Kepala Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026
Andika Rachmansyah• Jumat, 12 Juni 2026 | 00.54 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir. (Istimewa)

 

 

JawaPos.com - Menteri Pemuda dan Olahraga RI (Menpora) Erick Thohir mengajak para kepala daerah meliputi Gubernur, Bupati, dan Wali Kota di seluruh wilayah untuk menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 secara gratis.

Selain untuk hiburan masyarakat, Erick menyebut kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap roda ekonomi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Piala Dunia 2026 yang bergulir di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, akan mulai berlangsung pada Kamis (11/6) malam atau Jumat (12/6) dini hari WIB. Pertandingan Meksiko versus Afrika Selatan akan menjadi laga pembuka ajang bergengsi tersebut.

Piala Dunia edisi kali ini berbeda jauh dibanding edisi-edisi sebelumnya. Yakni menggunakan sistem kompetisi baru dengan 48 tim peserta yang dibagi ke dalam 12 grup. Masing-masing grup berisi 4 tim peserta.

Ini merupakan perubahan signifikan dari format edisi sebelumnya yang hanya melibatkan 32 negara. Secara keseluruhan, Piala Dunia 2026 akan menggelar 104 pertandingan. Partai puncak akan dimainkan pada 20 Juli 2026 mendatang.

Indonesia yang terkenal sebagai negara ‘gila bola’ akan dimanjakan aksi-aksi para bintang dunia selama kurang lebih satu bulan ke depan. Erick pun mengajak para kepala daerah untuk ikut menyemarakkan ajang Piala Dunia 2026 dengan menggelar acara nobar secara gratis di daerahnya masing-masing.

Dia menyebut momentum ini juga perlu dimanfaatkan para kepala daerah untuk mendorong pergerakan ekonomi masyarakat sekitar.

“Saya mengajak seluruh Gubernur, Bupati, dan Wali Kota di seluruh Indonesia untuk mengadakan dan menyemarakkan kegiatan nonton bareng Piala Dunia 2026 di daerah masing-masing,” kata Erick dalam keterangan resminya, Kamis (11/6/2026). “Momentum ini harus kita manfaatkan tidak hanya sebagai pesta sepak bola dunia, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menghibur masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian rakyat,” sambungnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI itu menjelaskan bahwa kegiatan nobar yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar akan menciptakan pusat-pusat keramaian. Hal tersebut dinilai akan berdampak langsung pada peningkatan aktivitas ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM.

“Ketika masyarakat berkumpul untuk menonton pertandingan bersama, akan tercipta keramaian yang sehat dan produktif. Pedagang makanan dan minuman, warung kopi, pelaku UMKM, hingga berbagai usaha kecil lainnya akan mendapatkan manfaat ekonomi dari meningkatnya jumlah pengunjung. Ini adalah peluang yang harus kita dorong bersama,” terang Erick.

Menpora juga berharap pemerintah daerah dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menyediakan lokasi nobar yang aman, nyaman, tertib, dan mudah diakses oleh masyarakat. Apalagi, masyarakat Indonesia dapat menikmati siaran Piala Dunia 2026 secara gratis melalui stasiun televisi nasional TVRI.

Berbeda dengan beberapa negara lain yang harus bayar untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026. Akses siaran gratis ini, kata Erick, menjadi bentuk pemerataan kesempatan bagi seluruh warga Indonesia untuk menikmati ajang olahraga terbesar di dunia tanpa harus terbebani biaya berlangganan.

“Saya juga ingin menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan perhatian besar kepada masyarakat Indonesia, sehingga tayangan Piala Dunia 2026 dapat dinikmati secara gratis melalui TVRI. Ini merupakan kebijakan yang sangat berpihak kepada rakyat,” ujarnya.

Baca Juga: Jelang Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Pelatih Afsel Sebut Timnya Butuh Keberuntungan Lawan Tuan Rumah Meksiko

“Di banyak negara, masyarakat harus membayar untuk dapat menyaksikan pertandingan Piala Dunia. Karena itu, kita patut bersyukur bahwa masyarakat Indonesia dapat menikmati tayangan ini secara gratis. Semoga momentum ini semakin memperkuat persatuan bangsa sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di seluruh daerah,” tutup pria yang juga menjabat sebagai Ketum PSSI tersebut. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan