JawaPos.com - Kanada resmi mengumumkan daftar 26 pemain yang akan tampil di Piala Dunia 2026. Tim asuhan pelatih Jesse Marsch membawa kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda yang saat ini berkarier di berbagai kompetisi top Eropa, Major League Soccer (MLS), hingga Liga Meksiko.
Sebagai salah satu tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Meksiko, Kanada datang ke turnamen kali ini dengan ambisi besar.
Setelah kembali tampil di Piala Dunia pada edisi 2022, mereka kini ingin melangkah lebih jauh dan membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan di kawasan CONCACAF.
Nama-nama besar seperti Alphonso Davies dan Jonathan David kembali menjadi tumpuan utama. Keduanya diprediksi akan memegang peran penting dalam upaya Kanada bersaing di Grup yang juga dihuni Bosnia Herzegovina, Qatar, dan Swiss.
Baca Juga: Skuad Resmi Prancis untuk Piala Dunia 2026 Diumumkan, Mbappe Pimpin Les Bleus ke Amerika Serikat
Di sektor penjaga gawang, Jesse Marsch mempercayakan posisi utama kepada Maxime Crépeau. Kiper berusia 32 tahun yang saat ini bermain untuk Orlando City itu menjadi sosok paling berpengalaman di antara tiga penjaga gawang yang dipanggil.
Selain Crépeau, Kanada juga membawa Dayne St. Clair dari Inter Miami serta kiper muda Owen Goodman yang saat ini memperkuat Barnsley. Kehadiran Goodman menjadi salah satu kejutan menarik dalam daftar pemain kali ini mengingat usianya yang baru 22 tahun.
Pada lini belakang, Kanada memiliki sejumlah pemain yang sudah terbiasa tampil di level kompetitif Eropa. Alphonso Davies dipastikan menjadi figur sentral berkat pengalaman dan kualitas yang dimilikinya bersama Bayern München.
Baca Juga: Casemiro Klarifikasi Soal Endrick Jelang Piala Dunia 2026, Akui Kesal Ucapannya Disalahpahami
Davies tidak hanya menawarkan kemampuan bertahan, tetapi juga kecepatan serta kontribusi menyerang yang kerap menjadi senjata utama Kanada. Di sisi lain, Alistair Johnston yang tampil konsisten bersama Celtic juga diprediksi menjadi pilihan utama di sektor bek sayap.
Nama Derek Cornelius, Moïse Bombito, Richie Laryea, Joel Waterman, hingga Niko Sigur turut melengkapi kedalaman skuad di lini pertahanan. Kombinasi pemain senior dan muda diharapkan mampu memberikan keseimbangan ketika menghadapi lawan-lawan yang memiliki karakter permainan berbeda.
Sementara itu, sektor tengah menjadi area yang cukup menarik untuk diperhatikan. Jesse Marsch membawa banyak gelandang dengan karakter yang beragam, mulai dari pemain bertipe pekerja keras hingga kreator serangan.
Stephen Eustáquio diperkirakan akan menjadi motor permainan Kanada. Gelandang berusia 29 tahun tersebut dikenal memiliki kemampuan distribusi bola yang baik dan pengalaman internasional yang cukup matang.
Selain Eustáquio, ada pula Jonathan Osorio yang menjadi salah satu pemain paling senior di skuad. Pengalaman pemain Toronto FC itu diprediksi akan sangat membantu tim, terutama dalam situasi-situasi krusial selama turnamen berlangsung.
Baca Juga: Cedera Neymar Bisa Ubah Rencana Brasil di Piala Dunia 2026, Carlo Ancelotti Mulai Khawatir
Kanada juga memiliki sejumlah pemain muda yang sedang berkembang seperti Nathan Saliba, Marcelo Flores, dan Ismaël Koné. Ketiganya diharapkan mampu memberikan energi baru serta kreativitas di lini tengah.
Di sektor sayap, Tajon Buchanan dan Jacob Shaffelburg menjadi opsi menarik. Keduanya memiliki kecepatan yang bisa dimanfaatkan untuk melakukan serangan balik cepat maupun membuka ruang di area pertahanan lawan.
Untuk urusan mencetak gol, perhatian tentu akan tertuju kepada Jonathan David. Striker Juventus tersebut menjadi penyerang paling berbahaya yang dimiliki Kanada saat ini.
Pada usia 26 tahun, Jonathan David berada dalam fase terbaik kariernya. Ketajamannya di level klub membuat dirinya diharapkan mampu menjadi pembeda ketika Kanada membutuhkan gol penting di Piala Dunia.
Baca Juga: Pemain Selandia Baru Ini Tiba-Tiba Viral Jelang Piala Dunia 2026, Siapakah Tim Payne?
Selain David, Kanada juga membawa Cyle Larin yang sudah lama menjadi bagian penting tim nasional. Dengan pengalaman internasional yang melimpah, Larin tetap menjadi salah satu pemain yang bisa diandalkan di lini depan.
Nama Promise David dan Tani Oluwaseyi melengkapi daftar penyerang yang dibawa Jesse Marsch. Kehadiran dua pemain tersebut memberikan variasi pilihan taktik bagi sang pelatih selama kompetisi berlangsung.
Secara keseluruhan, skuad Kanada kali ini menunjukkan perpaduan yang cukup ideal antara pengalaman dan regenerasi.
Beberapa pemain inti telah terbukti mampu bersaing di kompetisi level tinggi, sementara sejumlah talenta muda siap memanfaatkan kesempatan untuk menunjukkan kualitas mereka di panggung dunia.
Tantangan pertama Kanada akan datang saat menghadapi Bosnia Herzegovina pada 13 Juni 2026. Setelah itu mereka akan bertemu Qatar dan menutup fase grup dengan laga melawan Swiss.
Jika mampu memaksimalkan potensi yang dimiliki, Kanada memiliki peluang untuk melangkah ke fase gugur.
Kehadiran pemain-pemain seperti Alphonso Davies, Jonathan David, Stephen Eustáquio, dan Tajon Buchanan menjadi modal penting dalam upaya mereka menciptakan sejarah baru di Piala Dunia 2026.
Kini, harapan publik Kanada tertuju kepada 26 pemain pilihan Jesse Marsch. Dengan dukungan sebagai salah satu tuan rumah serta skuad yang relatif matang, Kanada bertekad memberikan penampilan terbaik dan bersaing dengan negara-negara kuat di turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.