← Beranda
Panama Umumkan 26 Pemain untuk Piala Dunia 2026, Inggris Jadi Musuh Terkuat
Andre Rizal HanafiJumat, 29 Mei 2026 | 06.38 WIB
Timnas Panama. (Istimewa)

JawaPos.com - Federasi Sepak Bola Panama resmi mengumumkan daftar 26 pemain yang akan tampil di Piala Dunia 2026. 

Pelatih asal Denmark, Thomas Christiansen, membawa perpaduan pemain senior berpengalaman dan sejumlah nama yang sedang berkembang di kompetisi Eropa maupun Amerika Latin.

Turnamen kali ini menjadi momentum penting bagi Panama untuk kembali menunjukkan daya saing mereka di level tertinggi sepak bola dunia. Setelah tampil mengejutkan dalam beberapa tahun terakhir di kawasan CONCACAF, Panama datang dengan skuad yang cukup matang dan memiliki pengalaman internasional yang tidak sedikit.

Baca Juga: Cristian Romero-Lisandro Martinez Disebut Duet Bek Terbaik Argentina untuk Pertahankan Gelar Juara Piala Dunia

Di sektor penjaga gawang, Orlando Mosquera masih menjadi pilihan utama. Kiper Al-Fayha itu tampil cukup konsisten dalam beberapa musim terakhir dan dipercaya menjadi sosok penting di bawah mistar. Selain Mosquera, Panama juga membawa Luis Mejía dan César Samudio sebagai pelapis berpengalaman.

Pada lini pertahanan, Thomas Christiansen mempertahankan banyak nama inti yang selama ini menjadi tulang punggung tim nasional. 

Amir Murillo menjadi salah satu pemain paling berpengalaman di skuad. Bek kanan Beşiktaş tersebut dikenal memiliki kemampuan bertahan yang solid sekaligus aktif membantu serangan.

Baca Juga: Senesi Unggul Statistik, Medina Lebih Fleksibel: Siapa Dipilih Scaloni untuk Memperkuat Argentina di Piala Dunia 2026

Selain Murillo, ada Andrés Andrade yang bermain bersama LASK di Austria serta José Córdoba yang memperkuat Norwich City di Inggris. 

Kehadiran pemain-pemain yang merumput di Eropa diharapkan mampu meningkatkan kualitas pertahanan Panama saat menghadapi lawan-lawan berat di fase grup.

Panama juga masih mengandalkan Eric Davis yang menjadi salah satu pemain senior di lini belakang. Meski usianya sudah tidak muda lagi, pengalaman Davis dinilai tetap penting, terutama untuk menjaga keseimbangan tim di pertandingan besar.

Di lini tengah, nama Adalberto Carrasquilla kembali menjadi sorotan utama. Gelandang Pumas UNAM tersebut diprediksi menjadi motor permainan Panama sepanjang turnamen. 

Carrasquilla dikenal memiliki visi bermain yang baik, distribusi bola rapi, dan kemampuan menjaga tempo pertandingan.

Selain Carrasquilla, Panama juga masih mempercayai Aníbal Godoy yang kini berusia 35 tahun. Pengalaman Godoy di Major League Soccer bersama San Diego FC menjadi modal penting untuk membantu para pemain muda menghadapi tekanan Piala Dunia.

Thomas Christiansen juga memasukkan beberapa pemain kreatif seperti Yoel Bárcenas, César Yanis, hingga José Luis Rodríguez. Ketiganya diharapkan mampu memberikan variasi serangan dari sisi sayap maupun lini kedua.

Baca Juga: Tak Satu Pun Pemain Lazio Tampil di Piala Dunia 2026! Catatan Buruk Pertama Sejak 1986

Salah satu nama muda yang cukup menarik perhatian adalah Azarías Londoño. Gelandang berusia 20 tahun tersebut menjadi pemain termuda dalam skuad Panama kali ini. 

Penampilannya bersama Universidad Católica membuat tim pelatih yakin untuk membawanya ke Amerika Serikat.

Di lini depan, Panama masih mengandalkan Ismael Díaz sebagai ujung tombak utama. Penyerang Club León itu tampil cukup produktif dalam dua musim terakhir dan menjadi salah satu sumber gol paling penting bagi Panama.

Selain Díaz, ada Cecilio Waterman yang membawa pengalaman panjang di level internasional. Meski sudah berusia 35 tahun, Waterman tetap dianggap memiliki naluri mencetak gol yang baik dan bisa menjadi pembeda saat Panama membutuhkan solusi di lini depan.

Baca Juga: Teknologi Gila TRIONDA! Membedah Bola Ofisial Piala Dunia 2026 yang Bisa Mengurangi Kontroversi Wasit

José Fajardo dan Tomás Rodríguez melengkapi daftar penyerang yang dibawa Christiansen. Keduanya memiliki karakter permainan berbeda dan bisa menjadi opsi penting tergantung kebutuhan taktik di setiap pertandingan.

Panama tergabung di grup yang cukup berat pada Piala Dunia 2026. Mereka akan menghadapi Ghana pada laga pembuka sebelum bertemu Kroasia dan Inggris di dua pertandingan berikutnya.

Laga melawan Ghana diprediksi menjadi pertandingan krusial untuk membuka peluang lolos ke babak berikutnya. Jika mampu meraih poin di pertandingan pertama, Panama bisa memiliki modal kepercayaan diri yang lebih baik saat menghadapi Kroasia maupun Inggris.

Sementara itu, pertandingan melawan Inggris diprediksi menjadi tantangan terbesar bagi Panama di fase grup. 

Inggris datang sebagai salah satu unggulan juara dengan kedalaman skuad yang sangat kuat. Namun Panama tetap berpotensi memberikan kejutan jika mampu tampil disiplin dan efektif dalam memanfaatkan peluang.

Thomas Christiansen sendiri menilai timnya datang ke Piala Dunia bukan hanya untuk meramaikan persaingan. Pelatih berusia 53 tahun tersebut ingin Panama tampil kompetitif dan memperlihatkan perkembangan sepak bola negara mereka dalam beberapa tahun terakhir.

Kombinasi pemain senior dan talenta muda menjadi kekuatan utama Panama pada edisi kali ini. Pengalaman dari nama-nama seperti Godoy, Murillo, dan Waterman dipadukan dengan energi pemain muda seperti Londoño serta José Córdoba membuat Panama memiliki keseimbangan yang cukup baik.

Baca Juga: Usai Juara Europa League dan Conference League, Daichi Kamada Kini Bidik Trofi Liga Champions

Meski tidak masuk dalam daftar favorit, Panama tetap berpeluang mencuri perhatian di turnamen nanti. 

Dengan organisasi permainan yang solid dan semangat juang tinggi yang selama ini menjadi ciri khas mereka, Panama bisa menjadi salah satu tim yang merepotkan di Grup Piala Dunia 2026.

Para pendukung tentu berharap Panama mampu melampaui pencapaian sebelumnya dan mencatat sejarah baru di panggung sepak bola dunia.

EDITOR: Banu Adikara