← Beranda
Timnas Iran Akan Main di Piala Dunia 2026 jika FIFA Penuhi 10 Poin Ultimatum Ini
Gilang Ardhian LaksonoSenin, 11 Mei 2026 | 19.42 WIB
Timnas Iran beraksi di Piala Dunia 2026. (Dok. IG/Teammellifottball)
 

JawaPos.com–Perang antara Amerika Serikat dan Iran memiliki banyak implikasi ke berbagai sektor, termasuk olahraga. Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, termasuk menjadi ajang yang terkena dampak perang tersebut.

Timnas Iran yang lolos ke Piala Dunia 2026 belum memastikan diri akan berpartisipasi di turnamen tersebut. Bahkan, banyak wacana yang mengatakan jika Iran berpotensi untuk mengundurkan diri dari turnamen.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat mengeluarkan pernyataan yang cukup kontroversial. Dia mengatakan jika Amerika Serikat akan menyambut timnas Iran untuk Piala Dunia 2026, namun tidak bisa menjamin keamanan mereka selama berada di negeri Paman Sam.

Baca Juga: Persijap Jepara dan PSM Makassar Dipastikan Selamat, Persis Solo Bisa Degradasi Hari Ini

Sementara itu, Presiden FIFA, Gianni Infantino sempat mengatakan kalau timnas Iran pasti akan berlaga di Piala Dunia 2026. Meskipun begitu, hingga saat ini, belum ada kepastian soal partisipasi timnas Iran di turnamen empat tahunan ini.

Melansir situs The Telegraph, Iran sudah memberikan 10 poin ultimatum yang harus dipenuhi FIFA, untuk memastikan Mehdi Taremi dan kawan-kawan akan berlaga di Piala Dunia 2026.

10 poin ultimatum yang diminta Iran

10 poin ultimatum yang diminta Iran

-          Tidak mempersulit visa untuk pemain dan staf timnas Iran, termasuk bagi yang pernah menjadi bagian dari angkatan bersenjata Iran.

-          Jika visa sudah diberikan, seluruh pemain dan staf tidak boleh ditanya-tanyai lebih lanjut oleh petugas imigrasi Amerika Serikat.

-          Visa untuk jurnalis dan pendukung Iran harus sudah diberikan terlebih dahulu.

-          Petugas keamanan Amerika Serikat harus memberikan protokol keselamatan tertinggi di bandara, hotel, rute transit, dan stadion.

-          Pendukung hanya boleh mengibarkan bendera resmi Iran di stadion, dan dilarang membawa bendera-bendera lainnya.

-          Harus memastikan kalau lagu kebangsaan Iran bisa diputar di stadion tanpa ada gangguang apapun.

-          Pertanyaan dari jurnalis saat konferensi pers harus seputar pertandingan yang berlangsung.

-          Tidak boleh ada kritik tentang politik yang dilontarkan kepada anggota timnas Iran.

-          Tidak boleh ada hinaan yang ditujukan kepada personel militer Iran.

-          Mengakui simbol resmi Iran sepanjang turnamen.

FIFA belum memberikan jawaban resminya terkait permintaan Iran. Menurut The Telegraph, terdapat beberapa syarat yang dirasa berat untuk dipenuhi, terutama perihal visa.

Timnas Iran tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Seluruh pertandingan yang dilakoni Iran dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat, sehingga Timnas Iran mau tidak mau harus menginjakkan kaki di tanah Amerika jika ingin berpartisipasi di turnamen.

Baca Juga: Alasan Frenkie de Jong Sebut Gelar Liga Spanyol Barcelona Musim Ini Terasa Spesial

Sebelumnya, Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) sempat mengajukan jika seluruh pertandingan timnas Iran dipindah ke Meksiko. Namun permintaan tersebut sudah ditolak FIFA.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah