JawaPos.com - Tim nasional Qatar bakal bermain di Piala Dunia 2026 secara berturut-turut sejak 2022 saat mereka menjadi tuan rumah. Perjuangan mereka untuk lolos harus diraih hingga putaran keempat.
Di putaran kedua, timnas Qatar hampir tidak mendapatkan perlawanan berarti. Tergabung di Grup A, tim yang saat itu dilatih Tintin Marquez tersebut berhasil membawa timnya meraih lima kemenangan dan satu hasil imbang.
Perjalanan timnas Qatar mulai berat saat memasuki putaran ketiga. Tintin Marquez hanya mampu meraih dua kemenangan, tiga kekalahan, dan satu hasil imbang di enam laga yang membuat dirinya dipecat dan digantikan oleh Julen Lopetegui.
Baca Juga: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Eliano Reijnders Akui Awal Laga Tak Sesuai Rencana
Di dua laga terakhir di putaran ketiga, Qatar hanya memenangkan laga melawan Iran dan kalah telak dari Uzbekistan. Beruntung, mereka masih bisa bertengger di posisi keempat dan berhak menuju ke putaran keempat.
Tangan dingin Julen Lopetegui diperlihatkannya pada putaran keempat. Terbukti, pelatih asal Spanyol itu membawa Qatar meraih hasil imbang melawan Oman dan menang menghadapi Uni Emirat Arab yang membuat mereka lolos ke Piala Dunia 2026.
Salah satu sosok penting dalam keberhasilan timnas Qatar ke Piala Dunia 2026 adalah Julen Lopetegui. Bergabung dengan tim peringkat 55 dunia pada Mei, dia berhasil membawa timnya lolos ke ajang paling bergengsi tersebut.
Qatar tidak salah pilih untuk menunjuk Julen Lopetegui. Melansir FIFA, pelatih 59 tahun itu punya segudang pengalaman menangani berbagai klub seperti West Ham, Wolves, Sevilla, hingga Real Madrid.
Bahkan, Lopetegui pernah menukangi timnas Spanyol sejak 2016 hingga 2018. Namun, dia hanya menemani sampai babak Kualifikasi Piala Dunia 2018.
Selama babak kualifikasi, timnas Qatar memiliki ujung tombak yang sangat diandalkan. Dia adalah Almoez Ali yang telah menciptakan 12 gol dan menjadi pencetak gol terbanyak.
Pemain 29 tahun tersebut sudah mengoleksi 55 gol untuk timnas Qatar. Melansir Transfermarkt, Ali juga menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa timnas Qatar dengan jumlah 118 pertandingan sejak debut tahun 2016.
Di Piala Dunia 2022, Ali tidak mampu mencetak satu gol pun. Dengan performa apiknya di babak kualifikasi, ada harapan bagi pemain Al-Duhail tersebut untuk mencetak gol perdana di Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Buntut Tendangan Kungfu Fadly Alberto! I.League Kirim Surat Cinta ke Klub, Masa Depan jadi Taruhan
Tim berjuluk Al-Annabi atau Si Merah Maroon tersebut akan tergabung di Grup B Piala Dunia 2026. Mereka akan mengawali laga pembuka melawan Swiss (13 Juni), Kanada (18 Juni) dan Bosnia-Herzegovina (24 Juni). Menarik dinantikan kiprah dari juara Piala Asia 2023 tersebut di Piala Dunia 2026. Apakah mereka mampu lolos ke babak 16 besar untuk pertama kalinya? Patut ditunggu.