← Beranda
Otto Addo Dipecat, Ghana Resmi Tunjuk Carlos Queiroz Jelang Piala Dunia 2026
Aprillia JPSelasa, 14 April 2026 | 19.37 WIB
Carlos Queiroz jadi pelatih baru Timnas Ghana. (@GhanaBlackstars/X)

 

JawaPos.com–Federasi Sepak Bola Ghana (GFA) resmi menunjuk Carlos Queiroz sebagai pelatih kepala tim nasional senior Black Stars pada Selasa (14/4). Pelatih berusia 73 tahun itu akan memimpin Ghana dalam kampanye Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Carlos Queiroz langsung bekerja dan akan menghadapi jadwal padat di fase grup. Ghana dijadwalkan melakoni laga pertama Grup L melawan Timnas Panama pada 18 Juni di BMO Field, Toronto. Selanjutnya, mereka akan menghadapi Timnas Inggris pada 24 Juni di Gillette Stadium, Foxborough; sebelum menutup fase grup melawan Timnas Kroasia pada 28 Juni di Lincoln Financial Field, Philadelphia.

Menurut sumber internal GFA yang dilansir dari ESPN, penunjukan itu bersifat jangka pendek hingga akhir turnamen dan akan dievaluasi kembali setelah Piala Dunia usai. Dalam pernyataannya di situs resmi GFA, Carlos Queiroz menegaskan komitmennya. Sang pelatih menyebut tugas itu sebagai sebuah misi dan dia siap memberikan seluruh pengalamannya demi kebahagiaan masyarakat Ghana.

Baca Juga: Wonderkid Persebaya Surabaya, Dava Yunna Bikin Gol Salto buat Timnas Indonesia Junior, Ngaku sudah Diramal Teman-temannya

”Ini bukan sekadar pekerjaan biasa, ini adalah sebuah misi. Dan saya siap memberikan seluruh pengalaman serta pengetahuan saya sekali lagi, demi permainan dan kebahagiaan masyarakat,” tulis Queiroz.

Penunjukan Queiroz mengakhiri proses pencarian pelatih yang berlangsung selama dua pekan, setelah GFA memecat Otto Addo pada 30 Maret. Keputusan itu diambil hanya beberapa jam setelah Ghana kalah 1-2 dari Jerman dalam laga uji coba di Stuttgart.

Hasil itu menjadi kekalahan keempat beruntun Black Stars dalam persiapan menuju turnamen. Sebelumnya,mereka juga takluk dari Jepang, Korea Selatan, dan Austria, termasuk kekalahan telak 1-5 di Wina.

Baca Juga: Bintang Hitam Ghana Siap Bersinar di Piala Dunia 2026 Bersama Mantan Pelatih Real Madrid

Padahal, Addo sebelumnya sukses meloloskan Ghana ke Piala Dunia dengan catatan impresif, yakni delapan kemenangan dan satu hasil imbang dari sepuluh pertandingan kualifikasi. Namun, performa buruk dalam laga persiapan membuatnya harus angkat kaki hanya 72 hari sebelum pembukaan turnamen.

Presiden GFA Kurt Okraku mengungkapkan bahwa federasi menerima lebih dari 600 lamaran dalam 24 jam pertama setelah pemecatan Addo, meskipun tidak pernah membuka pendaftaran secara resmi. Dalam proses seleksi, Queiroz mengungguli sejumlah kandidat ternama. Sebelumnya, Slaven Bilic sempat menjadi favorit setelah melakukan pembicaraan langsung dengan GFA.

Sementara itu, Herve Renard juga disebut sebagai kandidat kuat, bahkan berpotensi dipertimbangkan untuk proyek jangka panjang setelah turnamen. Nama lain seperti Kwesi Appiah, Tom Saintfiet, dan Kim Lars Bjorkgren juga sempat masuk dalam daftar pendek.

Queiroz dikenal sebagai pelatih berpengalaman dengan rekam jejak panjang di level internasional. Dia telah memimpin tim nasional di lima edisi Piala Dunia. Lahir di Mozambik pada 1953, nama Queiroz mulai dikenal saat membawa Portugal menjuarai Piala Dunia U-20 secara beruntun pada 1989 dan 1991, dengan melahirkan generasi emas, seperti Luis Figo dan Rui Costa.

Di level klub, Queiroz pernah menangani Real Madrid pada musim 2003/2004 dan meraih Piala Super Spanyol. Queiroz juga dikenal sebagai tangan kanan Sir Alex Ferguson di Manchester United dalam dua periode.

Sementara itu, karirnya di Afrika dimulai bersama tim nasional Afrika Selatan pada 2000, sebelum akhirnya melatih Portugal, Iran, Kolombia, Mesir, Qatar, dan Oman. Bersama Iran, Queiroz mencatatkan masa jabatan terpanjang dalam sejarah tim itu, sekaligus membawa mereka tampil konsisten di Piala Dunia 2014 dan 2018.

Baca Juga: Wonderkid Persebaya Surabaya, Dava Yunna Bikin Gol Salto buat Timnas Indonesia Junior, Ngaku sudah Diramal Teman-temannya

Ghana akan tampil untuk kelima kalinya di Piala Dunia. Prestasi terbaik mereka adalah mencapai perempat final pada 2010, setelah sebelumnya lolos ke babak 16 besar pada 2006. Namun, performa mereka belakangan menurun, termasuk gagal lolos ke Piala Afrika 2025 dan merupakan catatan absen pertama dalam 21 tahun.

Sebelum tampil di Piala Dunia, Ghana dijadwalkan menjalani laga uji coba melawan Timnas Meksiko pada 23 Mei dan Wales pada 2 Juni. Dua pertandingan itu akan dimanfaatkan Queiroz untuk mengevaluasi skuad sekaligus mematangkan strategi jelang turnamen sesungguhnya di Piala Dunia.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah