← Beranda
Program Edu Charity Rangkai Semangat Literasi lewat Pustaka Baca di 25 Panti Asuhan
Latu Ratri Mubyarsah• Rabu, 23 September 2026 | 21.25 WIB
Program Mentari Edu Charity Pustaka Baca salurkan koleksi buku, alat tulis, dan rak baca kepada 25 panti asuhan demi penguatan literasi anak Indonesia. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Mentari Group salurkan koleksi buku, alat tulis, dan rak baca kepada 25 panti asuhan di Jakarta, Cirebon, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan Medan. Program Mentari Edu Charity Pustaka Baca ini demi penguatan literasi anak Indonesia.

Ketua Program Edu Charity Ahmad Aminudin menyatakan, program ini hadir pada momentum ketika pemerintah memperluas pemerataan akses bacaan.

”Bagi kami, momentum tersebut memperkuat relevansi Pustaka Baca sebagai sebuah aksi sosial berbasis literasi,” ujar Ahmad Aminudin.

Baca Juga: Mahasiswa Jangan jadi "Kupu-Kupu", Rektor UMJ Ungkap Porsi Ideal Kuliah-Organisasi

Menurut dia, program ini tidak hanya menghadirkan rak sebagai sarana penyimpanan buku, tetapi juga menyediakan koleksi bacaan yang dikurasi untuk berbagai jenjang usia serta alat tulis yang dihimpun melalui penggalangan donasi.

25 Panti Asuhan di Enam Kota

Pustaka Baca menjangkau 12 panti asuhan di Jakarta dan 13 panti asuhan di luar Jakarta.

Sementara itu, di luar Jakarta, program menjangkau William Booth Orphanage, Panti Asuhan Alfitra, Yayasan Rumah Panti Yatim & Dhuafa Ashabul Kahfi (Cirebon).

Baca Juga: Anggota DPR Minta Kemendikdasmen Perhatikan Kesejahteraan Semua Guru

PYI Yatim & Zakat Cabang Wirobrajan (Yogyakarta), Panti Asuhan Sahabat Yatim Indonesia Cabang Semarang,

Don Bosco Orphanage, PYI Yatim & Zakat Cabang Ngagel (Surabaya), Taqwa Al-Qolbi, Panti Asuhan Ora Et Labora, Yayasan Panti Asuhan Bintang Kasih Sumatera Utara, Yayasan Al Kahfi Medan, Panti Asuhan Mattampawalie, dan Panti Asuhan Nurul Ichsan.

Dari Donasi Menjadi Gerakan Bersama

Distribusi rak baca dilakukan tim ke masing-masing lokasi. Sebagian besar kunjungan di kawasan Jabodetabek berlangsung pada awal September 2026, sementara lokasi di luar kota dikunjungi untuk proses serah terima.

Di setiap lokasi, tim disambut pengurus panti dan anak-anak penerima manfaat yang turut dilibatkan dalam momen penyerahan dan pengenalan koleksi buku.

Edu Charity Pustaka Baca juga dibuka sebagai ajang penggalangan donasi yang melibatkan Insan Mentari, mitra, hingga masyarakat umum.

Dana yang terkumpul dikonversi menjadi alat tulis, yang kemudian dibagikan bersama rak baca dan koleksi buku kepada seluruh yayasan atau panti asuhan penerima manfaat.

Baca Juga: Tiga Talenta Matematika Lolos ke Grand Final The Genius Math League 2026 dari Jakarta

”Program ini dirancang sebagai gerakan kolektif, bukan semata-mata bantuan dari Perusahaan,” papar Ahmad Aminudin.

Rangkaian kegiatan turut didukung oleh Panin Bank dan BINUS University sebagai mitra donatur.

Dukungan tersebut melengkapi kontribusi Insan Mentari, mitra, dan masyarakat umum, sekaligus memungkinkan program menjangkau lebih banyak wilayah di luar Jakarta.

Baca Juga: Prodi Sarjana Farmasi dan Prodi Pendidikan Profesi Apoteker FKIK UAJ Raih Akreditasi Unggul

Ahmad Aminudin menambahkan, Edu-Charity Pustaka Baca lahir dari perhatian terhadap kebutuhan akses bacaan di lingkungan panti asuhan penerima manfaat.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pendidikan dan literasi, pihaknya memandang penyediaan rak baca bukan sekadar bantuan fisik, melainkan bagian dari upaya menghadirkan ruang yang lebih dekat dengan buku dan mendorong kebiasaan membaca.

”Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan membaca yang berkelanjutan di lingkungan panti asuhan penerima manfaat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak untuk mengenal pengetahuan, cerita, imajinasi, dan dunia yang lebih luas melalui buku,” tandas Ahmad Aminudin.

Baca Juga: Penilaian Skor Hasil TKA SMA Berubah Jadi 200-800, SD Sederajat Tetap 0-100

Cerita dari Penerima Manfaat

Kehadiran Pustaka Baca mendapat sambutan dari pengurus dan anak-anak penerima manfaat.

Dewi, pengurus Panti Asuhan Yatim Aksi Nyata Pos Pengumben mengatakan, kehadiran koleksi buku memberikan tambahan akses bagi anak-anak di panti.

”Alhamdulillah, adanya Pustaka Baca ini membuat kami terbantu. Kebetulan di sini juga belum ada buku bacaan. Yang suka membaca jadi bisa membaca, yang belum bisa membaca menjadi bisa mencoba dan lebih paham membaca,” ujar Dewi.

Apresiasi serupa disampaikan Umi, pengurus Panti Yatim Indonesia - Ciracas.

Baca Juga: Terkait Konflik TKIP-SDIP Pamulang, Rektor hingga Pegawai UIN Jakarta Ngaku Diteror dan Diancam

”Kami berterima kasih kepada Mentari Group selaku donatur program Pustaka Baca. Berkat adanya program ini, anak-anak menjadi semakin rajin membaca,” tutur Umi.

Pengurus Pondok Yatim Dhuafa KS Tubun juga menyampaikan bahwa koleksi yang diberikan dapat mendukung kebutuhan belajar anak-anak.

”Kami berterima kasih untuk program charity ini karena sangat bermanfaat. Selain buku cerita, ada juga buku pelajaran yang dibagikan, karena anak-anak membutuhkan ilmu dari buku-buku tersebut,” ujar pengurus.

Baca Juga: P2G Dorong 170 Ribu Honorer Diangkat Jadi P3K Penuh Waktu, Berharap Tak Ada Klaster Status Guru

Antusiasme juga dirasakan anak-anak.

Tamira, anak asuh Panti Yatim Indonesia, mengaku senang dengan hadirnya Pustaka Baca karena dia gemar membaca dan kini dapat membaca lebih banyak lagi.

Sementara Kenzo, anak asuh Pondok Yatim Dhuafa KS Tubun, mengaku senang karena dapat belajar matematika lebih banyak melalui buku-buku yang diberikan.

Baca Juga: Puan Sebut Pemerintah Perlu Kaji APBN untuk Wujudkan Sekolah Gratis sesuai Keinginan Prabowo

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah