← Beranda
Pataka APPAUDI: Mandat, Perlindungan dan Dukungan Pusat untuk Bali
Latu Ratri MubyarsahSelasa, 25 Agustus 2026 | 01.19 WIB
Pengurus Pusat APPAUDI menyerahkan pataka APPAUDI kepada Ketua Pengurus Wilayah APPAUDI Provinsi Bali Ida Ayu Cintiya Nurina. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Penyerahan pataka menjadi salah satu momentum penting dalam pelantikan Pengurus Wilayah Asosiasi Pelatih Pendidikan Anak Usia Dini (APPAUDI) Provinsi Bali masa bakti 2026–2030.

Ketua Umum Pengurus Pusat APPAUDI Ali Nugraha menyerahkan pataka APPAUDI kepada Ketua Pengurus Wilayah APPAUDI Provinsi Bali Ida Ayu Cintiya Nurina, sebagai simbol mandat, perlindungan, dan dukungan organisasi pusat kepada kepengurusan di daerah.

Penyerahan pataka tersebut menandai secara simbolis bahwa roda organisasi APPAUDI di Bali mulai dijalankan kepengurusan baru.

Baca Juga: Profesor Italia Dikukuhkan Jadi Adjunct Professor FK Unair, Perkuat Riset Radiologi dan Osteoporosis

”Pataka menjadi representasi identitas dan marwah organisasi yang dibawa oleh para pengurus dalam menjalankan amanah serta memperluas kontribusi APPAUDI bagi Pendidikan Anak Usia Dini di Bali,” ujar Ali Nugraha.

Bagi APPAUDI, keberadaan kepengurusan wilayah bukan sekadar perpanjangan struktur organisasi, tetapi bagian penting dalam memastikan visi dan gerakan organisasi dapat hadir sesuai kebutuhan daerah.

”Karena itu, penyerahan pataka sekaligus menjadi pesan bahwa Pengurus Wilayah memiliki mandat untuk menghidupkan organisasi, membangun jejaring, dan menghadirkan program yang relevan bagi para pelatih dan pendidik Pendidikan Anak Usia Dini,” tandas Ali Nugraha.

Baca Juga: Usai Viral, Menhan Izinkan Seluruh Kadet Perempuan Unhan Kenakan Hijab Selama Pendidikan

Rangkaian pelantikan juga dilanjutkan dengan Talkshow Pembelajaran Mendalam, Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) bagi Pendidik Anak Usia Dini di Provinsi Bali yang menghadirkan I Wayan Surata, Ida Ayu Cintiya Nurina, dan Putu Dina Yuniarini, sebagai narasumber, diikuti 102 peserta dan dimoderatori Sutaningrat Puspa Dewi.

Mengangkat isu yang relevan dengan perkembangan pendidikan, talkshow membahas pemahaman tentang pembelajaran mendalam, pengenalan koding sesuai tahap perkembangan anak, serta pemanfaatan dan penyikapan terhadap perkembangan kecerdasan artifisial secara bijak dan edukatif.

Dukungan Pengurus Pusat menjadi fondasi bagi APPAUDI Bali untuk menjalankan roda organisasi secara mandiri sekaligus tetap berada dalam satu arah gerak organisasi secara nasional.

Sinergi pusat dan wilayah diharapkan dapat memperkuat posisi APPAUDI sebagai organisasi yang berkontribusi dalam pengembangan kompetensi dan profesionalisme pelatih serta pendidik Pendidikan Anak Usia Dini.

Ketua Pengurus Wilayah APPAUDI Provinsi Bali Ida Ayu Cintiya Nurina menerima pataka tersebut sebagai simbol amanah untuk menjaga marwah organisasi dan menerjemahkan semangat APPAUDI ke dalam kerja nyata di Bali.

Dengan 28 pengurus yang telah dilantik untuk masa bakti 2026–2030, APPAUDI Bali membawa mandat untuk membangun ruang belajar, berbagi praktik baik, memperkuat jejaring, serta merespons berbagai perkembangan dalam Pendidikan Anak Usia Dini.

Baca Juga: Kemenag Salurkan 1.000 School Kit dan 16 Ruang Belajar Sementara untuk Madrasah di NTT

Menurut dia, penyerahan pataka tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan organisasi tidak hanya terletak pada struktur dan kepengurusan, tetapi pada kemampuan seluruh pengurus untuk menghidupkan organisasi dan memberikan dampak nyata.

”Pataka APPAUDI menjadi simbol kesinambungan gerakan: menjaga marwah organisasi, menggerakkan roda kepengurusan, dan menghadirkan manfaat yang semakin luas bagi Pendidikan Anak Usia Dini,” ucap Ida Ayu Cintiya Nurina.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah