JawaPos.com - Menteri Agama Nasaruddin Umar kukuhkan 10 ribu guru Al-Qur’an untuk mengatasi buta huruf Al-Qur’an dalam rangkaian pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah di Masjid Istiqlal, Jakarta.
”Saya kukuhkan sekali lagi 10.000 guru ngaji, selamat jalan, selamat berjuang, dan sekaligus juga membuka Muktamar yang mengusung tema memantapkan persatuan dan kolaborasi menuju Indonesia berkah,” ujar Nasaruddin Umar dilansir dari Antara.
Para guru ngaji tersebut merupakan kader-kader Wahdah Islamiyah yang akan segera bergerak ke masyarakat untuk mengatasi persoalan buta huruf Al-Qur’an.
Baca Juga: Alisfest 2026 Al-Azhar Kelapa Gading Dorong Generasi Muda Berprestasi, Berkarakter, dan Peduli
Menurut Nasaruddin Umar, upaya yang dilakukan Wahdah Islamiyah ini senapas dengan program Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama dalam mengatasi persoalan buta huruf Al-Qur’an.
”Saya memberikan apresiasi yang luar biasa baik kepada para guru 10.000 ini maupun juga kepada Wahdah Islamiyah. Insya Allah kita doakan semoga kalian berhasil, kalau 10.000 orang ini membebaskan 10 orang, Insya Allah dalam tempo tiga tahun Indonesia akan bebas daripada buta huruf Al-Qur’an,” ujar Nasaruddin Umar.
Imam Besar Masjid Istiqlal tersebut mengungkapkan bahwa jumlah buta huruf Al-Qur’an di Indonesia ada sekitar 60 persen dan tugas ini tidak bisa diemban Kemenag, namun membutuhkan peran dan kontribusi ormas Islam dan semua umat.
Baca Juga: UIN Jakarta Alih Kelola TKIP-SDIP Pamulang, Amankan Aset Negara Rp 160 Miliar Lebih
”Di sinilah peran Ormas Islam, termasuk paling konkrit yaitu Wahdah Islamiyah yang menyumbangkan 10.000 guru Al-Qur’an untuk memberantas buta huruf Al-Qur’an di Indonesia,” tutur Nasaruddin Umar.
Dia memberikan apresiasi kepada Pimpinan Wahdah Islamiyah Zaitun Rasmin atas langkah yang dilakukan organisasi keislaman tersebut.
Menag meyakini semua kebaikan yang digerakkan dengan niat yang luhur pasti akan mendapat ridha dari Allah SWT.
”Saudara sekalian para pejuang Islam, jadilah betul-betul sebagai guru (Mursyid). Semoga tentu kita tidak hanya mengajarkan membaca Al Quran tetapi kita juga berharap semoga para guru ini berhasil menembus batin batin para muridnya,” kata Nasaruddin Umar.
Pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah juga turut dihadiri Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung, Ketua MUI Pusat KH Anwar Iskandar, serta sejumlah duta besar negara sahabat.