← Beranda
UMJ Seleksi 1.400 Calon Mahasiswa Internasional dari 44 Negara
Yogi Wahyu Priyono• Jumat, 31 Juli 2026 | 04.59 WIB
Ilustrasi: UMJ. (Istimewa)

 

JawaPos.com – Minat mahasiswa internasional untuk melanjutkan pendidikan di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Hal itu tercermin dari tingginya antusiasme calon mahasiswa asing yang mendaftar ke Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026.

Sebanyak 1.400 calon mahasiswa dari 44 negara mengikuti proses seleksi untuk menjadi bagian dari civitas academica UMJ. Seluruh peserta akan melalui dua tahapan seleksi, yakni seleksi administrasi dan wawancara.

Dari jumlah tersebut, UMJ hanya akan menerima 40 mahasiswa internasional terbaik, yang terdiri atas 30 mahasiswa Program Magister dan 10 mahasiswa Program Sarjana.

Baca Juga: Mendikdasmen Hadiri Peresmian Gedung UMJ di Tulang Bawang, Begini Harapannya

UMJ memprioritaskan penerimaan mahasiswa jenjang magister karena dinilai mampu mempercepat peningkatan publikasi ilmiah bereputasi internasional, memperluas kolaborasi riset lintas negara, sekaligus memperkuat reputasi akademik kampus di tingkat global.

Wakil Rektor III UMJ, Prof. Dr. Tria Atika Endah Permatasari, M.K.M., dalam keterangan tertulisnya mengatakan, tingginya minat mahasiswa dari puluhan negara menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus amanah besar bagi universitas.

Ilustrasi: Mahasiswa asing UMJ. (Istimewa)
Ilustrasi: Mahasiswa asing UMJ. (Istimewa)

 

"Kepercayaan dari calon mahasiswa yang berasal dari 44 negara menunjukkan bahwa reputasi UMJ semakin dikenal di tingkat internasional. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan akademik maupun nonakademik agar mampu memenuhi ekspektasi mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya," ujarnya.

Baca Juga: Pengukuhan Guru Besar UMJ Angkat Isu Ketergantungan Digital hingga AI

Menurut Tria, capaian tersebut merupakan hasil dari strategi internasionalisasi yang dijalankan secara berkelanjutan. Selain memperluas kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, lembaga pendidikan, dan organisasi internasional, UMJ juga aktif meningkatkan visibilitas melalui promosi digital, media sosial, webinar internasional, hingga partisipasi dalam berbagai pameran pendidikan global.

Di sisi akademik, UMJ juga terus mengembangkan program-program berstandar internasional, seperti kelas berbahasa Inggris, program pertukaran mahasiswa, serta kolaborasi penelitian dengan berbagai institusi luar negeri. Kampus juga berupaya menghadirkan layanan yang ramah bagi mahasiswa internasional, mulai dari proses penerimaan hingga pendampingan selama menjalani studi.

Selain itu, UMJ terus memperkuat identitasnya sebagai perguruan tinggi yang mengintegrasikan kualitas akademik dengan nilai-nilai Islam Berkemajuan serta kepedulian terhadap berbagai isu global.

"Kami berharap kehadiran mahasiswa internasional tidak hanya meningkatkan reputasi global UMJ, tetapi juga menciptakan lingkungan akademik yang semakin multikultural melalui pertukaran ilmu pengetahuan, pengalaman, dan budaya," kata Tria.

Tria juga berharap mahasiswa internasional nantinya dapat menjadi duta UMJ di negara masing-masing sehingga semakin banyak generasi muda dari berbagai belahan dunia mengenal Indonesia sekaligus memilih UMJ sebagai destinasi pendidikan tinggi.

"Insya Allah, UMJ akan terus berkomitmen menjadi universitas yang unggul, berdaya saing global, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan peradaban dunia melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat," tutupnya.

EDITOR: Banu Adikara