← Beranda
Dies Natalis ke-10 BINUS @Malang! Siapkan Program AI demi Cetak Generasi Digital yang Siap Hadapi Masa Depan
Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 22 Juli 2026 | 17.49 WIB
Peringatan Dies Natalis ke-10 BINUS @Malang. (Satrio/JawaPos.com)

JawaPos.com — Peringatan Dies Natalis ke-10 BINUS @Malang menjadi momentum penguatan komitmen kampus dalam menyiapkan generasi yang siap menghadapi era Artificial Intelligence (AI).

Perayaan yang digelar di Campus BINUS @Malang Araya Mansion No. 8-22 Pandanwangi, Blimbing, Kabupaten Malang, Selasa (21/7/2026), dihadiri stakeholder, mitra industri, alumni, hingga tokoh agama sebagai bagian dari perjalanan satu dekade BINUS @Malang di Jawa Timur.

Bagaimana BINUS @Malang Merayakan Satu Dekade Perjalanan di Jawa Timur?

Satu dekade kehadiran BINUS @Malang menjadi tonggak penting dalam pengembangan pendidikan tinggi berbasis teknologi di Jawa Timur.

Momentum Dies Natalis ke-10 dimanfaatkan untuk memperkuat kolaborasi dengan dunia industri sekaligus mempererat hubungan bersama civitas akademika dan alumni.

Campus Director BINUS @Malang, Dr. Robertus Tang Herman, S.E., M.M., mengatakan perayaan tahun ini memiliki makna istimewa karena menandai 10 tahun kontribusi BINUS University di Jawa Timur melalui BINUS @Malang.

Baca Juga: Dari Fun Match Padel ke Bangku Sekolah: Cerita Orang Tua di Balik Pilihan BINUS SCHOOL Surabaya

"Hari yang istimewa bagi Binus University, khususnya Binus @Malang, karena merayakan Dies Natalis yang ke-10. Sudah 10 tahun Binus University hadir di Jawa Timur melalui Binus @Malang," ujar Robertus kepada JawaPos.com, Selasa (21/7/2026).

Menurutnya, rangkaian kegiatan Dies Natalis tidak hanya berisi seremoni.

Perayaan dimulai dengan syukuran bersama seluruh civitas akademika, dilanjutkan sesi kolaborasi bersama partner industri, kemudian ditutup dengan malam keakraban bersama para alumni.

"Perayaan diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari perayaan syukur bersama seluruh civitas akademika dan mitra strategis, sesi bersama partner industri, serta ditutup pada malam hari dengan acara bersama para alumni," jelasnya.

Mengapa Artificial Intelligence Menjadi Fokus Pengembangan BINUS @Malang?

Perkembangan Artificial Intelligence menjadi salah satu perhatian utama BINUS @Malang dalam menyusun strategi pendidikan ke depan.

Kampus menilai AI bukan lagi sekadar tren teknologi, melainkan bagian dari ekosistem pembelajaran, riset, hingga dunia kerja yang harus dipahami mahasiswa sejak dini.

Robertus menegaskan BINUS memilih pendekatan adaptif dengan menjadikan AI sebagai mitra dalam proses belajar mengajar.

Teknologi tersebut sudah dimanfaatkan untuk mendukung publikasi ilmiah, penelitian, hingga aktivitas akademik para mahasiswa maupun dosen.

"AI adalah salah satu teknologi di mana Binus harus beradaptasi dan berkolaborasi. Binus sangat concern terhadap perkembangan AI, dan para Binusian juga menggunakan AI untuk mendukung kegiatan pengajaran, publikasi, riset, dan sebagainya," ujarnya.

Menurutnya, Generasi Z membutuhkan AI sebagai alat bantu memperoleh informasi secara cepat.

Namun, kemampuan menggunakan AI harus diimbangi dengan tanggung jawab untuk memverifikasi setiap informasi sebelum dijadikan dasar pengambilan keputusan.

"Bagi Gen Z, AI berfungsi sebagai tools untuk membantu mendapatkan informasi. Diharapkan teknologi ini membuat mereka bisa belajar lebih kreatif, memanfaatkan AI untuk mengeksplorasi hal lain, mencari berbagai referensi, lalu mensintesiskannya kembali," katanya.

Ia juga menekankan penggunaan platform AI, termasuk ChatGPT, tidak boleh dipandang sebagai ancaman dalam dunia pendidikan.

Justru teknologi tersebut dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kreativitas selama digunakan secara bertanggung jawab.

"AI seperti ChatGPT tidak menjadi batu sandungan, melainkan dapat dimanfaatkan dengan baik. Kuncinya bagi Gen Z, yang senang mengakses informasi dengan mudah adalah bagaimana mereka bertanggung jawab terhadap informasi tersebut," tegasnya.

Robertus mengingatkan seluruh pengguna AI agar tidak menerima hasil yang diperoleh secara mentah.

Seluruh informasi tetap harus divalidasi, diuji, dibandingkan, kemudian dirumuskan kembali agar menghasilkan pemahaman yang benar.

"Informasi tidak boleh langsung dikonsumsi mentah-mentah, melainkan harus melalui proses validasi, diuji, dan dibandingkan hingga menghasilkan suatu rumusan. Gen Z pasti membutuhkan AI, dan yang paling penting adalah bagaimana mereka bertanggung jawab dalam menggunakannya," tambahnya.

Apa Langkah Nyata BINUS @Malang Menghadapi Era AI?

Sebagai bentuk keseriusan menghadapi perkembangan teknologi, BINUS University memperluas program Artificial Intelligence ke BINUS @Malang mulai tahun ini.

Program tersebut sebelumnya telah lebih dahulu berjalan di kampus BINUS Jakarta.

Robertus menjelaskan pembukaan program AI merupakan bagian dari strategi jangka panjang agar lulusan mampu hidup berdampingan dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Dunia industri saat ini juga telah menjadikan AI sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari berbagai proses bisnis.

"Binus sebelumnya telah memiliki program AI di Binus Jakarta, dan tahun ini program AI tersebut juga akan dibuka di Binus @Malang," ungkapnya.

Ia menambahkan literasi teknologi dan literasi AI menjadi bekal utama yang harus dimiliki mahasiswa. Karena itu, penguatan pemahaman mengenai AI dan perkembangan teknologi masa depan menjadi prioritas dalam proses pembelajaran.

"Langkah utama yang harus dilakukan adalah beradaptasi dan hidup bersama AI, karena di dunia praktis pun AI sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Oleh karena itu, pengajaran tentang AI, dunia masa depan, dan perkembangan teknologi secara umum harus diperkuat melalui literasi teknologi dan literasi AI yang sangat krusial saat ini," jelasnya.

Bagaimana BINUS @Malang Menyiapkan Mahasiswa Menjadi Digital Technopreneur?

Wakil Campus Director BINUS @Malang Alvin Chandra, S.Kom., M.M., mengatakan kampus mengusung tema Digital Technopreneur sebagai arah pengembangan lulusan.

Tujuannya tidak hanya menghasilkan tenaga kerja siap pakai, tetapi juga mencetak generasi yang mampu membangun bisnis berbasis teknologi.

"Sesuai dengan tema kampus kita yaitu Digital Technopreneur, kami mempersiapkan generasi mahasiswa agar siap masuk ke dunia digital," ujarnya.

Ia menjelaskan pendidikan teknologi tidak lagi terbatas pada mahasiswa Computer Science.

Seluruh program studi mendapat pembelajaran terkait komputer dan implementasi AI sesuai kebutuhan disiplin ilmunya masing-masing.

"Selama ini mungkin hanya jurusan Computer Science yang belajar komputer, namun di Binus @Malang seluruh jurusan dan program studi dipastikan mendapat porsi pendidikan mata kuliah yang berbau komputer minimal sekali. Seiring berkembangnya AI, kami menyisipkan pembelajaran mengenai AI ke dalam beberapa mata kuliah di seluruh jurusan," jelas Alvin.

Mahasiswa dari program Design hingga Business juga memperoleh materi mengenai implementasi AI sesuai bidangnya. Pendekatan tersebut diharapkan mampu melahirkan lulusan yang adaptif terhadap perubahan kebutuhan industri.

Ke depan, BINUS @Malang juga memfokuskan pengembangan untuk mendukung wilayah Indonesia Timur, khususnya Jawa Timur.

Kampus ingin memperkuat kontribusi melalui pemberdayaan masyarakat, pengembangan UMKM, kolaborasi industri, serta mencetak lulusan yang tidak hanya bekerja di perusahaan global, tetapi juga mampu menjadi digital technopreneur yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

EDITOR: Mohamad Nur Asikin