← Beranda
Kemenag Perluas Beasiswa BIB 2026, Sekali Seleksi Bisa Lanjut Magister hingga Doktor, Ini Syaratnya
Tazkia Royyan HikmatiarSenin, 25 Mei 2026 | 23.36 WIB
Ilustrasi beasiswa. (Pinterest)

JawaPos.com – Kementerian Agama (Kemenag) memperluas akses pendidikan tinggi lewat skema baru dalam Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026. Melalui Program Magister Lanjut Doktor (PMLD), peserta cukup mengikuti satu kali seleksi dan dapat menempuh pendidikan magister hingga doktor secara berkelanjutan.

Program yang baru diluncurkan pada 2026 ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.

Sekali Seleksi, Jalur Studi Langsung hingga Doktor

Baca Juga: Cerita Warga Transmigran:  Datang Diperhatikan, Kini Bagai Anak Ayam Kehilangan Induk

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, menjelaskan bahwa skema PMLD memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister yang langsung terintegrasi dengan program doktor.

Menurutnya, peserta tidak perlu lagi mengikuti proses pendaftaran terpisah untuk jenjang doktor setelah menyelesaikan magister.

“Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor,” ujar Ruchman dikutip dari laman resmi Kemenag, Senin (25/5).

Baca Juga: 232 Jamaah Haji Indonesia dapat Badal Haji, 90 di Antaranya karena Wafat

Program tersebut menawarkan masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.

Ruchman menilai model percepatan ini penting untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, terutama dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.

Siapa Saja yang Bisa Mendaftar?

Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan Puspenma, Siti Maria Ulfa, mengatakan, program PMLD ditujukan bagi alumni pendidikan keagamaan binaan Kemenag.

Kategori pendaftar meliputi lulusan sarjana perguruan tinggi keagamaan, alumni Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB), lulusan program studi agama di perguruan tinggi umum, alumni Ma’had Aly, hingga lulusan pendidikan menengah binaan Kemenag seperti pondok pesantren dan madrasah aliyah.

Selain itu, program ini ditujukan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun.

Daftar Kampus Mitra PMLD BIB 2026

Baca Juga: Penjelasan Uskup Agung Merauke Soal PSN di Papua

Pendaftaran program dibuka hingga 31 Mei 2026. Peserta dapat memilih salah satu dari tiga perguruan tinggi mitra yang telah ditentukan Kemenag, yakni:

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta – Program Pengkajian Islam

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta – Program Studi Islam

UIN Walisongo Semarang – Program Studi Islam

Setelah diterima, jalur pendidikan peserta akan tersambung hingga jenjang doktor di kampus yang dipilih tanpa perlu mendaftar ulang.

Baca Juga: Gaza Alami Krisis Parah Pasokan Medis, Ribuan Pasien Terancam Nyawanya

Syarat Administrasi yang Harus Dipenuhi

Calon peserta wajib melengkapi sejumlah persyaratan administrasi, salah satunya sertifikat kemampuan bahasa Inggris dan/atau bahasa Arab yang masih berlaku sesuai standar yang telah ditetapkan.

Kemenag menyebut persyaratan lengkap serta mekanisme pendaftaran PMLD pada Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 dapat diakses melalui portal resmi program.

EDITOR: Bintang Pradewo