← Beranda
Gandeng Kampus Ternama, Mahasiswa Disiapkan Hadapi Dunia Industri
Dinarsa KurniawanJumat, 22 Mei 2026 | 00.25 WIB
Melalui program magang industri, IWIP menggandeng sejumlah perguruan tinggi negeri di Indonesia untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa belajar langsung. (Istimewa)

 

 

JawaPos.com - Kebutuhan industri terhadap tenaga kerja muda yang siap terjun langsung ke lapangan terus meningkat seiring berkembangnya sektor manufaktur dan hilirisasi di Indonesia.

Kondisi ini mendorong kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri agar mahasiswa memiliki pengalaman praktis sebelum memasuki dunia kerja profesional.

“Kami ingin mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung di lingkungan industri sehingga lebih siap menghadapi dunia kerja,” ujar General Manager Human Resources Development (HRD) Indonesia Weda Bay Industrial Park, Roslina Sangaji.

Melalui program magang industri, IWIP menggandeng sejumlah perguruan tinggi negeri di Indonesia untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa belajar langsung di Kawasan Industri Weda Bay, Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Universitas Padjadjaran, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, dan Politeknik Negeri Jember.

Sebelumnya, program serupa juga telah dijalankan bersama sejumlah perguruan tinggi di Maluku Utara sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia di sekitar kawasan industri.

Roslina menjelaskan, program magang ini dirancang untuk membantu mahasiswa memahami budaya kerja industri, standar keselamatan kerja, hingga dinamika operasional di lapangan. Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa ketika memasuki dunia profesional.

“Kami berharap peserta magang dapat mengembangkan kemampuan teknis sekaligus membangun karakter kerja yang disiplin dan adaptif,” katanya.

Program magang IWIP akan berlangsung selama tiga bulan dengan prioritas peserta dari berbagai jurusan, seperti Teknik Metalurgi, Teknik Pertambangan, Teknik Elektro, Teknik Kimia, Teknologi Informasi, Mekatronika, hingga Bahasa dan Budaya Tiongkok.

Selama program berlangsung, peserta akan memperoleh pendampingan mentor, fasilitas transportasi, akomodasi, konsumsi, alat pelindung diri (APD), jaminan asuransi, uang saku, serta sertifikat magang.

IWIP menilai program ini juga dapat menjadi jalur pengembangan talenta potensial yang memiliki pengalaman langsung di lingkungan industri. Dengan begitu, perusahaan dapat lebih mudah mengidentifikasi kandidat yang sesuai dengan kebutuhan operasional dan pengembangan bisnis di masa mendatang.

Program magang tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada Juni 2026, sementara proses rekrutmen peserta akan segera dibuka dalam waktu dekat.

Melalui kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi, IWIP berharap semakin banyak talenta muda Indonesia memiliki kesempatan berkembang melalui pengalaman kerja langsung di sektor industri. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan