← Beranda
Viral Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Beda Penilaian padahal Jawaban Sama, SMAN 1 Pontianak Minta Penjelasan
Tazkia Royyan HikmatiarSelasa, 12 Mei 2026 | 13.37 WIB
Video lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat viral di media sosial setelah muncul perbedaan penilaian dari dewan juri terhadap dua jawaban yang dinilai sama. (Instagram)

JawaPos.com – Video lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat viral di media sosial setelah muncul perbedaan penilaian dari dewan juri terhadap dua jawaban yang dinilai sama. Pihak SMAN 1 Pontianak yang menjadi salah satu peserta itu pun melayangkan protes.

Dalam video yang beredar, tim dari SMAN 1 Pontianak mendapat minus 5 poin, sementara tim lain memperoleh 10 poin meski jawaban yang disampaikan memiliki substansi serupa.

Peristiwa tersebut terjadi saat moderator membacakan pertanyaan mengenai proses pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) oleh DPR dengan memperhatikan pertimbangan lembaga tertentu.

Baca Juga: Polda Jambi Gagalkan Penyelundupan Narkoba dari Riau Menuju Sumsel, Amankan Barang Bukti Senilai Rp 25,5 Miliar

Tim dari grup C perwakilan dari SMAN 1 Pontianak lebih dulu menekan bel dan menjawab, “Anggota-anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden.”

Namun, dewan juri memberikan nilai minus 5. Moderator kemudian membuka kesempatan kepada grup lain untuk menjawab ulang pertanyaan yang sama.

Tak lama kemudian, grup B menjawab, “Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden.”

Baca Juga: Sudah Beroperasi Sejak 2022, Jaringan Penadahan Motor Hasil Tindak Kejahatan Sudah Jual 99 Ribu Unit ke Luar Negeri

Atas jawaban tersebut, dewan juri justru menyatakan inti jawabannya benar dan memberikan nilai 10 poin.

Peserta Protes Nilai Juri

Keputusan itu langsung diprotes peserta dari grup C yang menyebut jawaban mereka sama dengan jawaban grup B.

“Izin, juri. Tadi kami menjawabnya sama seperti regu B. Sama,” ujar salah satu peserta.

Dewan juri kemudian menjelaskan bahwa pada jawaban awal mereka tidak mendengar penyebutan “Dewan Perwakilan Daerah” atau DPD.

“Tadi disebutkan regu C ya, itu pertimbangan dari DPD-nya tidak ada,” kata salah satu juri.

Peserta grup C pun membantah dan menegaskan bahwa mereka telah menyebutkan DPD dalam jawaban tersebut.

Baca Juga: Pedri Persembahkan Kemenangan di El Clasico untuk Hansi Flick

Perdebatan sempat berlanjut hingga moderator meminta peserta menerima keputusan juri. Pihak juri kemudian menilai persoalan tersebut berkaitan dengan artikulasi peserta saat menjawab.

“Artikulasi itu penting. Jadi biasakan menjawab itu dengan artikulasi yang jelas,” ujar dewan juri.

SMAN 1 Pontianak Minta Klarifikasi

Sementara itu, akun resmi SMAN 1 Pontianak turut mengunggah pernyataan resmi berisi permohonan konfirmasi dan klarifikasi kepada penyelenggara LCC 4 Pilar Kalimantan Barat.

Baca Juga: Pedri Persembahkan Kemenangan di El Clasico untuk Hansi Flick

Dalam pernyataannya, SMAN 1 Pontianak menilai terdapat kesamaan substansi jawaban antara tim mereka dan tim SMAN 1 Sambas, tetapi hanya satu pihak yang dianggap benar oleh dewan juri.

Selain itu, mereka juga menyoroti dugaan kurangnya fokus dewan juri dalam proses penilaian yang dinilai dapat memengaruhi objektivitas hasil lomba.

SMAN 1 Pontianak juga menyinggung adanya indikasi penggunaan relasi kuasa oleh dewan juri tanpa proses konfirmasi dan klarifikasi yang memadai sebelum keputusan diambil.

“Tim SMAN 1 Pontianak telah menyampaikan jawaban dengan artikulasi yang jelas dan tegas, sehingga layak mendapatkan penilaian yang objektif sesuai substansi jawaban,” tulis pernyataan tersebut.

Melalui unggahan itu, pihak sekolah meminta penyelenggara memberikan konfirmasi resmi terkait temuan yang mereka sampaikan, menjelaskan dasar pengambilan keputusan dewan juri secara transparan, serta melakukan evaluasi terhadap proses penilaian demi menjaga integritas dan sportivitas kegiatan LCC 4 Pilar di masa mendatang.

EDITOR: Bintang Pradewo