JawaPos.com–Hari Pramuka yang selalu diperingati setiap 14 Agustus menjadi momen yang menyenangkan bagi para anggota Pramuka. Biasanya, organisasi kepanduan itu akan mengadakan jambore atau perkemahan.
Aktivitas Pramuka yang penuh petualangan, juga menjadi semakin menyenangkan karena setiap grup pasti punya yel-yel untuk membangkitkan semangat. Tak sebatas itu saja, Pramuka juga dihiasi dengan unsur-unsur romantis bagi sebagian anggota.
Tak hanya yel-yel yang seru, ada pula lagu-lagu romantis yang dibangun dari chemistry antar anggota Pramuka, yang membuat siapapun tersentuh.
Berikut tiga lagu romantis terpopuler di lingkungan anak Pramuka dikutip dari pramukaria.id.
Cinta Sebatas Patok Tenda
Dengarkanlah suara hati ini
Suara hati yang ingin kudendangkan
Tak mampu untuk kusampaikan
Kan kuungkapkan lewat laguku
Berawal dari perkemahan ini
Rasa itupun hadir di hatiku
Menghiasi relung sukmaku
Cinta bersemi di bumi perkemahan
Oh mungkinkah rasa cinta ini
Akan abadi untuk selamanya
Rasa ini semakin membelenggu
Cinta lokasi di bumi perkemahan
Reff:
Akankah cintaku sebatas patok tenda
Tenda terbongkar sayonara cinta
Akankah cintaku sebatas patok tenda
Tenda terbongkar sayonara cinta
Cinta Simpul Mati
Berawal dari ku tatap matamu
Dan kau jabatkan tanganmu, tuk saling berkenalan
Getaran cinta kian terus membelenggu
Kurasa ku-tlah jatuh cinta, di perkemahan ini
Telah kukatakan besarnya rasa cintaku
Dan kau pun tersipu malu, dan kau balas cintaku
Baret dan Kacu diam jadi saksi bisu
Kurasa ku-tlah jatuh cinta, di bumi perkemahan
Biarkan cinta kita erat bagai simpul mati
Misteri bagai sandi rumput, sekokoh bagai pioneering
Kuingin engkau tahu besarnya rasa cintaku
Menyala bagai api unggun, abadi seperti cikal di dadaku
Abadi seperti, abadi seperti
Abadi seperti cikal di dadaku
Asmara Tunas Kelapa
Indah yang kurasakan
Saat aku bertemu denganmu
Cinta yang kini ada
Tlah bersemi di dalam jiwa
Kini cerita yang ada
Ternyata tak sebatas patok tenda
S'moga kan tetap terjaga
Kisah asmara tunas kelapa
Tak mungkin kan terlupa
Saat bersama di pantai kelapa
kau genggam tanganku, bersandar di pundakku
Serasa tak ingin waktu berlalu
Tak pernah terlupakan
Kisah asmara tunas kelapa
Kuberharap slalu, kan tetap menyatu
Tunas kelapa saksi cinta kita
Tunas kelapa saksi cinta kita