JawaPos.com - Geely terus memperluas jaringan penjualan dan layanan purnajual di Indonesia. Hingga mendekati akhir 2026, sekitar 50 outlet disebut sudah beroperasi, sementara sejumlah dealer lainnya masih dalam proses renovasi dan persiapan operasional.
Geely menargetkan memiliki 80 dealer di Indonesia hingga akhir tahun 2026. Dengan demikian, masih terdapat sekitar 30 outlet yang harus diselesaikan dalam beberapa bulan terakhir tahun ini.
Perluasan jaringan tersebut menjadi bagian dari strategi Geely untuk memperkuat kehadirannya di pasar otomotif Indonesia, seiring dengan bertambahnya produk dan volume penjualan.
“Yang sudah beroperasi sekitar 50. Ada juga yang sudah engage dengan kami dan showroom-nya masih dalam proses renovasi,” ujar Constantinus Herlijoso, Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia di Jakarta (28/9).
Menurutnya, sejumlah calon dealer telah menyatakan komitmen untuk beroperasi bersama Geely. Karena itu, perusahaan masih optimistis target pengembangan jaringan dapat dikejar.
Meski tidak seluruh showroom dipastikan selesai secara fisik hingga akhir 2026, Geely menargetkan seluruh jaringan yang telah disiapkan dapat beroperasi pada awal 2027.
“Secara operasional mungkin showroom belum ready 100 persen, tetapi paling tidak di awal 2027 semua sudah beroperasi,” katanya.
Kejar Penjualan hingga 18.000 Unit
Ekspansi dealer juga berkaitan dengan target penjualan Geely di Indonesia. Hingga akhir Agustus 2026, perusahaan menyebut penjualan berdasarkan data Gaikindo telah mencapai lebih dari 12.000 unit untuk seluruh model.
Geely kemudian memasang target penjualan sekitar 17.000-18.000 unit hingga akhir 2026.
Target tersebut sekaligus menjadi upaya Geely memperkecil jarak dengan merek-merek yang berada di posisi atas dalam daftar penjualan kendaraan di Indonesia.
Untuk mencapai target tersebut, perluasan jaringan dealer menjadi salah satu faktor penting karena memberikan akses yang lebih luas bagi konsumen, baik untuk penjualan maupun layanan purnajual.
Selain mengejar volume penjualan total, Geely juga masih melihat peluang pertumbuhan dari model elektrifikasi yang ditawarkan di Indonesia.
Salah satunya Geely EX5 yang bermain di segmen SUV listrik. Meski berada di kelas kendaraan dengan harga yang bukan mass market, Geely menyebut EX5 telah berada di posisi teratas pada segmen C-SUV berdasarkan cakupan yang mencakup model bensin maupun elektrik.
Geely pun menyatakan akan mempertahankan posisi tersebut sekaligus melihat peluang untuk meningkatkan performa penjualan EX5.
Dengan tambahan jaringan dealer dan produk baru yang dipersiapkan, Geely masih membuka ruang pertumbuhan pasar di Indonesia hingga 2027.