← Beranda
Suara Motor Berubah? Kenali 7 Bunyi mesin Motor yang Wajib Kamu Kenali
Nanda PrayogaMinggu, 20 September 2026 | 04.32 WIB
Ilustrasi mekanik bengkel meperbaiki mesin motor brebet. (Novia Herawati/JawaPos.com)

JawaPos.com - Suara mesin menjadi salah satu hal yang bisa kamu perhatikan untuk mengetahui kondisi motor.

Ketika muncul bunyi yang berbeda dari biasanya, tidak selalu berarti kerusakan serius. Namun, suara tertentu bisa dikenali sebagai tanda adanya komponen yang perlu diperiksa.

Karena itu, jangan langsung mengabaikan suara aneh yang muncul dari motor, terutama jika disertai perubahan performa.

Dengan mengenali karakter bunyinya, kamu bisa lebih cepat mengetahui bagian mana yang kemungkinan mengalami masalah.

Baca Juga: 7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?

Berikut tujuh bunyi pada motor yang perlu kamu perhatikan.

1. Bunyi “Kletek-Kletek” dari Mesin

Bunyi kletek-kletek yang terdengar dari area mesin bisa muncul karena berbagai penyebab.

Salah satunya berkaitan dengan komponen mesin yang mengalami keausan atau terdapat bagian yang tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Jika suara tersebut baru muncul atau terdengar semakin jelas ketika putaran mesin meningkat, sebaiknya jangan langsung menganggapnya sebagai suara normal.

Perhatikan kapan bunyi muncul dan apakah terdapat gejala lain, kemudian lakukan pemeriksaan untuk mengetahui sumbernya.

Baca Juga: 7 Alasan Motormu Tetap Kusam Meski Selalu Dicuci Bersih

2. Bunyi “Tek-Tek” Saat Mesin Dinyalakan

Suara tek-tek ketika kamu mencoba menyalakan motor dapat berkaitan dengan sistem starter atau kelistrikan.

Kondisi tersebut bisa terjadi ketika daya aki tidak cukup atau terdapat masalah pada bagian yang mengatur proses starter.

Kamu bisa memperhatikan apakah starter elektrik masih mampu memutar mesin atau hanya menghasilkan bunyi tanpa membuat mesin hidup.

Jika kondisi tersebut terus berulang, pemeriksaan pada aki dan sistem starter diperlukan agar penyebabnya bisa diketahui dengan lebih jelas.

3. Bunyi “Ngik-Ngik” atau Decitan

Bunyi decitan yang terdengar ketika motor dinyalakan atau saat gas diputar bisa berasal dari bagian yang bergerak dan mengalami gesekan.

Baca Juga: Motor Tiba-tiba Mati saat Jalan? Jangan Panik, Ini 7 Penyebab yang Wajib Kamu Tahu

Sumber suara perlu ditelusuri karena karakter bunyi saja belum cukup untuk memastikan komponen yang bermasalah.

Jika suara semakin keras ketika putaran mesin meningkat, kamu sebaiknya tidak membiarkannya terlalu lama.

Catat kapan bunyi muncul, misalnya saat mesin dingin, setelah panas, atau ketika motor sedang berjalan, karena informasi tersebut dapat membantu proses pemeriksaan.

4. Bunyi “Krek-Krek” Saat Motor Berjalan

Bunyi krek-krek yang muncul ketika motor berjalan bisa membuat pengendara merasa ada sesuatu yang tidak beres pada bagian mekanis.

Sumbernya tidak selalu berasal dari mesin karena suara dapat muncul dari area lain yang ikut bergerak ketika motor digunakan.

Baca Juga: Jangan Asal Cuci Motor! Ketahui 7 Bagian Bisa Bermasalah jika Kena Air Berlebihan

Karena itu, kamu perlu memperhatikan apakah suara hanya muncul ketika motor bergerak atau juga terdengar ketika mesin dalam kondisi diam.

Jika bunyi semakin sering muncul atau disertai getaran dan perubahan pengendalian, sebaiknya motor diperiksa lebih lanjut.

5. Bunyi Mendengung yang Tidak Biasa

Suara dengung dari motor juga perlu diperhatikan jika karakter suaranya berbeda dari biasanya.

Bunyi tersebut bisa berasal dari komponen yang berputar, baik di bagian mesin maupun sistem penggerak.

Coba perhatikan kapan suara mulai terdengar dan apakah intensitasnya berubah mengikuti kecepatan motor atau putaran mesin.

Baca Juga: Motor Susah Distarter? Jangan Panik, Cek 7 Bagian Ini Sebelum Bawa ke Bengkel

Informasi tersebut dapat membantu mempersempit sumber suara ketika motor diperiksa.

6. Bunyi “Gemeretak” dari Area Mesin

Suara gemeretak bisa muncul ketika terdapat komponen yang mengalami keausan, kendur, atau mengalami gangguan lainnya.

Namun, sumber bunyi tidak bisa ditentukan hanya berdasarkan suara karena beberapa komponen dapat menghasilkan karakter bunyi yang hampir sama.

Jika suara gemeretak muncul terus-menerus atau semakin keras, kamu sebaiknya tidak menunggu sampai motor mengalami gangguan yang lebih besar.

Pemeriksaan langsung diperlukan untuk memastikan kondisi komponen yang menjadi sumber suara.

Baca Juga: Motor Matic Dipakai Setiap Hari? Jangan Abaikan 7 Perawatan Sederhana Ini

7. Suara Mesin Menjadi Kasar

Selain bunyi tertentu, perubahan karakter suara mesin secara keseluruhan juga patut diperhatikan.

Mesin yang sebelumnya terdengar halus kemudian menjadi lebih kasar bisa menunjukkan adanya perubahan pada kondisi atau kerja sejumlah komponen.

Kamu bisa membandingkan suara motor ketika dalam kondisi langsam, saat gas diputar, dan ketika digunakan berjalan.

Jika perubahan suara berlangsung terus-menerus dan disertai gejala seperti getaran atau performa menurun, sebaiknya lakukan pemeriksaan agar penyebabnya tidak dibiarkan berlarut-larut.

Baca Juga: Motor Terasa Berat? Jangan Langsung ke Bengkel, Coba 7 Tips Ini

EDITOR: Bayu Putra