← Beranda
6 Komponen Mobil yang Perlu Diperiksa Selama Musim Kemarau
Dony Lesmana Eko PutraRabu, 2 September 2026 | 20.20 WIB
Bengkel mobil BOS cabang Kedoya sering dijadikan jujukan pemilik Toyota di kawasan Jakbar untuk merawat mobil mereka. (Rendy Lasmana via Google)

JawaPos.com - Musim kemarau dengan cuaca panas dan kondisi jalan berdebu dapat memberikan beban tambahan pada kendaraan. Karena itu, pemilik mobil perlu lebih memperhatikan sejumlah komponen penting agar performa dan kenyamanan berkendara tetap terjaga.

BMKG memperkirakan musim kemarau 2026 berlangsung hingga sekitar akhir Oktober. Suhu lingkungan yang tinggi, kemacetan, serta paparan debu menjadi beberapa kondisi yang perlu diantisipasi, terutama bagi mobil yang digunakan setiap hari.

Berikut enam komponen mobil yang perlu diperiksa selama musim kemarau:

1. Radiator dan Cairan Pendingin

Radiator menjadi salah satu komponen utama dalam menjaga suhu mesin. Ketika mobil terjebak macet, aliran udara ke radiator berkurang sehingga proses pelepasan panas bisa menjadi kurang optimal.

Pastikan radiator, selang, tutup radiator, reservoir, dan kipas pendingin bekerja dengan baik. Periksa pula volume dan kondisi cairan pendingin. Gunakan coolant sesuai spesifikasi kendaraan.

2. Oli Mesin

Oli tidak hanya berfungsi sebagai pelumas, tetapi juga membantu membawa panas dari komponen mesin. Cuaca panas dan penggunaan kendaraan dalam kondisi macet membuat kerja mesin semakin berat.

Pemilik mobil sebaiknya memeriksa volume oli melalui dipstick dan menggantinya sesuai jadwal servis berkala. Penggunaan oli yang sesuai spesifikasi kendaraan penting untuk menjaga kinerja mesin tetap optimal.

3. Filter Udara

Musim kemarau identik dengan debu yang lebih mudah beterbangan. Filter udara menjadi komponen yang harus diperhatikan karena bertugas menyaring udara sebelum masuk ke mesin.

Filter yang terlalu kotor atau tersumbat dapat mengurangi pasokan udara dan membuat performa mesin menurun. Filter bahan bakar dan filter oli juga perlu diperiksa serta diganti sesuai jadwal perawatan.

4. Ban Mobil

Aspal yang panas membuat ban bekerja dalam kondisi lebih berat. Ban dengan telapak yang sudah aus maupun tekanan udara yang tidak sesuai berisiko mengalami masalah ketika digunakan dalam perjalanan jauh atau membawa beban berat.

Periksa tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan, kondisi telapak, dinding ban, serta tanda-tanda kerusakan sebelum berkendara.

5. Sistem Rem

Sistem pengereman harus dipastikan dalam kondisi optimal. Periksa ketebalan kampas rem, kondisi cakram, selang dan sambungan rem, serta cairan rem.

Debu dan kotoran yang menumpuk juga perlu dibersihkan karena dapat mengganggu komponen pengereman maupun sensor pada kendaraan modern.

6. AC Mobil

AC menjadi fitur penting ketika mobil digunakan di tengah cuaca panas. Jika hembusan AC mulai kurang dingin, jangan langsung menganggap masalah hanya berasal dari freon.

Filter kabin perlu diperiksa karena kotoran dapat menghambat aliran udara dan membuat evaporator lebih cepat kotor.

Kondensor yang berada di bagian depan kendaraan juga perlu dijaga kebersihannya agar proses pelepasan panas berlangsung optimal.

Menurut Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000, Rabu (2/9) mengungkapkan kalau pemeriksaan lebih menyeluruh, pemilik Toyota dapat melakukan servis di bengkel resmi Auto2000.

“Pemilik mobil tetap harus melakukan pengecekan ke bengkel resmi untuk memastikan kondisinya prima dalam kondisi musim kemarau. Kami siap mendukung mobilitas pemilik mobil di musim kemarau, cukup dengan servis berkala di bengkel resmi” kata Nur Imansyah.

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra