← Beranda
Jalanan Rusak dan Banjir Bikin Waswas? 7 Motor Ini Punya Ground Clearance Tinggi
Nanda PrayogaRabu, 2 September 2026 | 00.18 WIB
New Honda ADV160 tampil baru dengan fitur RoadSync resmi diluncurkan.

 

JawaPos.com - Jalan berlubang, polisi tidur tinggi, hingga genangan air bisa menjadi tantangan tersendiri bagi pengendara motor. Bagian bawah motor berisiko terbentur ketika melewati permukaan jalan yang tidak rata, sementara genangan yang cukup dalam juga bisa membuat komponen motor lebih mudah terkena air.

Salah satu spesifikasi yang bisa kamu pertimbangkan ketika memilih motor untuk menghadapi kondisi tersebut adalah ground clearance atau jarak terendah motor ke permukaan tanah. Semakin tinggi jaraknya, semakin besar pula ruang antara bagian bawah motor dan permukaan jalan, meski bukan berarti motor bisa digunakan sembarangan untuk menerobos banjir.

Berikut 7 motor dengan ground clearance tinggi yang bisa kamu pertimbangkan untuk menghadapi jalan dengan kondisi kurang ideal!

 

1. Honda CRF150L, Ground Clearance 285 mm

Honda CRF150L merupakan motor trail yang memang dirancang untuk melewati berbagai jenis medan. Motor ini memiliki ground clearance mencapai 285 mm, sehingga jarak bagian bawah motor dengan tanah cukup tinggi.

Karakter tersebut membuat CRF150L lebih cocok ketika kamu sering melewati jalan tanah, bebatuan, atau permukaan yang tidak rata. Suspensi dan desainnya juga mendukung penggunaan di medan yang lebih berat dibandingkan motor matic pada umumnya.

Namun, ground clearance tinggi bukan berarti kamu bisa menerobos banjir dengan bebas. Jika air sudah terlalu dalam, risiko air masuk ke komponen mesin maupun sistem kelistrikan tetap perlu diperhitungkan.

 

2. Yamaha WR155R, Ground Clearance 245 mm

Yamaha WR155R juga menjadi pilihan menarik jika kamu mencari motor dengan jarak terendah ke tanah yang tinggi. Motor ini memiliki ground clearance sekitar 245 mm, dengan karakter dual purpose yang memungkinkan penggunaannya di jalan aspal maupun medan yang lebih menantang.

Suspensi dan desain motor trail membuat WR155R lebih siap menghadapi jalan yang bergelombang dibandingkan skutik biasa. Karakter tersebut bisa berguna ketika kamu harus melewati jalan rusak, jalan tanah, atau permukaan dengan banyak lubang.

Meski begitu, motor ini lebih cocok bagi kamu yang memang membutuhkan kemampuan melibas medan kasar. Untuk penggunaan perkotaan murni, dimensi dan posisi berkendaranya tentu berbeda dari motor matic.

 

3. Kawasaki KLX 150

Kawasaki KLX 150 juga masuk dalam kategori motor yang memiliki ground clearance tinggi. Model ini dikenal sebagai motor trail yang dirancang untuk menghadapi medan off-road, sehingga konstruksi dan suspensinya memang berbeda dari motor harian biasa.

Ground clearance yang tinggi memberikan keuntungan ketika roda melewati permukaan yang tidak rata atau terdapat hambatan di jalur. Bagian bawah motor juga memiliki ruang lebih besar dari permukaan tanah sehingga risiko terbentur bisa lebih kecil.

Karena karakter tersebut, KLX 150 lebih masuk akal untuk kamu yang sering melewati jalan rusak atau membutuhkan motor yang mampu digunakan di medan tanah. Untuk banjir, tetap jangan menjadikan ground clearance sebagai satu-satunya pertimbangan.

 

4. Honda ADV160, Ground Clearance 165 mm

Kalau kamu ingin motor matic tetapi tetap mengutamakan ground clearance, Honda ADV160 bisa menjadi salah satu pilihan. Motor ini memiliki ground clearance 165 mm, lebih tinggi dibandingkan beberapa skutik perkotaan seperti Honda PCX 160 yang berada di angka 135 mm.

Karakter ADV160 juga cukup berbeda karena motor ini dirancang dengan gaya adventure scooter. Suspensi dan ukuran rodanya membuatnya lebih siap menghadapi jalan yang tidak selalu mulus dibandingkan skutik yang benar-benar berorientasi pada aspal.

Dengan karakter tersebut, ADV160 bisa menjadi pilihan menarik bagi kamu yang menggunakan motor untuk aktivitas harian tetapi sesekali harus melewati jalan berlubang, permukaan tidak rata, atau genangan yang tidak terlalu dalam.

 

5. Yamaha WR155 R

Yamaha WR155 R memiliki ground clearance sekitar 245 mm, sehingga memberikan jarak yang cukup tinggi antara bagian bawah motor dan permukaan tanah. Motor ini juga menggunakan karakter desain trail yang mendukung penggunaan pada medan yang lebih beragam.

Kelebihan tersebut membuat WR155 R lebih cocok untuk kamu yang tidak hanya berkendara di jalan perkotaan. Ketika menemukan jalan rusak atau permukaan tanah, karakter motor trail bisa memberikan keuntungan dibandingkan skutik dengan ground clearance lebih rendah.

Namun, karena motor ini memiliki karakter yang lebih dekat dengan motor trail, kamu perlu mempertimbangkan kenyamanan dan kebutuhan penggunaan sehari-hari sebelum membelinya.

 

6. Honda CRF150L

Selain ground clearance tinggi, Honda CRF150L juga memiliki karakter suspensi yang mendukung penggunaan di medan berat. Dengan jarak terendah ke tanah 285 mm, motor ini mempunyai salah satu ground clearance tertinggi di antara motor yang ada dalam daftar ini.

Motor seperti CRF150L cocok untuk kamu yang memang sering melewati jalan tanah, berbatu, atau jalur yang permukaannya tidak rata. Ground clearance yang tinggi membantu mengurangi kemungkinan bagian bawah motor mengenai permukaan ketika melewati rintangan.

Akan tetapi, motor trail bukan berarti dirancang untuk menerobos banjir. Ketika menghadapi genangan, kamu tetap perlu memperkirakan kedalamannya dan menghindari air yang berpotensi melewati batas aman motor.

 

7. Honda ADV160

Honda ADV160 kembali layak dipertimbangkan jika kebutuhanmu lebih banyak di jalan perkotaan. Ground clearance 165 mm membuatnya memiliki ruang yang cukup untuk menghadapi polisi tidur, jalan berlubang, atau permukaan yang tidak rata.

Keunggulan lainnya adalah bentuknya yang tetap praktis sebagai motor matic. Jadi, kamu tidak harus menggunakan motor trail hanya untuk mendapatkan ground clearance yang lebih tinggi.

Namun, jangan salah mengartikan ground clearance tinggi sebagai kemampuan khusus untuk menerobos banjir. Saat melewati genangan, semakin tinggi air yang mengenai motor, semakin besar pula risiko terhadap mesin, kelistrikan, dan komponen lainnya.

EDITOR: Estu Suryowati