JawaPos.com - United E-Motor mempercepat transformasi teknologi motor listriknya. Mulai September 2026, seluruh lini motor listrik yang dipasarkan PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD) akan menggunakan baterai Lithium sebagai standar, menggantikan penggunaan teknologi baterai sebelumnya.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi standardisasi teknologi baterai motor listrik United E-Motor sekaligus langkah perusahaan meningkatkan kualitas, efisiensi, dan pengalaman berkendara konsumen.
Baterai Lithium menjadi salah satu teknologi yang banyak digunakan pada kendaraan listrik karena menawarkan bobot lebih ringan dan efisiensi energi yang baik. Teknologi ini juga memberikan ruang bagi pengembangan performa serta jarak tempuh motor listrik yang lebih optimal.
Fokus Kembangkan Baterai Lithium
United E-Motor sebelumnya telah memiliki sejumlah produk yang menggunakan baterai Lithium. Di antaranya C2000 dan TX3000 yang mengadopsi teknologi dua slot baterai Lithium.
Penggunaan teknologi yang lebih seragam di seluruh lini produk juga memungkinkan perusahaan memusatkan pengembangan pada sejumlah aspek penting, mulai dari performa motor, sistem pengisian daya, manajemen baterai, hingga fitur pendukung kendaraan listrik.
Direktur PT Terang Dunia Internusa Tbk, Henry Mulyadi, mengatakan baterai Lithium dipandang bukan sekadar komponen kendaraan, tetapi bagian penting dari perkembangan teknologi kendaraan listrik ke depan.
“Kami melihat baterai Lithium bukan hanya sebagai sebuah komponen, tetapi sebagai bagian penting dari perkembangan teknologi kendaraan listrik ke depan,” ujar Henry dalam keterangan resminya.
Menurut dia, United E-Motor ingin memastikan perkembangan produk tetap mengikuti kemajuan teknologi sekaligus memberikan pengalaman berkendara yang semakin baik bagi konsumen.
Mulai September, Semua Produk Berbasis Lithium
Henry menegaskan, penggunaan baterai Lithium pada seluruh lini produk merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat kualitas dan daya saing motor listrik buatan Indonesia.
“Mulai September, seluruh produk United E-Motor yang kami pasarkan akan berbasis baterai Lithium. Ini merupakan langkah strategis untuk melakukan standardisasi teknologi sekaligus mempersiapkan produk-produk kami menghadapi kebutuhan mobilitas listrik di masa depan,” kata Henry.
Ia menambahkan, pengembangan produk tidak hanya diarahkan pada desain dan fitur. Teknologi baterai juga menjadi salah satu faktor penting untuk menghadirkan kendaraan listrik yang efisien dan dapat diandalkan.
Langkah standardisasi ini sekaligus memperkuat arah United E-Motor dalam mengembangkan motor listrik berbasis baterai Lithium untuk kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia.
Perusahaan lokal ini juga memiliki fasilitas manufaktur serta divisi riset dan pengembangan produk yang mendukung proses inovasi kendaraan listrik United E-Motor.