← Beranda
Jutaan Mobil Listrik di Tiongok Di-recall karena Masalah Gagang Pintu
AntaraMinggu, 23 Agustus 2026 | 18.33 WIB
Shanghai Auto Show menjadi salah satu pameran otomotif terbesar di Tiongkok, di mana sebagian besar produknya saat ini sudah diisi line-up mobil listrik dari berbagai brand Tiongkok. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)

 

 

JawaPos.com - Sejumlah produsen otomotif di Tiongkok melakukan penarikan kembali atau recall terhadap hampir 4,3 juta mobil listrik.

Hal itu dilakukan karena desain gagang pintu elektronik dinilai menyulitkan penumpang dan petugas penyelamat membuka pintu dalam keadaan darurat.

Dilansir dari laporan Carscoops pada Jumat (21/8) waktu setempat, recall tersebut melibatkan 11 produsen otomotif dan menjadi recall terbesar yang pernah dilakukan di Tiongkok.

Masalah ini berkaitan dengan gagang pintu mobil elektronik yang tersembunyi. Jika terjadi kecelakaan parah dan sistem kelistrikan kendaraan tidak berfungsi, penumpang harus menggunakan gagang pembuka pintu secara manual.

Namun, gagang tersebut dikhawatirkan sulit ditemukan atau digunakan dengan cepat dalam kondisi darurat. Kondisi ini dapat menyulitkan penumpang keluar dari kendaraan atau petugas penyelamat membuka pintu ketika situasi darurat membutuhkan tindakan cepat.

Tesla menjadi produsen yang paling banyak melakukan penarikan. Perusahaan tersebut menarik kembali sekitar 2,98 juta kendaraan yang diproduksi di Tiongkok maupun diimpor ke negara tersebut.

Model yang terdampak meliputi Model 3, Model Y, Model S, dan Model X. Proses recall Tesla dijadwalkan dimulai pada 25 September.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Tesla akan memasang label peringatan yang menunjukkan gagang pembuka pintu secara manual. Perusahaan asal AS itu juga akan memberikan pembaruan perangkat lunak melalui jaringan internet atau over-the-air.

Pembaruan tersebut memungkinkan jendela kendaraan turun secara otomatis setelah terjadi kecelakaan. Dengan begitu, penumpang maupun petugas penyelamat memiliki akses tambahan untuk masuk atau keluar dari kendaraan.

Tesla bukan satu-satunya produsen yang melakukan recall. Xiaomi akan menarik 390 ribu kendaraan, sementara Leapmotor 371 ribu kendaraan dan Xpeng 264 ribu kendaraan.

Geely juga termasuk dalam daftar produsen yang melakukan penarikan, bersama sejumlah perusahaan lain dengan jumlah kendaraan terdampak yang lebih kecil.

Dari 11 produsen yang terlibat, sembilan perusahaan dilaporkan akan memasang label peringatan untuk menunjukkan gagang pembuka pintu secara manual. Sebagian besar produsen juga menyiapkan pembaruan perangkat lunak.

Penarikan besar-besaran tersebut dilakukan ketika regulator Tiongkok memperketat pengawasan terhadap keselamatan kendaraan di tengah pesatnya perkembangan pasar mobil listrik.

Pemerintah Tiongkok telah menetapkan aturan yang melarang penggunaan gagang pintu luar kendaraan yang tersembunyi mulai 2027.

Gagang pintu tersembunyi menjadi populer setelah pertama kali digunakan Tesla dan kemudian diikuti banyak produsen mobil lain. Desain tersebut dianggap membuat tampilan kendaraan lebih modern dan aerodinamis.

Namun, masalah akses dalam kondisi darurat membuat teknologi tersebut mulai mendapat perhatian dari regulator.

Perhatian serupa juga muncul di Amerika Serikat. Regulator keselamatan kendaraan di negara tersebut turut menyoroti sistem pintu elektronik karena khawatir penumpang kesulitan keluar ketika kendaraan kehilangan daya listrik setelah kecelakaan.

Baca Juga: Volvo Recall Lebih dari 40.000 EX30 secara Global, Unit di Indonesia Juga Terdampak

Badan keselamatan kendaraan Amerika Serikat, National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), sebelumnya menerima permohonan untuk membuat standar keselamatan baru yang memastikan penumpang tetap dapat membuka pintu dan keluar dari kendaraan dengan mudah saat kecelakaan atau ketika kendaraan kehilangan daya. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan