← Beranda
CATL Targetkan 100 Kota di Seluruh Dunia, Servis Baterai Mobil Listrik Kini Bisa Pakai Robot
Nanda PrayogaSelasa, 18 Agustus 2026 | 14.03 WIB
Baterai mobil di dalam salah satu pusat perbaikan Ning Service. (Car News China)

JawaPos.com - Produsen baterai kendaraan listrik asal Tiongkok, CATL, berencana memperluas layanan purnajual baterainya ke 100 kota di seluruh dunia pada paruh kedua 2026.

Layanan tersebut akan didukung pusat perbaikan yang dioperasikan langsung CATL dan dilengkapi teknologi otomatisasi robotik untuk melakukan diagnosis hingga perbaikan baterai.

Seperti dilansir dari Car News China, CATL menargetkan penggunaan teknologi tersebut dapat memangkas waktu perbaikan kendaraan listrik menjadi 72 jam atau kurang. Rencana itu diumumkan dalam acara Ning Day 2026 yang digelar di Haikou, Tiongkok.

Dalam acara tersebut, CATL menyebut delapan pusat layanan Ning Service yang dikelola langsung perusahaan telah beroperasi di sejumlah wilayah Tiongkok. Selain itu, dua pusat layanan internasional telah dibuka di Norwegia dan Istanbul.

Secara keseluruhan, Ning Service kini memiliki 1.376 pusat layanan waralaba yang tersebar di 84 negara. Jaringan tersebut juga menangani pemeliharaan 1.505 stasiun penukaran baterai yang menjadi bagian dari ekosistem Choco-SEB milik CATL.

CATL ingin mengubah pola perbaikan kendaraan listrik yang selama ini cenderung mengandalkan penggantian komponen secara keseluruhan.

Perusahaan mendorong metode yang disebut sebagai perbaikan presisi dengan mengganti atau memperbaiki bagian yang benar-benar mengalami kerusakan.

Langkah tersebut menjadi penting seiring pertumbuhan kendaraan energi baru atau new energy vehicle (NEV) di Tiongkok. Jaringan perbaikan baterai yang mampu menangani kerusakan secara spesifik masih terus berkembang.

Kerusakan ringan seperti goresan atau penyok pada baterai bahkan dapat membuat satu unit baterai, atau dalam kondisi tertentu seluruh kendaraan, dinilai sebagai kerugian total (total loss). Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan beban pemilik kendaraan, termasuk melalui premi asuransi yang lebih mahal.

CATL menjadi salah satu produsen baterai besar yang lebih awal mengembangkan layanan perbaikan baterai dengan teknologi cell-to-pack (CTP). Teknologi tersebut memungkinkan sel baterai yang rusak diganti secara individual sehingga tidak harus mengganti seluruh paket baterai.

Ning Service sendiri didirikan CATL pada akhir 2024. Pusat layanan yang dikelola langsung perusahaan pertama kali dibuka di Shanghai pada 2025. Pada tahun yang sama, CATL juga membangun pusat pengalaman layanan di Bangkok, Thailand, dan Riyadh, Arab Saudi.

Melalui layanan tersebut, CATL menargetkan biaya perbaikan dapat ditekan hingga sepuluh kali lipat. Biaya yang sebelumnya bisa mencapai sekitar 100.000 yuan ditargetkan turun menjadi sekitar 10.000 yuan atau setara sekitar USD 1.480.

Pada tahap awal, layanan perbaikan CATL hanya tersedia untuk kendaraan NEV yang menggunakan baterai produksi perusahaan. Namun, CATL dan Ning Service kini menyatakan bahwa pusat layanan terbaru mereka dapat menangani seluruh kendaraan NEV.

Proses perbaikan juga semakin mengandalkan otomatisasi. Robot yang digunakan di lini perbaikan disebut mampu melakukan sejumlah pekerjaan, termasuk pemotongan, pengecatan, dan aplikasi perekat pada paket baterai dengan minim campur tangan manusia.

Ning Service mengklaim menjadi salah satu pelopor industri perbaikan kendaraan listrik di Tiongkok. Perusahaan menyebut telah terlibat dalam penyusunan lebih dari 70 standar domestik terkait layanan tersebut.

Dengan pengoperasian pusat perbaikan terbaru, cakupan layanan Ning Service kini disebut mencapai 76,8 persen dari model NEV yang dijual di Tiongkok. Angka itu meningkat signifikan dibandingkan sebelumnya yang berada di kisaran 47 persen.

Meski demikian, CATL belum mengungkapkan rincian tarif untuk setiap jenis perbaikan. Harga kemungkinan akan ditentukan berdasarkan model kendaraan dan tingkat kerusakan baterai.

Belum diketahui pula bagaimana CATL dan Ning Service akan menangani kendaraan yang menggunakan baterai dari produsen selain CATL.

Selain pusat servis, Ning Service memperkenalkan armada truk layanan perbaikan keliling dalam acara Ning Day 2026. Kendaraan tersebut menggunakan tenaga listrik dan diklaim memiliki jarak tempuh hingga 800 kilometer.

Truk layanan keliling itu dilengkapi kemampuan untuk melakukan 30 jenis pemeriksaan diagnostik dan 50 jenis perbaikan. Ning Service menyebut armada tersebut mampu menangani hingga 90 persen kasus perbaikan yang tidak membutuhkan pembongkaran baterai secara mendalam.

Penggunaan truk keliling juga diklaim mampu memangkas waktu perbaikan dari sekitar 72 jam menjadi hanya 48 jam untuk kasus tertentu.

Layanan yang dapat ditangani diperkirakan mencakup penggantian konektor, perbaikan sistem isolasi listrik, perbaikan pelindung terhadap cuaca, penanganan potensi kebocoran air, hingga pemeriksaan sistem manajemen baterai atau battery management system (BMS).

Sementara itu, kerusakan yang membutuhkan penanganan lebih kompleks, seperti penggantian sel baterai dalam jumlah besar, pembongkaran hingga tingkat sel, atau peremajaan seluruh paket baterai, kemungkinan tetap harus dilakukan di pusat servis khusus.

Dengan ekspansi tersebut, CATL tidak hanya ingin memperluas ekosistem baterainya, tetapi juga membangun jaringan purnajual yang dapat membuat biaya dan waktu perbaikan kendaraan listrik menjadi lebih terjangkau.

 

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra