JawaPos.com - Pasar mobil listrik Indonesia kembali menunjukkan respons positif selama Gaikinfo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
GAC Indonesia mencatat 2.170 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sepanjang pameran yang berlangsung di ICE BSD City.
“Pencapaian 2.170 SPK di GIIAS 2026 menjadi bukti bahwa kepercayaan masyarakat terhadap GAC Indonesia terus tumbuh,” ujar CEO GAC Indonesia Andry Ciu.
Dari total tersebut, AION V menjadi model dengan kontribusi penjualan terbesar. SUV listrik tersebut membukukan 1.122 SPK selama GIIAS 2026.
Andry menyebut minat konsumen juga terlihat dari tingginya permintaan terhadap varian Premium dan Luxury. “Konsumen Indonesia kini menginginkan kenyamanan, teknologi, performa, dan pengalaman berkendara yang lebih premium,” katanya.
AION UT berada di posisi kedua dengan 711 SPK. Model tersebut mendapat respons positif berkat desain modern, teknologi pintar, dimensi yang mendukung mobilitas perkotaan, serta kenyamanan berkendara. “Respons terhadap AION UT juga sangat positif selama pameran,” tutur Andry.
Sementara itu, HYPTEC HT yang berada di segmen kendaraan listrik premium mencatat 166 SPK. Model tersebut menawarkan perpaduan desain premium, kenyamanan, performa, dan teknologi.
Selain pencapaian penjualan, GAC Indonesia juga mencatat tingginya aktivitas pengunjung selama GIIAS 2026. Booth GAC Indonesia dikunjungi 37.823 orang, sedangkan program test drive diikuti 1.642 peserta.
AION V menjadi model yang paling banyak dipilih pengunjung untuk test drive. Tingginya partisipasi tersebut memperlihatkan ketertarikan konsumen untuk merasakan langsung karakter berkendara, kenyamanan, performa, dan teknologi kendaraan listrik GAC.
“Pencapaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan produk, layanan, dan pengalaman terbaik,” kata Andry.
Menurutnya, perkembangan pasar kendaraan listrik di Indonesia masih memiliki peluang yang besar. GAC Indonesia pun melihat antusiasme konsumen di GIIAS 2026 sebagai salah satu indikator positif terhadap pertumbuhan pasar elektrifikasi.
Baca Juga: MG Raih 1.088 SPK di GIIAS 2026, MGS5 EV Jadi Favorit Pengunjung
“Kami percaya perjalanan elektrifikasi di Indonesia masih memiliki potensi yang sangat besar,” ucap dia. (*)