← Beranda
iCAR Bawa Dua Senjata di GIIAS 2026, V23 BEV dan V27 REEV Siap Bidik Pasar Otomotif Indonesia
Dinarsa KurniawanSenin, 10 Agustus 2026 | 23.14 WIB
iCar V23 menjalani test drive di area ICE BSD tempat berlangsungnya GIIAS 2026. (iCar Indonesia)

 


JawaPos.com - Pilihan teknologi kendaraan listrik di Indonesia semakin beragam.

Di tengah pertumbuhan pasar kendaraan energi baru, iCAR membawa dua model dengan teknologi berbeda ke Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Keduanya adalah iCAR V23 dan V27.
“Pilihan konsumen terhadap kendaraan elektrifikasi sangat beragam,” ujar Country Director iCAR Indonesia Marshall Ma.

Karena itu, iCAR menghadirkan V23 dengan teknologi Battery Electric Vehicle (BEV) dan V27 yang menggunakan Range Extended Electric Vehicle (REEV). “Kami ingin memberikan lebih banyak alternatif mobilitas sesuai kebutuhan konsumen,” kata Marshall.

Kedua model tersebut sama-sama mengusung filosofi desain Classic Never Fades. Karakter SUV boxy menjadi identitas utama yang dipadukan dengan teknologi kendaraan energi baru dan sejumlah fitur modern.

V23 Andalkan Jarak Tempuh 430 Kilometer
iCAR V23 menyasar konsumen yang membutuhkan kendaraan listrik untuk aktivitas sehari-hari, tetapi tetap menginginkan desain SUV yang memiliki karakter kuat. “V23 dirancang untuk mobilitas sehari-hari dengan karakter yang ekspresif,” tutur Marshall.

V23 tipe Z dibekali baterai berkapasitas 81,76 kWh. Berdasarkan metode pengujian NEDC, SUV listrik tersebut mampu menempuh jarak hingga 430 kilometer dalam satu kali pengisian daya.

Motor listriknya menghasilkan tenaga 155 kW dan torsi 292 Nm. Ground clearance 210 milimeter juga membuat V23 memiliki kemampuan melintasi berbagai kondisi jalan.

Untuk menunjang kenyamanan, tersedia layar sentuh 15,4 inci yang mendukung Apple CarPlay dan Android Auto. Fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) juga disematkan untuk membantu pengemudi selama perjalanan.

 

V27 Bawa Teknologi Golden REEV

Berbeda dari V23, iCAR V27 menggunakan teknologi Golden REEV. Model ini dirancang untuk konsumen yang membutuhkan kendaraan listrik dengan kemampuan perjalanan jarak jauh. “V27 memberikan fleksibilitas lebih untuk perjalanan jarak jauh,” ujar Marshall.

Dengan teknologi REEV, mesin bensin pada V27 berfungsi sebagai generator untuk menghasilkan energi listrik. Roda kendaraan tetap digerakkan motor listrik sehingga karakter berkendaranya tetap terasa seperti mobil listrik.

Total jarak tempuh V27 diklaim mencapai lebih dari 1.200 kilometer. Kemampuan tersebut membuat pengguna memiliki fleksibilitas lebih saat melakukan perjalanan antarkota atau menuju destinasi dengan infrastruktur pengisian daya yang terbatas. “Motor listrik tetap menjadi penggerak kendaraan,” katanya.

Dari sisi performa, iCAR V27 menawarkan tenaga hingga 455 PS dengan torsi maksimum 505 Nm. Akselerasi 0–100 kilometer per jam diklaim hanya membutuhkan waktu 5,9 detik.

SUV yang memiliki panjang lebih dari lima meter tersebut juga dibekali Hollow Cast Aluminum H-Arm Multi-Link Suspension dan sembilan mode berkendara.

Kabin V27 menawarkan nuansa premium melalui Dual Panoramic Sunroof, Starry Sky Island with Ambient Light, serta sistem audio Pioneer dengan 15 speaker. Fitur Automatic Parking Assist (APA) turut tersedia untuk membantu proses parkir.
“Teknologi, performa, dan kenyamanan kami hadirkan dalam V27,” tutur Marshall.

Melalui V23 dan V27, iCAR menawarkan dua pendekatan berbeda dalam penggunaan kendaraan energi baru. V23 mengandalkan baterai sebagai sumber tenaga utama, sedangkan V27 memadukan penggerak listrik dengan generator berbahan bakar bensin. “Konsumen bisa memilih teknologi yang paling sesuai dengan pola berkendara mereka,” kata Marshall.

Baca Juga: Beli iCAR V23 atau Pre-Book V27 di GIIAS 2026, Berpeluang Dapat Huawei Pura 80 Pro

iCAR V23 dan V27 dipamerkan di Hall 8 ICE BSD City selama GIIAS 2026. Kedua mobil tersebut siap untuk membidik pasar otomotif Indonesia. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan