← Beranda
Bukan China atau Eropa, Omoda O4 Justru Debut Perdana di Indonesia, Ini Alasannya
Dony Lesmana Eko PutraMinggu, 9 Agustus 2026 | 03.06 WIB
Omoda O4 EV yang dipamerkan di GIIAS 2026

JawaPos.com - Semakin ketatnya persaingan kendaraan listrik, Omoda dan Jaecoo justru mengambil langkah berbeda dengan memilih Indonesia sebagai negara pertama untuk memperkenalkan Omoda O4.

Keputusan ini bukan tanpa alasan. Selain menjadi salah satu pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara, Indonesia dinilai memiliki konsumen muda yang adaptif terhadap teknologi digital, sehingga menjadi tempat ideal untuk memperkenalkan mobil listrik berbasis kecerdasan buatan atau AI Car.

Indonesia Dinilai Paling Siap Menyambut Omoda O4

Head of Product Omoda dan Jaecoo Indonesia, Ryan Ferdiean Tirto, menjelaskan Indonesia memiliki karakter pasar yang sejalan dengan filosofi Omoda O4. Mayoritas calon konsumennya berasal dari generasi muda yang aktif, kreatif, serta menjadikan teknologi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

"Karakter tersebut menjadi alasan utama Indonesia dipilih sebagai negara pertama yang memperkenalkan Omoda O4 sebelum pasar lainnya," ujar Ryan Ferdien di booth Jaeco di GIIAS 2026, Sabtu (8/8).

Keputusan tersebut juga diperkuat hasil riset internal terhadap 137 responden berusia 20 hingga pertengahan 30 tahun. Hasil survei menunjukkan kelompok ini memiliki mobilitas tinggi, daya beli yang baik, serta cenderung memilih produk yang mengikuti tren namun tetap mengutamakan kualitas dan teknologi.

AI Car yang Dirancang untuk Memudahkan Pengguna

Salah satu keunggulan Omoda O4 adalah penyematan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang diklaim sebagai "The First AI Car for Everyone".

Teknologi AI tidak hanya berfungsi sebagai fitur hiburan, tetapi juga membantu pengemudi mengoperasikan berbagai fitur kendaraan melalui perintah pintar serta memberikan rekomendasi sesuai kebutuhan selama perjalanan.

Dengan konsep tersebut, Omoda O4 diharapkan mampu menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih praktis, intuitif, dan nyaman bagi pengguna yang telah terbiasa menggunakan perangkat digital.

Desain Terinspirasi Gundam dan Iron Man

Selain teknologi AI, Omoda O4 juga tampil berbeda berkat konsep Cyber Mecha Design. Inspirasi desainnya berasal dari karakter robot futuristis seperti Gundam dan Iron Man, yang menghasilkan tampilan agresif dengan garis bodi tegas dan modern.

Nuansa futuristik juga berlanjut ke bagian interior. Kabin dirancang menyerupai kokpit pesawat luar angkasa dengan layar berukuran besar, tata letak tombol yang minimalis, serta integrasi AI untuk memudahkan pengoperasian berbagai fitur kendaraan.

Tetap Aerodinamis, Jarak Tempuh Lebih dari 550 Km

Meski mengusung desain yang tegas dan berkarakter, Omoda dan Jaecoo tetap memperhatikan aspek aerodinamika. Omoda O4 memiliki koefisien drag sekitar 0,29 Cd, membuat efisiensi energi tetap terjaga.

Berkat desain tersebut, mobil listrik ini diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 550 kilometer dalam sekali pengisian daya, sehingga dinilai sesuai untuk kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia.

Siapkan Lebih dari 80 Dealer

Tak hanya memperkenalkan produk, Omoda dan Jaecoo juga menyiapkan ekosistem pendukung melalui pengembangan jaringan dealer di seluruh Indonesia.

Hingga akhir 2026, perusahaan menargetkan lebih dari 80 dealer beroperasi untuk mendukung penjualan, layanan purna jual, serta penyediaan unit test drive agar konsumen dapat merasakan langsung pengalaman berkendara Omoda O4.

Ke depan, dua jenama ini tidak hanya berfokus menghadirkan kendaraan listrik, tetapi juga mengembangkan teknologi mobilitas cerdas berbasis AI.

Salah satu inovasi yang mulai diperkenalkan di Indonesia adalah Super Intelligent Valet Parking (SIVP), teknologi parkir otomatis yang menjadi bagian dari pengembangan sistem berkendara pintar.

Pihak produsen rupanya ingin menunjukkan bahwa masa depan kendaraan listrik bukan hanya soal efisiensi energi, tetapi juga pengalaman berkendara yang semakin cerdas, praktis, dan terhubung dengan gaya hidup digital masyarakat modern.

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra