JawaPos.com - Nissan memanfaatkan ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 untuk memperkenalkan salah satu model ikoniknya, Nissan Fairlady Z, untuk pertama kalinya di Indonesia.
Kehadiran mobil sport tersebut sekaligus menjadi penegasan komitmen jangka panjang Nissan terhadap pasar otomotif nasional.
Mengusung tema The Legend Has Arrived, Fairlady Z tidak hanya diperkenalkan sebagai model baru. Tetapi juga menjadi simbol kembalinya salah satu lini legendaris Nissan yang telah dikenal selama lebih dari lima dekade.
Kehadiran model ini disebut mencerminkan optimisme Nissan terhadap prospek pasar Indonesia, sekaligus menghadirkan produk yang mampu menjangkau berbagai generasi pecinta otomotif.
Baca Juga: Honda dan Nissan Kembangkan OS Bersama untuk Saingi Tesla dan Tiongkok
"Indonesia merupakan salah satu pasar utama Nissan di kawasan ASEAN. Kehadiran Fairlady Z hari ini mencerminkan keyakinan kami terhadap masa depan Indonesia sekaligus menjadi bukti komitmen jangka panjang Nissan untuk terus tumbuh bersama pasar dan pelanggan di negara ini," ujar President of Nissan ASEAN and Thailand, Masao Tsutsumi di ICE BSD, Tangerang Selatan, Rabu (29/7).
Secara teknis, Fairlady Z terbaru tetap mempertahankan karakter khas yang telah melekat sejak generasi pertama yang diperkenalkan pada 1969.
Desainnya menggabungkan siluet klasik dengan sentuhan modern, mulai dari kap mesin yang panjang, buritan kompak, hingga penyempurnaan aerodinamika.
Di balik kap mesin, mobil sport ini dibekali mesin V6 3.000 cc twin-turbo yang mampu menghasilkan tenaga hingga 400 hp dan torsi 475 Nm.
Nissan menyediakan pilihan transmisi manual enam percepatan maupun otomatis sembilan percepatan.
Baca Juga: GIIAS 2026 Siapkan Kantong Parkir dan Akses Tol untuk Pengunjung, Ini Daftarnya
Performa tersebut dipadukan dengan sistem penggerak roda belakang (Rear-Wheel Drive), Mechanical Limited Slip Differential (LSD), serta penyetelan suspensi yang dirancang untuk menghadirkan pengendalian lebih presisi.
Masuk ke dalam kabin, Fairlady Z mengusung kokpit yang berorientasi kepada pengemudi.
Beberapa elemen ikonik tetap dipertahankan, seperti Triple Pod Cluster, sementara lingkar kemudinya mengadopsi inspirasi dari Nissan GT-R dan dipadukan dengan berbagai teknologi modern.
The Art of Movement Nissan
Di GIIAS 2026, Fairlady Z menjadi bagian dari konsep booth Nissan yang bertajuk The Art of Movement.
Tema tersebut menggambarkan pandangan Nissan bahwa mobilitas bukan hanya soal berpindah tempat, tetapi juga berkaitan dengan perkembangan teknologi, inovasi, emosi, serta hubungan manusia dengan kendaraan.
Baca Juga: Tiket GIIAS 2026 Dihargai Mulai Rp 50.000, Ini Jadwal dan Harga Lengkapnya
Melalui konsep tersebut, Nissan juga menampilkan jajaran teknologi elektrifikasinya, termasuk Battery Electric Vehicle (BEV) dan e-POWER.
Menurut perusahaan, strategi ini dilakukan untuk memberikan pilihan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan setiap pasar.
Untuk Indonesia, Nissan menilai e-POWER menjadi salah satu solusi dalam mendorong adopsi elektrifikasi. Karena menawarkan sensasi berkendara layaknya mobil listrik tanpa perlu pengisian daya melalui sumber listrik eksternal.
Teknologi tersebut dinilai lebih sesuai dengan kondisi infrastruktur serta pola penggunaan kendaraan di dalam negeri.
Sementara itu, Presiden Direktur PT Nissan Motor Distributor Indonesia, Evensius Go, mengatakan inovasi yang dikembangkan Nissan selalu diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui mobilitas.
Baca Juga: Chery J6T CSH Debut di GIIAS 2026, SUV REEV dengan Jarak Tempuh Tembus 1.000 Km
"Melalui GIIAS 2026, kami bangga menampilkan jajaran produk yang mencerminkan luasnya kapabilitas Nissan. Mulai dari Fairlady Z yang legendaris sebagai simbol semangat Nissan dalam menghadirkan kesenangan berkendara, hingga teknologi elektrifikasi yang merepresentasikan visi kami terhadap mobilitas masa depan," tuturnya.