JawaPos.com - Kebutuhan kendaraan elektrifikasi kini semakin beragam. Di satu sisi, konsumen menginginkan sensasi berkendara mobil listrik yang halus dan senyap, namun di sisi lain tetap membutuhkan rasa tenang ketika harus menempuh perjalanan antarkota tanpa terlalu bergantung pada infrastruktur pengisian daya.
"Kami melihat kebutuhan konsumen terus berkembang. Mereka ingin tetap merasakan pengalaman berkendara mobil listrik, tetapi dengan fleksibilitas lebih tinggi untuk perjalanan jarak jauh. Karena itu kami menghadirkan J6T CSH sebagai anggota baru keluarga J6 Series," ujar Vice Director Chery Business Unit Indonesia Budi Darmawan Jantania, saat peluncuran di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Rabu (29/7).
Menjawab kebutuhan tersebut, Chery Indonesia memperkenalkan J6T CSH sebagai model terbaru dalam keluarga J6 Series. SUV ini mengusung teknologi Range-Extended Electric Vehicle (REEV) yang menjadi bagian dari Chery Super Hybrid (CSH).
J6T CSH itu sendiri mengombinasikan motor listrik sebagai penggerak utama dengan mesin bensin yang berfungsi menghasilkan listrik untuk mengisi daya baterai.
Melalui teknologi tersebut, J6T CSH diklaim mampu menempuh jarak gabungan lebih dari 1.000 kilometer dalam kondisi daya baterai dan tangki bensin penuh. "Itu setara dengan perjalanan dari Jakarta ke Banyuwangi. Tidak perlu mengisi bensin dan mengisi daya lagi," urainya.
Teknologi yang diusung JT6 CSH memungkinkan pengemudi tetap menikmati karakter berkendara khas mobil listrik, sementara mesin bensin bekerja sebagai generator ketika energi baterai mulai berkurang sehingga perjalanan dapat berlangsung lebih jauh.
Kemampuan tersebut turut didukung sejumlah pembaruan. Salah satunya fitur Tank Turn yang membantu kendaraan bermanuver di ruang sempit maupun saat melintasi jalur off-road.
Chery juga meningkatkan kenyamanan penumpang dengan menghadirkan sudut rebah kursi baris kedua yang lebih rileks untuk perjalanan jarak jauh.
SUV ini turut dibekali fitur Vehicle-to-Load (V2L) berkapasitas 6 kW yang memungkinkan kendaraan menjadi sumber listrik bagi berbagai perangkat elektronik ketika berkemah atau melakukan aktivitas luar ruang.
Sementara penggunaan pelek berukuran 21 inci semakin mempertegas karakter tangguh yang diusung J6T CSH. Selain itu, identitas J6 Series sebagai SUV bergaya boxy tetap dipertahankan.
Ground clearance setinggi 220 mm dipadukan dengan kemampuan melintasi genangan air hingga 650 mm membuat kendaraan ini siap menghadapi beragam kondisi jalan.
Konstruksi bodinya menggunakan material aluminium yang ringan, kuat, sekaligus tahan korosi. Dipadukan dengan suspensi H-arm berbahan aluminium, konfigurasi tersebut diklaim mampu meningkatkan stabilitas sekaligus menghasilkan pengendalian yang lebih presisi saat melewati permukaan jalan bergelombang.
Dari sisi keselamatan, Chery J6T CSH dilengkapi 15 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) dan enam airbag. Di dalam kabin tersedia layar sentuh berukuran 15,6 inci yang menjadi pusat pengaturan berbagai fungsi kendaraan, mulai dari navigasi, konektivitas, hingga sistem hiburan.
Baca Juga: GIIAS 2026 Siapkan Kantong Parkir dan Akses Tol untuk Pengunjung, Ini Daftarnya
Bersamaan dengan peluncurannya di GIIAS 2026, Chery membuka program pre-booking bagi konsumen yang ingin menjadi pemilik pertama J6T CSH. "Pengunjung pameran juga dapat mencoba langsung performa SUV elektrifikasi ini melalui sesi test drive yang disediakan selama penyelenggaraan GIIAS 2026," jelas dia. (*)