← Beranda
Pabrik Alat Berat Bertenaga Listrik Dibangun di Karawang, Produksi Dimulai 2027
Dinarsa KurniawanJumat, 24 Juli 2026 | 04.35 WIB
Groundbreaking LiuGong Indonesia Green Smart Industrial Park resmi digelar di Karawang, Jawa Barat, sebagai langkah awal pembangunan pabrik alat berat elektrik pertama di Indonesia. (Istimewa)

 

 

JawaPos.com - Kebutuhan kendaraan ramah lingkungan hanya mobil, sepeda motor, atau kendaraan niaga bertenaga listrik. Kini, alat-alat berat bertenaga listrik pun dilirim sebagai solusi konkret dan ramah lingkungan.

Kemudian, di engah meningkatnya kebutuhan alat berat berteknologi ramah lingkungan, Indonesia mulai dilirik sebagai lokasi strategis untuk pengembangan fasilitas manufaktur yang melayani pasar domestik maupun ekspor. Langkah tersebut terlihat dari dimulainya pembangunan kawasan industri khusus alat berat elektrik di Karawang, Jawa Barat. 

LiuGong resmi memulai pembangunan Indonesia Green Smart Industrial Park di Kawasan Industri Karawang Artha Industrial Hill (KAIH). 

"Indonesia Green Smart Industrial Park mencerminkan komitmen jangka panjang LiuGong terhadap pasar Indonesia," urai Chairman of Guangxi LiuGong Group Co., Ltd. dan Guangxi LiuGong Machinery Co., Ltd., Zheng Jin,

Prosesi peletakan batu pertama berlangsung pada 22 Juli 2026 dan dihadiri jajaran pimpinan global LiuGong, perwakilan kementerian, pemerintah daerah, hingga pelaku industri. Pabrik tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada paruh pertama 2027 dan menjadi fasilitas pertama di Indonesia yang didedikasikan untuk memproduksi alat berat elektrik. 

Fasilitas tersebut juga diproyeksikan menjadi basis produksi mereka untuk kawasan Asia Pasifik, sekaligus memasok produk secara bertahap ke Amerika Utara dan Eropa.

Selain itu, keberadaannya diharapkan meningkatkan penggunaan komponen lokal, memperluas kolaborasi rantai pasok, serta mendukung pengembangan tenaga kerja industri di Indonesia. 

Pembangunan kawasan industri tersebut akan dilakukan dalam tiga tahap. Pada fase pertama, LiuGong menyiapkan lini produksi excavator dan wheel loader elektrik dengan kapasitas hingga 5.000 unit per tahun.

Proses manufakturnya akan memanfaatkan teknologi pintar seperti Automated Guided Vehicle (AGV), Rail Guided Vehicle (RGV), dan Manufacturing Execution System (MES) untuk meningkatkan efisiensi produksi. 

Vice Chairman and President of Guangxi LiuGong Machinery Co., Ltd., Luo Guobing, mengatakan fasilitas tersebut juga akan menjadi pusat pengembangan industri yang mencakup riset, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia. "Kami akan mendirikan Indonesia Product Application Research and Development (R&D) Center serta bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada untuk mendorong transfer teknologi dan mengembangkan talenta lokal," ujarnya. 

Di sisi pengembangan SDM, LiuGong telah menjalankan Program Kerja Sama Sekolah Tiongkok–Indonesia sejak 2023 dan melatih lebih dari 900 siswa. Saat ini, sebanyak 30 siswa mengikuti pelatihan profesional di kantor pusat LiuGong di Tiongkok sebelum melanjutkan praktik kerja di fasilitas manufaktur perusahaan di Indonesia. 

Sementara itu, kehadiran pabrik tersebur juga menjadi bagian dari pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Kawasan Industri Karawang Artha Industrial Hill yang mendukung pertumbuhan investasi dan industri kendaraan listrik nasional. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan