JawaPos.com - SUV (sport utility vehicle) bergaya boxy kembali menjadi sorotan. Kali ini, tampilannya tetap mempertahankan nuansa klasik yang identik dengan mobil petualang, tetapi di balik desain tersebut tersimpan teknologi elektrifikasi yang membuat pengalaman berkendara terasa lebih modern.
"V27 hadir dengan filosofi Classic Never Fades, memadukan desain timeless dengan teknologi kendaraan energi baru melalui Golden REEV," ujar Head of Marketing iCAR Metta Yunita saat First Impression iCAR V27 di Shooting Star, Cilandak, Jaksel, Rabu (23/7).
Kesan pertama saat melihat iCAR V27 adalah dimensinya yang besar. SUV ini memiliki panjang 5.045 mm dengan siluet mengotak yang menjadi ciri khas kendaraan off-road klasik.
Aura premium langsung terasa ketika membuka pintu. Interior didominasi balutan kulit berwarna cokelat yang berpadu dengan dashboard berlapis material soft-touch serta aksen kayu dan metalik.
Tata letaknya juga terlihat rapi dengan layar sentuh HD 15,4 inci sebagai pusat kendali, dipadukan panel instrumen digital 8,88 inci yang memanjang di balik kemudi. Menariknya, SUV tersebut masih mempertahankan tombol fisik bergaya piano sehingga pengoperasian berbagai fungsi utama tetap terasa praktis.
Lingkar kemudi berlapis kulit memberikan kesan mewah, sementara penggunaan column shifter membuat area konsol tengah lebih lapang. Di bawah layar tersedia ruang penyimpanan yang cukup besar, lengkap dengan wireless charger 50 watt.
Ruang kabin juga menjadi salah satu nilai jual V27. Baris kedua menawarkan ruang kaki yang lega dengan knee room mencapai 950 mm. Ditambah panoramic roof ganda, suasana kabin terasa lebih terbuka. Untuk kebutuhan membawa barang, kapasitas bagasinya mencapai 715 liter dan dapat diperluas hingga 1.818 liter ketika bangku belakang direbahkan.
Hal menarik lain terdapat di balik kap mesin. Mobil yang akan diluncurkan secara resmi pada GIIAS 2026 itu mengusung teknologi Golden REEV yang memadukan baterai berkapasitas 34,31 kWh dengan mesin bensin 1.5 turbo yang berfungsi sebagai generator.
Mesin tersebut tidak menggerakkan roda secara langsung, melainkan memasok energi ke baterai sehingga mobil tetap menghadirkan sensasi berkendara layaknya kendaraan listrik.
Sistem penggeraknya juga tidak biasa. V27 menggunakan konfigurasi tiga motor listrik yang terdiri atas satu motor generator dan dua motor penggerak di depan serta belakang.
Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga 455 PS dan torsi 505 Nm, cukup untuk membawa SUV berbobot lebih dari dua ton ini berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam 5,9 detik. Sistem Electric True-AWD juga diklaim mampu menjaga traksi secara optimal meski kapasitas baterai mulai berkurang.
Keunggulan lainnya adalah fleksibilitas saat digunakan untuk perjalanan jauh. Dalam mode listrik murni, V27 diklaim mampu menempuh sekitar 200 km. Ketika mesin generator bekerja bersama tangki bahan bakar berkapasitas 60 liter, total jarak tempuhnya mencapai lebih dari 1.200 km. Pengisian daya cepat DC dari 20 hingga 80 persen juga hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit.
Dari sisi teknologi, daftar fiturnya pun lengkap. Tersedia wireless Apple CarPlay dan Android Auto, voice assistant offline, konektivitas 4G, sistem audio Pioneer dengan 15 speaker, Vehicle-to-Load (V2L) 6 kW, kamera 540 derajat, Driver Monitoring System (DMS), hingga Automatic Parking Assist (APA).
Melihat keseluruhan paket yang ditawarkan, iCAR V27 berhasil memberikan kesan awal yang positif. Desain boxy bergaya klasik dipadukan kabin modern dan teknologi REEV menjadi kombinasi yang membuat SUV ini tampil berbeda.
Baca Juga: iCAR Mulai Serahkan V23 ke Konsumen Indonesia, Bidik 30 Dealer hingga Akhir 2026
Kini tinggal menunggu bagaimana karakter berkendaranya saat diuji di jalan raya serta harga resminya ketika dipasarkan di Indonesia. (*)