← Beranda
Pabrik Isuzu di Karawang Tembus Produksi 300.000 Unit, Ekspor ke 25 Negara
Dinarsa KurniawanSelasa, 21 Juli 2026 | 18.51 WIB
Jajaran manajemen PT Isuzu Astra Motor Indonesia dan perwakilan Kemenperin berfoto bersama saat perayaan pencapaian produksi ke-300.000 unit di Isuzu Karawang Plant. (Dinarsa Kurniawan/JawaPos.com)

 

 

JawaPos.com - Perjalanan industri kendaraan komersial nasional kembali mencatat capaian baru. Dalam satu dekade terakhir, fasilitas manufaktur Isuzu di Karawang, Jawa Barat, berhasil memproduksi ratusan ribu unit kendaraan.

Kendaraan niaga itu tidak hanya dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga telah dikirim ke berbagai negara sebagai produk ekspor.

"Pencapaian produksi 300.000 unit merupakan tonggak penting dalam perjalanan kami," ujar President Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Masayasu Hideshima, saat perayaan produksi ke-300.000 unit di Isuzu Karawang Plant, Karawang, Minggu (20/7).

Ia menjelaskan, angka tersebut diraih sejak Isuzu Karawang Plant mulai beroperasi pada 2015. Dalam kurun waktu 10 tahun, pabrik tersebut berkembang menjadi fasilitas manufaktur berstandar global yang menjadi bagian dari jaringan produksi Isuzu di berbagai negara.

Menurut Hideshima, pencapaian tersebut lahir dari dukungan berbagai pihak, mulai dari karyawan, pemerintah, pemasok, hingga jaringan dealer yang ikut mendorong pertumbuhan industri kendaraan komersial di Indonesia.

Saat ini Isuzu Karawang Plant memproduksi berbagai model kendaraan komersial, yakni Isuzu ELF, Isuzu GIGA, dan Isuzu Traga yang menjadi model dengan volume produksi terbesar.

Selain itu, fasilitas tersebut juga memproduksi kendaraan bermerek UD Trucks, yaitu UD Quester dan UD Kuzer untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri.

Di sisi lain, tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) pada produk-produknya juga terus meningkat. Isuzu Traga memiliki TKDN 46,45 persen, Isuzu GIGA sebesar 38,07 persen, dan Isuzu ELF mencapai 33,04 persen.

Peningkatan penggunaan komponen lokal tersebut turut memberikan dampak terhadap industri nasional. Saat ini Isuzu Karawang Plant mempekerjakan 884 karyawan, sementara keterlibatan vendor lokal turut mendorong proses alih teknologi agar mampu memenuhi standar kualitas global.

Peran pabrik ini juga semakin luas melalui aktivitas ekspor kendaraan yang dimulai sejak 2019. Hingga kini, kendaraan hasil produksi Karawang telah dikirim ke 25 negara tujuan, termasuk Jepang, Afrika Selatan, Filipina, dan Panama.

"Kami akan terus meningkatkan kualitas produk, memperbesar kontribusi ekspor, serta menghadirkan kendaraan komersial yang mampu menjadi mitra bisnis terbaik bagi pelanggan di Indonesia maupun pasar global," kata Hideshima.

Ke depan, Isuzu juga berencana meningkatkan kualitas produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor, termasuk menghadirkan kendaraan yang sesuai dengan perkembangan regulasi emisi yang semakin ketat melalui penerapan teknologi yang lebih ramah lingkungan.

Baca Juga: Sambut GIIAS 2026, Isuzu akan Tampilkan Lima Kendaraan Niaga dengan Fungsi Berbeda

Dengan pencapaian produksi 300.000 unit, Isuzu Karawang Plant kini menjadi salah satu basis manufaktur kendaraan komersial bertaraf global yang beroperasi dari Indonesia. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan