JawaPos.com - Mitsubishi Motors menghadirkan warna baru di segmen SUV hybrid melalui New Xforce HEV. JawaPos.com sempat mencoba untuk pertamakalinya sebelum peluncuran di training center Mitsubishi di kawasan Cibitung. Sejak pedal gas pertama diinjak, teknologi hybrid generasi kedua membuat SUV ini mampu menghadirkan akselerasi yang halus, kabin yang senyap, serta efisiensi bahan bakar tanpa mengurangi kenyamanan berkendara.
Bukan sekadar menawarkan efisiensi bahan bakar, SUV kompak ini menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih halus, responsif, dan senyap berkat teknologi Hybrid Electric Vehicle (HEV) generasi kedua.
Dipadukan dengan fitur keselamatan modern, tujuh mode berkendara, dan kabin yang semakin premium, New Xforce HEV memberikan kesan pertama sebagai SUV hybrid yang dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas harian masyarakat Indonesia.
Bisadikatakan New Xforce HEV tampil sebagai salah satu penantang serius di segmen SUV hybrid Indonesia.
Alih-alih hanya mengejar konsumsi bahan bakar yang irit, Mitsubishi memilih menghadirkan teknologi elektrifikasi yang benar-benar terasa manfaatnya dalam penggunaan sehari-hari.
Pendekatan inilah yang membuat New Xforce HEV menawarkan pengalaman berkendara yang lebih natural, praktis, dan relevan bagi konsumen Indonesia yang mulai beralih ke kendaraan elektrifikasi.
Mitsubishi New Xforce HEV sebagai varian tertinggi dalam keluarga Xforce. Mitsubishi tetap mempertahankan karakter SUV yang nyaman dikendarai, namun kini dibalut teknologi elektrifikasi generasi kedua yang lebih matang. Filosofi "Electric Drive, Beyond Hybrid Confidence" menjadi benang merah yang terasa di hampir seluruh aspek kendaraan.
Tampilan Lebih Modern dengan Identitas Hybrid
Secara desain, Mitsubishi tidak melakukan perubahan besar pada Xforce. Siluet SUV kompak yang modern tetap dipertahankan karena telah mendapat respons positif di pasar.
Pembeda utama hadir melalui sejumlah detail eksklusif seperti pelek 18 inci dengan desain khusus HEV, emblem Hybrid EV, aksen grille baru, lampu belakang bergaya clear smoke, serta penggunaan electric shifter yang membuat kabin terlihat lebih modern.
Bagi konsumen, pendekatan ini membuat New Xforce HEV tetap tampil familiar, tetapi memiliki identitas yang lebih premium dibanding varian bensin.
Kabin Semakin Premium
Masuk ke dalam kabin, nuansa premium langsung terasa. Tata letak dashboard masih mengusung konsep horizontal yang ergonomis dengan layar infotainment besar yang dipadukan panel instrumen digital.
Pada varian Premium Package, Mitsubishi menambahkan berbagai fitur yang meningkatkan kenyamanan, mulai dari Dynamic Sound Yamaha Premium, power tailgate, power driver seat, wireless charger, ambient lighting, hingga Tire Pressure Monitoring System (TPMS).
Seluruh fitur tersebut membuat Xforce HEV terasa naik kelas tanpa menghilangkan karakter praktis sebuah SUV harian.
Motor Listrik Jadi Penggerak Utama
Perbedaan terbesar tentu berasal dari sistem penggeraknya. New Xforce HEV menggunakan mesin 1.6L DOHC MIVEC yang dipadukan motor listrik. Mesin bensin menghasilkan tenaga 107 PS dengan torsi 134 Nm, sedangkan motor listrik menyumbang tenaga 116 PS dan torsi instan 255 Nm.
Menariknya, pada banyak kondisi berkendara, motor listrik menjadi penggerak utama kendaraan. Mesin bensin bekerja secara otomatis ketika membutuhkan tenaga tambahan atau saat mengisi daya baterai.
Hasilnya, akselerasi awal terasa lebih halus dan responsif, terutama saat mobil mulai berjalan atau menghadapi lalu lintas perkotaan.
Karakter ini menjadi salah satu nilai lebih dibanding SUV bermesin konvensional.
Transisi Tenaga Hampir Tidak Terasa
Salah satu hal yang paling menarik dari teknologi hybrid generasi kedua Mitsubishi adalah perpindahan tenaga antara motor listrik dan mesin bensin berlangsung sangat halus.
Pengemudi tidak perlu memilih mode secara manual karena sistem secara otomatis menentukan sumber tenaga yang paling efisien berdasarkan kecepatan, kondisi jalan, beban kendaraan, dan kapasitas baterai.
Dalam penggunaan sehari-hari, proses tersebut berlangsung nyaris tanpa hentakan sehingga pengalaman berkendara terasa lebih natural.
Kabin Lebih Senyap
Saat kendaraan melaju menggunakan tenaga listrik, kabin terasa jauh lebih senyap dibanding SUV bermesin bensin biasa. Minimnya suara mesin dan getaran membuat perjalanan terasa lebih rileks, terutama ketika berkendara di tengah kemacetan.
Sensasi inilah yang menjadi salah satu daya tarik utama teknologi hybrid, karena memberikan kenyamanan tanpa mengubah kebiasaan berkendara pengguna.
Tujuh Mode Berkendara
Mitsubishi juga membekali New Xforce HEV dengan tujuh mode berkendara. Selain Normal, Wet, Gravel, dan Mud, kini tersedia tiga mode baru yaitu Tarmac, EV Priority, dan Charge.
Tarmac Mode membuat respons akselerasi lebih agresif di jalan beraspal. Sementara EV Priority memungkinkan mobil memaksimalkan penggunaan motor listrik pada kondisi tertentu. Sedangkan Charge Mode dapat mengisi ulang baterai ketika diperlukan sehingga energi listrik tetap tersedia saat dibutuhkan.
Keberadaan mode-mode tersebut membuat karakter mobil dapat disesuaikan dengan berbagai kondisi jalan maupun kebutuhan pengemudi.
Fitur Keselamatan Semakin Lengkap
Dari sisi keselamatan, New Xforce HEV dibekali paket Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) yang semakin lengkap.
Beberapa fitur yang tersedia meliputi Forward Collision Mitigation (FCM), Adaptive Cruise Control (ACC) dengan low-speed follow, Blind Spot Warning (BSW), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Lane Change Assist (LCA), Automatic High Beam (AHB), Leading Car Departure Notification (LCDN), hingga Multi Around Monitor (MAM).
Kombinasi fitur tersebut memberikan rasa percaya diri lebih tinggi saat berkendara, baik di jalan perkotaan maupun perjalanan jauh.
Efisiensi Jadi Nilai Tambah
Selain kenyamanan, efisiensi bahan bakar menjadi daya tarik utama. Dengan tangki berkapasitas 42 liter, Mitsubishi mengklaim New Xforce HEV mampu menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer dalam kondisi ideal dengan satu kali pengisian bahan bakar.
Angka tersebut tentu dapat berbeda tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara. Namun, klaim ini menunjukkan fokus Mitsubishi menghadirkan kendaraan yang efisien sekaligus praktis digunakan tanpa mengubah pola penggunaan kendaraan sehari-hari.