← Beranda
Jangan Asal Injak Gas! Begini 3 Cara Aman Mengemudi Mobil Matic Saat Menaklukkan Tanjakan Curam
Nanda PrayogaSenin, 13 Juli 2026 | 07.01 WIB
Ilustrasi sebuah mobil matic melewati tanjakan pegunungan. (Freepik)

 

 

JawaPos.com - Pernah merasa mobil matic kehilangan tenaga saat melewati tanjakan? Kondisi ini sering membuat pengemudi panik, apalagi jika harus berhenti di tengah jalan karena kemacetan.

Padahal, ada teknik yang bisa membantu mobil tetap bertenaga sekaligus mengurangi risiko mundur.

Mengemudikan mobil matic di jalan menanjak memang membutuhkan cara yang berbeda dibandingkan saat melaju di jalan datar.

Dengan memanfaatkan fitur transmisi secara tepat dan mengontrol pedal gas, kamu bisa melewati tanjakan dengan lebih aman serta menjaga komponen transmisi tetap awet.

Berikut 3 cara mengemudikan mobil matic saat tanjakan curam seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!

1. Manfaatkan Gigi Rendah agar Tenaga Mobil Tetap Maksimal

Saat mulai memasuki tanjakan yang panjang atau memiliki kemiringan cukup ekstrem, sebaiknya jangan terus membiarkan tuas transmisi berada di posisi D. Pindahkan ke posisi L, 2, atau mode manual jika mobil Anda memilikinya.

Penggunaan gigi rendah membuat putaran mesin tetap tinggi sehingga tenaga yang disalurkan ke roda menjadi lebih besar. Dengan begitu, transmisi tidak akan buru-buru berpindah ke gigi yang lebih tinggi, sehingga mobil tetap kuat menanjak tanpa terasa kehabisan tenaga di tengah jalan.

 

2. Gunakan Teknik yang Tepat Saat Harus Berhenti di Tanjakan

Kemacetan di tanjakan sering menjadi situasi yang membuat pengemudi gugup karena khawatir mobil akan mundur ketika mulai berjalan lagi. Untuk mengatasinya, manfaatkan rem tangan sebagai penahan sementara.

Saat mobil berhenti, injak pedal rem hingga kendaraan benar-benar diam, kemudian aktifkan rem tangan. Setelah itu, pindahkan kaki ke pedal gas dan tekan secara perlahan.

Ketika mobil mulai terasa ingin bergerak maju, lepaskan rem tangan secara bertahap agar mobil melaju dengan mulus tanpa mundur.

Kalau mobil sudah dibekali fitur Hill Start Assist (HSA), pekerjaan ini akan lebih mudah. Sistem tersebut mampu menahan mobil selama beberapa detik setelah pedal rem dilepas sehingga Anda memiliki waktu untuk menginjak gas tanpa khawatir kendaraan melorot.

 

3. Jangan Menekan Pedal Gas secara Berlebihan

Saat mobil terasa berat menanjak, banyak pengemudi justru refleks menginjak pedal gas hingga penuh. Padahal, cara ini bukan solusi terbaik dan justru bisa membuat kerja transmisi otomatis menjadi lebih berat.

Lebih baik tekan pedal gas secara halus dan bertahap sambil mempertahankan putaran mesin yang stabil. Teknik ini membuat tenaga tersalurkan lebih baik, mengurangi risiko ban kehilangan traksi di jalan licin, sekaligus membantu menjaga suhu transmisi agar tidak cepat panas.

Baca Juga: 3 Cara Aman Mengemudi Mobil Matic saat Menanjak dan Menurun, Jangan Asal Injak Gas

Apabila mobil tetap terasa kesulitan melewati tanjakan, sebaiknya jangan dipaksakan. Cari lokasi yang aman untuk berhenti sejenak agar mesin dan transmisi memiliki waktu untuk mendingin sebelum kembali melanjutkan perjalanan. (*)

 

 

EDITOR: Dinarsa Kurniawan