← Beranda
JETOUR T1 Kantongi 800 SPK dalam Sebulan, Varian i-DM Jadi Primadona
Dinarsa KurniawanMinggu, 12 Juli 2026 | 02.01 WIB
Jetour T1 hadir dengan teknologi i-DM menjadi primadona para konsumen yang sudah melakukan spk. (Dinarsa Kurniawan/JawaPos.com)

 

 

JawaPos.com - Minat masyarakat terhadap SUV dengan teknologi elektrifikasi terus meningkat. Konsumen kini tidak hanya mempertimbangkan desain dan kenyamanan, tetapi juga efisiensi bahan bakar, fleksibilitas penggunaan, serta teknologi yang mampu menunjang mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh.

"Kami sangat mengapresiasi tingginya minat masyarakat terhadap JETOUR T1 sejak resmi diperkenalkan di Indonesia. Mayoritas pemesanan saat ini berasal dari varian JETOUR T1 i-DM," ujar Sales Director PT JETOUR Sales Indonesia Michael Budihardja.

Respon tersebut tercermin dari capaian JETOUR yang telah mengantongi sekitar 800 spk (surat pemesanan kendaraan) T1 dalam waktu sekitar satu bulan sejak peluncurannya pada Juni lalu.

Angka tersebut berasal dari pemesanan varian mesin bensin (ICE) maupun Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) Intelligent Dual Mode (i-DM), sekaligus memanfaatkan program Penawaran Spesial bagi 1.000 konsumen pertama.

Menurut Michael, tingginya minat terhadap varian i-DM menunjukkan semakin besarnya kepercayaan konsumen terhadap teknologi PHEV. Sementara itu, varian ICE tetap diminati karena menawarkan kepraktisan dan fleksibilitas untuk penggunaan sehari-hari.

"Kami mengajak masyarakat yang ingin menikmati penawaran spesial untuk segera melakukan pemesanan sebelum harga retail resmi diberlakukan," katanya.

JETOUR T1 i-DM mengusung teknologi Intelligent Dual Mode (i-DM) yang mengombinasikan mesin bensin ACTECO 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine, Dedicated Hybrid Transmission (DHT), dan baterai LFP berkapasitas 18,4 kWh yang mendukung pengisian cepat.

Sistem tersebut memungkinkan kendaraan melaju hingga 100 kilometer dalam mode listrik murni berdasarkan standar WLTC. Pengemudi juga dapat memanfaatkan berbagai mode berkendara, mulai dari Pure EV Drive, Intelligent Hybrid, Parallel Drive, Series Drive, Direct Engine Drive, hingga regenerative braking yang mengisi ulang daya baterai saat deselerasi.

Di sektor kenyamanan, SUV ini dibekali 79 titik peredam suara, kaca akustik ganda (Double Layer Acoustic Glass) di bagian depan dan belakang, serta tingkat kebisingan kabin di bawah 40 dB saat kondisi idle.

Fitur lain yang tersedia antara lain 24 Hour Parking AC, Nap Mode, Dual Zone AC, ventilasi otomatis kabin, serta Front Passenger Leg Rest khusus varian i-DM. Kabin juga menggunakan kaca dengan kemampuan menahan hingga 99 persen sinar ultraviolet untuk meningkatkan kenyamanan penumpang sekaligus membantu menjaga kualitas interior.

Tampilan eksterior JETOUR T1 mengusung konsep Urban Adventure SUV melalui Motion Grille dengan pencahayaan LED yang menyatu dengan fascia depan. Identitas desainnya diperkuat lampu utama Four-Leaf Clover Shape Headlights yang terinspirasi dari simbol daun semanggi.

Perbedaan kedua varian juga terlihat pada penggunaan roda. Varian ICE menggunakan pelek 18 inci dengan ban 235/65 R18, sedangkan i-DM memakai pelek 19 inci berbalut ban 235/60 R19 berteknologi Run Flat Tire (RFT) yang tetap dapat digunakan dalam kondisi tertentu meski tekanan angin berkurang.

Selama kuota 1.000 konsumen pertama masih tersedia, JETOUR menawarkan T1 ICE dengan harga Rp 388 juta (OTR Jakarta), sedangkan T1 i-DM dibanderol Rp 538 juta (OTR Jakarta). Setelah kuota habis, harga resmi menjadi Rp 408 juta untuk varian ICE dan Rp 558 juta untuk varian i-DM.

Konsumen juga memperoleh garansi kendaraan dan mesin selama enam tahun tanpa batas kilometer, garansi baterai delapan tahun atau 160.000 kilometer untuk varian i-DM, serta gratis jasa servis dan suku cadang hingga tiga tahun atau 30.000 kilometer.

JETOUR T1 tersedia dalam lima pilihan warna, yaitu Electroplated Green, Sand Gold, Aviation Silver, Khaki White, dan Carbon Crystal Black. Warna Electroplated Green menjadi pilihan eksklusif dengan tambahan harga Rp 10 juta.

Khusus pembelian JETOUR T1 i-DM, konsumen juga memperoleh Discharge Gun yang mendukung fitur Vehicle-to-Load (V2L) 3,3 kW. "Fitur tersebut memungkinkan kendaraan menjadi sumber listrik portabel untuk menyalakan berbagai perangkat elektronik saat berkemah, piknik, maupun aktivitas luar ruang lainnya," urainya. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan