← Beranda
Prabowo Ungkap Kekurangan Maung Pindad, Tapi Tetap Memilih Memakainya
Dony Lesmana Eko PutraJumat, 12 Juni 2026 | 23.35 WIB
Maung MV3 Garuda Limousine . (Pindad)

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto membagikan pengalaman menarik selama menggunakan kendaraan dinas Maung MV3 Garuda Limousine produksi PT Pindad saat menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung.

Di hadapan para pengusaha muda, Prabowo secara terbuka mengungkapkan bahwa mobil kepresidenan buatan dalam negeri tersebut masih memiliki sejumlah kekurangan yang perlu disempurnakan.

Meski demikian, ia menegaskan tetap bangga dan memilih menggunakan kendaraan hasil karya anak bangsa itu.

Cerita tersebut bermula ketika Prabowo mengisahkan pengalamannya saat melakukan perjalanan dinas menggunakan Maung MV3.

Dalam salah satu kesempatan, ia sempat beristirahat di dalam kendaraan ketika hujan turun cukup deras. Saat terbangun, ia merasakan ada air yang masuk ke dalam kabin dari bagian atap mobil.

"Suatu saat, saya suka tidur dimobil, karena hujan deras diluar saya tidur tahu tahu tes, tes, tes (sambil mengisyaratkan air menetes diwajah). Saya bangun, rupanya bocor. Ya namanya baru ya kan ya aku kirim kembalilah. Ini kan buatan Pindad, aku bilang eh Pindad tolonglah bocornya dikurangin gitu lho," ujar Presiden Prabowo dan mendapat sambutan tawa para peserta Munas yang disiarkan salah satu televisi Nasional (10/6).

Tidak hanya soal kebocoran, Prabowo juga menyoroti karakter suspensi kendaraan yang menurutnya masih terasa cukup keras ketika melintasi jalur pegunungan.

Guncangan yang dirasakan selama perjalanan menjadi catatan lain yang perlu mendapat perhatian dalam proses penyempurnaan produk.

"Saat naik gunung gredek-gredek tapi gakpapa demi nasionalisme saya tetap pakai mobil ini," ujarnya.

Prabowo justru menganggapnya sebagai bagian dari proses pengembangan produk nasional.

Menurutnya, setiap kekurangan yang ditemukan menjadi masukan berharga bagi para insinyur dan teknisi untuk meningkatkan kualitas kendaraan di masa mendatang.

Meski demikian, Presiden menegaskan bahwa kekurangan tersebut bukan alasan untuk meninggalkan produk dalam negeri.

Sebaliknya, ia menilai penggunaan produk nasional harus terus didorong agar industri Indonesia memiliki kesempatan berkembang dan mampu bersaing dengan produk global.

Menurut Prabowo, sebuah produk tidak akan pernah mencapai kualitas terbaik jika tidak digunakan dan diuji secara langsung. Karena itu, ia memilih tetap memakai Maung MV3 sembari memberikan berbagai masukan untuk pengembangan berikutnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kemampuan industri otomotif dan pertahanan nasional.

Maung MV3 Garuda Limousine sendiri merupakan salah satu kendaraan yang dikembangkan PT Pindad sebagai simbol kemajuan teknologi manufaktur Indonesia.

Di tengah dominasi kendaraan impor pada berbagai sektor, komitmen Prabowo menggunakan mobil buatan dalam negeri menjadi pesan kuat mengenai pentingnya kepercayaan terhadap kemampuan industri nasional.

Baginya, tantangan dan kekurangan yang masih ditemukan harus dijadikan motivasi untuk terus berinovasi dan menghasilkan produk yang semakin berkualitas.

Prabowo juga menyampaikan pesan bahwa kemajuan industri nasional membutuhkan dukungan nyata dari seluruh elemen bangsa, termasuk pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat sebagai pengguna produk dalam negeri.

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra