← Beranda
Mobilitas Korporasi Berubah, Kendaraan Listrik Mulai Dilirik Perusahaan
Dony Lesmana Eko PutraSelasa, 28 April 2026 | 00.33 WIB
ilustrasi penggunaan kendaraan listrik dengan driver.

JawaPos.com - Kebutuhan transportasi perusahaan kini tidak lagi sekadar soal operasional. Efisiensi, fleksibilitas, dan keberlanjutan mulai menjadi faktor utama.

Di tengah tren ini, layanan sewa kendaraan korporasi ikut bertransformasi dengan menghadirkan solusi mobilitas terintegrasi, termasuk penggunaan kendaraan listrik.

PT Mitra Pinasthika Mustika Rent (MPMRent) memperkuat layanan mobilitas korporasi dengan pendekatan yang lebih terintegrasi dan berorientasi pada keberlanjutan.

Perusahaan ini menyediakan layanan sewa kendaraan jangka panjang untuk kebutuhan bisnis (B2B), mulai dari penyediaan armada hingga pengemudi profesional. Selain itu, fleksibilitas layanan juga disesuaikan dengan kebutuhan operasional masing-masing pelanggan.

Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik

Salah satu inovasi yang mulai diterapkan adalah pemanfaatan kendaraan listrik sebagai bagian dari solusi mobilitas. Langkah ini dinilai sejalan dengan tren global yang mengarah pada transportasi ramah lingkungan.

Penerapan tersebut terlihat saat MPMRent mendukung ajang Putri Indonesia 2026 di Jakarta. Dalam kegiatan ini, disediakan enam unit kendaraan, termasuk dua unit mobil listrik jenis MPV, yaitu Maxus Mifa 9 dan Maxus Mifa 7.

Mobilitas Terintegrasi untuk Kebutuhan Korporasi

Menurut VP Commercial MPMRent, Naryanton dalam pernyataannya di Jakarta, (27/4) kebutuhan mobilitas bisnis ke depan akan semakin mengarah pada solusi yang terintegrasi, efisien, dan berdampak lebih baik terhadap lingkungan.

"Kami melihat bahwa ke depan, kebutuhan mobilitas B2B akan semakin mengarah pada solusi yang terintegrasi, efisien, dan memiliki dampak lingkungan yang lebih baik,” katanya.

Hal ini mencakup pengelolaan armada secara menyeluruh, layanan pengemudi profesional, dukungan operasional berbasis kebutuhan pelanggan.

Dalam operasionalnya, MPMRent juga menerapkan berbagai standar internasional, seperti ISO 9001 (manajemen mutu), ISO 14001 (manajemen lingkungan) dan ISO 45001 (keselamatan kerja). Penerapan standar ini bertujuan menjaga kualitas layanan sekaligus meningkatkan kepercayaan pelanggan.

Transformasi layanan mobilitas korporasi menunjukkan perubahan kebutuhan dunia usaha. Tidak hanya efisien, solusi transportasi kini juga dituntut lebih fleksibel dan ramah lingkungan. Langkah ini menjadi bagian dari adaptasi industri menghadapi tren mobilitas masa depan.

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra