JawaPos.com - Denah resmi untuk Beijing Auto Show 2026 telah diumumkan menjelang pembukaannya pada 24 April, mengonfirmasi total area pameran mencapai 380.000 meter persegi. Skala ini menjadikannya sebagai ajang otomotif terbesar di dunia, berdasarkan laporan Autohome.
Seperti dilansir dari Car News China, edisi 2026 akan berlangsung selama 10 hari, dari 24 April hingga 3 Mei. Untuk pertama kalinya, penyelenggara menerapkan konsep dua lokasi dengan menggabungkan China International Exhibition Center (Shunyi Hall) dan Capital International Exhibition Center. Kedua area ini berada berdampingan dan membentang sekitar 1,3 kilometer dari utara ke selatan.
Agenda pameran dibagi dalam tiga tahap, dimulai dengan hari media pada 24–25 April, dilanjutkan hari khusus profesional pada 26–27 April, dan dibuka untuk umum pada 28 April hingga 3 Mei. Jam operasional bagi pengunjung profesional maupun publik ditetapkan pukul 10.00 hingga 18.00.
Secara keseluruhan, pameran akan menampilkan 1.451 kendaraan, termasuk 181 peluncuran global dan 71 mobil konsep. Sebanyak 17 aula akan digunakan, dengan 13 di antaranya difokuskan untuk kendaraan utuh.
Sejumlah produsen otomotif global seperti BMW, Mercedes-Benz, Audi, Volkswagen, Toyota, dan Ford dipastikan hadir. Dari dalam negeri Tiongkok, nama-nama seperti FAW Hongqi, Dongfeng Motor, Changan Automobile, Geely, serta Great Wall Motor juga akan memamerkan inovasi terbaru mereka.
Selain itu, merek berbasis teknologi seperti Harmony Intelligent Mobility Alliance yang didukung Huawei, bersama Nio, Xpeng, Li Auto, Xiaomi, dan Leapmotor akan menampilkan perkembangan teknologi kendaraan listrik, sistem jarak jauh, hingga hidrogen.
BYD bersama sub-mereknya, Denza, Yangwang, dan Fangchengbao, diperkirakan menghadirkan berbagai model dan teknologi baru. Beberapa lini yang dinanti antara lain seri Dynasty seperti Tang, Han, dan Qin Max, serta seri Ocean seperti Seal 08 dan Sealion 08.
Fangchengbao kemungkinan membawa Ti 7 EV dan model coupe seri F, sementara Yangwang berpotensi menampilkan varian empat kursi U8L. Denza disebut-sebut akan menghadirkan Z9S dan kemungkinan mobil sport seri X, meski seluruh detail masih menunggu konfirmasi resmi.
Baca Juga: Wisata ke Taman di Beijing cukup Rogoh Rp 24 Ribu, Disambut Bunga Sakura Bermekaran
Tak hanya produsen kendaraan, peserta dari 21 negara dan wilayah juga akan berpartisipasi dalam sektor teknologi dan rantai pasok. Fokus utama pameran mencakup elektrifikasi, sistem penggerak cerdas, serta arsitektur kendaraan berbasis digital, mencerminkan arah transformasi industri otomotif global.
Lebih dari 200 konferensi pers dijadwalkan berlangsung sepanjang acara, melibatkan eksekutif industri, peneliti, pembuat kebijakan, hingga media internasional.
Denah terbaru menunjukkan kedua lokasi akan menampilkan kombinasi kendaraan dan komponen. Area Capital International Exhibition Center memiliki cakupan lebih luas, sementara kawasan Shunyi tetap menjadi pusat stan produsen utama (OEM).
Sejumlah merek besar dan perusahaan teknologi diperkirakan menempati stan independen berskala besar, menandakan ekspansi eksposur mereka. Perpindahan dari area lama Jing’an Zhuang juga mencerminkan perubahan struktur dalam pengelompokan peserta, khususnya antara produsen dan pemasok komponen.
Secara keseluruhan, Beijing Auto Show 2026 diposisikan sebagai ajang industri berskala global yang merefleksikan percepatan menuju elektrifikasi, kendaraan pintar, dan kompetisi internasional. Skala lokasi yang diperluas serta meningkatnya jumlah peserta menegaskan besarnya pasar domestik sekaligus daya tarik global acara ini.
Sebagai catatan, pameran otomotif besar di Tiongkok digelar secara bergantian setiap dua tahun antara Beijing dan Shanghai Auto Show, dengan masing-masing menjadi tuan rumah utama pada tahunnya.