JawaPos.com - Kondisi industri otomotif Jepang salah satunya Honda saat ini menghadapi tantangan besar, mulai dari persaingan ketat dengan pabrikan Tiongkok, percepatan elektrifikasi, hingga perubahan preferensi konsumen global. Banyak produsen yang mulai kehilangan momentum di era kendaraan listrik.
Prelude, model sports hybrid masih mampu bernafas ditengah kondisi ini. Bahkan Honda juga melakukan perubahan strategi besar-besaran untuk bisa bertahan ditengah persaingan.
Varian sport hybrid tersebut mampu menjadi simbol arah baru elektrifikasi Honda. Penghargaan ini menegaskan komitmen Honda dalam menghadirkan kendaraan ramah lingkungan dengan mengedepankan sensasi berkendara (fun to drive), termasuk untuk pasar Indonesia.
Honda Prelude mengusung sistem hybrid dua motor khas Honda yang dipadukan dengan teknologi Honda S+ Shift, menghasilkan respons berkendara yang lebih cepat dan dinamis.
Berbeda dari kebanyakan mobil elektrifikasi yang fokus pada efisiensi, Prelude dirancang untuk tetap memberikan pengalaman berkendara yang sporty dan engaging.
Pengalaman tersebut diperkuat dengan integrasi suara mesin dan respons visual yang selaras dengan input pengemudi, sehingga terasa lebih intuitif.
Baca Juga: Honda Sedang Ada di Titik Kritis, India Disiapkan Jadi Basis EV
Dari sisi desain, Prelude mengusung konsep “Unlimited Glide” dengan karakter bodi rendah dan lebar yang mencerminkan performa.
Siluetnya mengalir dari depan ke belakang, menciptakan kesan ringan dan aerodinamis.
Di dalam kabin, pendekatan human-centric design diterapkan melalui perbedaan karakter kursi pengemudi dan penumpang. Kombinasi warna biru dan putih semakin memperkuat identitas modern sekaligus emosional.
Respons di Indonesia
Di Indonesia, Honda Prelude diperkenalkan pada Januari 2026 dan telah mencatat lebih dari 270 pemesanan. Distribusi unit tahap awal dijadwalkan mulai Mei 2026, sementara pemesanan selanjutnya akan dialokasikan untuk pengiriman pada 2027 hingga 2028.
Baca Juga: Spesifikasi Honda CBR250RR 2026, Mesin Direvisi dan Harga Naik
Selain Prelude, Honda juga meraih penghargaan Red Dot lainnya, termasuk Miimo 1500i/2200i (Winner), Motor listrik WN7 dan perangkat mobilitas UNI-ONE (Best of the Best).
Ajang Red Dot Design Award sendiri merupakan salah satu penghargaan desain paling bergengsi di dunia yang telah berlangsung sejak 1955 di Jerman.
Keberhasilan Honda Prelude di Red Dot Award 2026 menunjukkan bahwa elektrifikasi tidak harus mengorbankan karakter sporty.
Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin Honda Prelude menjadi salah satu kunci kebangkitan pabrikan Jepang di era elektrifikasi.