← Beranda
8 Penyebab Tangki Bensin Mobil Berkarat, Waspadai Kerusakan yang Mengintai!
Nanda PrayogaJumat, 29 Agustus 2025 | 16.55 WIB
Ilustrasi konsumen membeli BBM subsidi Pertalite. (ANTARA/HO-Pertamina Patra Niaga)

 

JawaPos.com-Apakah Anda pernah merasa heran kenapa tangki bensin mobil bisa berkarat padahal mobil masih rajin dirawat? Karat di tangki bensin bukan sekadar masalah kecil, karena bisa bikin bahan bakar tersumbat dan performa mesin ikut terganggu. 

Kalau dibiarkan, karat bahkan bisa merusak sistem pembakaran dan bikin biaya perbaikan jadi membengkak. Masalah ini seringkali muncul dari hal-hal sederhana yang jarang kita sadari. Mulai dari kualitas bahan bakar yang jelek, kelembaban udara, sampai kebiasaan membiarkan tangki sering kosong ternyata bisa memicu korosi lebih cepat. 

Supaya kamu nggak mengalami hal yang sama, berikut 8 penyebab utama tangki bensin mobil mudah berkarat seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!

1. Jarang Dibersihkan

Tangki bensin yang jarang dibersihkan akan membuat kotoran dan endapan terus menumpuk di dalamnya. Lama-kelamaan, kotoran tersebut bisa berubah menjadi kerak yang menempel di dinding tangki. Kondisi ini memperbesar peluang terjadinya korosi, bahkan bisa mengganggu kelancaran aliran bahan bakar menuju mesin.

 

2. Usia Tangki dan Kualitas Material

Semakin tua usia tangki bensin, maka semakin tinggi juga risikonya terkena karat. Apalagi jika tangki tersebut terbuat dari bahan dengan kualitas rendah atau tipis. Material yang kurang baik tidak memiliki daya tahan yang kuat terhadap reaksi kimia dan kelembaban, sehingga korosi lebih cepat terbentuk.

 

3. Menggunakan BBM Berkualitas Buruk

Bahan bakar dengan kualitas rendah biasanya mengandung partikel dan kotoran halus yang bisa mempercepat proses karat. Selain itu, BBM yang tidak sesuai spesifikasi kendaraan akan membuat mesin bekerja kurang optimal dan konsumsi bahan bakar jadi lebih boros. Jadi, memilih bahan bakar yang tepat sangat penting untuk menjaga kondisi tangki tetap awet.

 

4. Masalah pada Sistem Kelistrikan

Kelistrikan mobil yang bermasalah bisa memicu korsleting atau arus pendek. Ketika ini terjadi, suhu mesin akan meningkat drastis (overheating) dan panas berlebih tersebut bisa merusak lapisan pelindung dinding tangki. Begitu lapisan pelindung terkikis, logam tangki jadi lebih mudah berkarat.

 

5. Sering Terkena Paparan Air

Jika pelindung atau lapisan luar tangki bensin rusak, air dari luar bisa langsung menyentuh permukaan logam tangki. Paparan air yang terus-menerus membuat logam mengalami oksidasi, dan inilah yang akhirnya menimbulkan korosi. Semakin sering terkena air, semakin cepat karat berkembang.

 

6. Udara yang Lembab

Kondisi lingkungan yang lembab bisa memicu terbentuknya uap air di dalam tangki. Ketika mesin dinyalakan, uap air itu bereaksi dengan oksigen dan logam tangki sehingga mempercepat proses karat. Inilah alasan kenapa mobil yang sering disimpan di tempat lembap cenderung lebih cepat mengalami masalah korosi.

 

7. Cuaca Ekstrem dan Fluktuasi Suhu

Perubahan suhu yang tiba-tiba, seperti setelah panas terik langsung diguyur hujan deras, bisa memicu kondensasi di dalam tangki. Kondensasi ini menghasilkan butiran air kecil yang menempel di permukaan tangki, dan dalam jangka panjang bisa berubah menjadi karat. Kondisi cuaca ekstrem seperti ini sering jadi penyebab tersembunyi tangki cepat berkarat.

 

8. Tangki Bensin Sering Kosong

Kebiasaan membiarkan tangki bensin kosong atau hanya diisi sedikit ternyata juga berbahaya. Ruang kosong di dalam tangki akan terisi udara yang bisa berubah menjadi embun. Embun ini menempel pada dinding tangki, dan dari situlah proses korosi mulai terbentuk. Kalau kebiasaan ini terus dilakukan, karat akan makin parah dan merusak tangki. (*)

 

 

 

 

EDITOR: Dinarsa Kurniawan