← Beranda
Buku Prabowo Dibagikan di CFD Thamrin, Komunitas Tampung Kritikan Warga
Abdul Rahman• Selasa, 20 Oktober 2026 | 21.11 WIB
Dua buku berjudul Presiden Solusi dan Strategi Transformasi Bangsa dibagikan kepada masyarakat saat Car Free Day (CFD) Thamrin. (istimewa)

 

JawaPos.com - Komunitas Melek Politik membagikan dua buku yang memuat gagasan Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat di kawasan Car Free Day (CFD) Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (18/10). 

Selain memperkenalkan pemikiran Prabowo mengenai arah pembangunan Indonesia, kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi warga terkait pelaksanaan program pemerintah.

Dua buku yang dibagikan dalam kegiatan itu berjudul Presiden Solusi dan Strategi Transformasi Bangsa. Komunitas Melek Politik berharap masyarakat dapat mengenal lebih jauh gagasan yang menjadi landasan kepemimpinan Prabowo, sekaligus memberikan penilaian terhadap kebijakan yang telah dijalankan pemerintah.

Perwakilan Komunitas Melek Politik, Agustini Rima, mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pembagian buku. Pihaknya juga ingin mengetahui bagaimana masyarakat merasakan dampak program pemerintah selama sekitar dua tahun kepemimpinan Prabowo.

“Kami ingin memberikan pemahaman terhadap masyarakat tentang apa sih gagasan-gagasan besar Presiden Prabowo Subianto dalam masa kepemimpinan beliau sebagai Presiden Indonesia, yang semuanya itu gagasan-gagasan beliau terangkum dalam dua buku ini,” ujar Agustini dalam keterangannya.

Menurut Agustini, kedua buku tersebut memuat pemikiran mengenai berbagai aspek pembangunan nasional. Pembahasannya mencakup pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat hingga pengembangan hilirisasi dan teknologi sebagai bagian dari upaya mendorong transformasi Indonesia.

Gagasan-gagasan tersebut menjadi bahan pengenalan kepada masyarakat agar mereka dapat memahami arah kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.

Komunitas Melek Politik Tampung Kritik dan Masukan Warga

Momentum CFD dipilih karena kawasan tersebut menjadi tempat berkumpulnya masyarakat untuk berolahraga dan beraktivitas pada akhir pekan. Melalui interaksi langsung, Komunitas Melek Politik berupaya menjangkau warga dengan latar belakang dan pandangan yang beragam.

Agustini mengatakan, masukan yang terkumpul nantinya akan menjadi bahan evaluasi terhadap pelaksanaan program pemerintah. Aspirasi tersebut dapat berupa penilaian atas kebijakan yang sudah berjalan maupun usulan mengenai hal-hal yang masih perlu diperbaiki.

“Kami juga ingin menangkap, menyerap aspirasi masyarakat sekitar terutama di momen CFD ini yang mana memang menjadi titik kumpul masyarakat, warga sekitar. Kami ingin menyerap aspirasi mereka untuk mengetahui bagaimana dampak program pemerintah yang telah sampai kepada masyarakat, apakah memang perlu adanya evaluasi, bagian mana saja yang perlu perbaikan-perbaikan,” kata Agustini.

Ia menjelaskan, berbagai masukan tersebut dihimpun dalam bentuk policy brief atau ringkasan rekomendasi kebijakan. Dokumen itu nantinya akan disampaikan kepada Presiden Prabowo sebagai bahan penyampaian aspirasi masyarakat.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjembatani komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah. Dengan demikian, penilaian warga terhadap kebijakan publik tidak hanya berhenti pada percakapan, tetapi juga dapat dirangkum menjadi masukan yang lebih terstruktur.

Dalam proses tersebut, kritik dan saran masyarakat menjadi bagian penting untuk melihat apakah suatu program telah menjawab kebutuhan warga atau masih memerlukan penyesuaian.

Akan Dilanjutkan ke Lokasi Lain

Kegiatan di kawasan Thamrin merupakan titik kedua dalam rangkaian agenda Komunitas Melek Politik. Sebelumnya, komunitas tersebut telah menggelar kegiatan serupa di kawasan Blok M, Jakarta.

Agustini mengatakan agenda pembagian buku dan penyerapan aspirasi masyarakat direncanakan akan berlanjut ke lokasi lain. Perluasan titik kegiatan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga dan menghimpun pandangan yang lebih beragam terkait program pemerintah.

“Insya Allah akan berkelanjutan, karena kita akan terus mencoba menyerap berbagai macam aspirasi masyarakat terkait dengan masukan dari masyarakat apa saja perbaikan yang perlu dilakukan oleh pemerintah,” tandas Agustini.

EDITOR: Abdul Rahman