← Beranda
Sudaryono Akui Boosting Konten Medsos di Meta Pakai Uang Pribadi
Dimas Choirul• Sabtu, 26 September 2026 | 01.59 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR RI, Kamis (17/9). (Istimewa)

 

 

JawaPos.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menanggapi ramainya pemberitaan mengenai dirinya yang memasang iklan di Meta dengan anggaran hampir Rp 200 juta.

Sudaryono mengungkapkan dirinya sengaja melakukan boosting konten di media sosial untuk memperluas penyebaran informasi terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dia menegaskan, biaya boosting tersebut menggunakan uang pribadi, bukan anggaran pemerintah.

"Lagi rame nih. Di medsos nih lagi rame. Medsos saya itu saya boosting. Saya boosting itu jadi supaya viral, itu saya boosting di Meta. Kalau nggak salah berapa tuh duanya, dua ratus juta apa ya. Selama dari Juli sampai September," kata Sudaryono melalui pernyataannya di akun instagram @dardardar_30, Jumat (25/9).

Dia menjelaskan, langkah tersebut dilakukan karena dirinya ingin menyebarkan informasi positif di tengah ramainya pemberitaan dan percakapan di media sosial mengenai MBG.

"Saya bilang, lho, salahnya apa? Saya boosting pakai uang saya sendiri, bukan pakai anggaran, ya kan. Dan saya berkepentingan untuk bagaimana mensyiarkan berita-berita yang baik itu di tengah satu cara yang dibikin-bikin oleh orang-orang itu. Gitu Bapak, Ibu semua," ujarnya.

Menurut Sudaryono, informasi mengenai orang atau pihak yang telah bekerja dengan baik juga dapat dibingkai secara negatif di media sosial. Dia menyinggung istilah DFK yang menurutnya berkaitan dengan disinformasi, fitnah, dan kebencian.

"Orang yang kerja baik dibilang nggak baik. Orang yang kerjanya sudah bagus, itu kemudian dia DFK namanya," pungkasnya.

EDITOR: Estu Suryowati