← Beranda
Banjir Bandang Terjang Solok: 1 Meninggal, 1 Hilang, dan Jembatan Utama Putus
Ryandi Zahdomo• Rabu, 23 September 2026 | 02.53 WIB
Kerusakan bangunan dan fasilitas akibat banjir bandang di Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Selasa (22/9). (Dok BPBD Kabupaten Solok)

JawaPos.com - Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Senin (21/9) pukul 19.30 WIB menelan korban 1 orang meninggal dunia, 1 orang hilang, dan jembatan utama Arosuka putus total.

Bencana yang dipicu hujan deras ini juga memaksa 32 warga mengungsi dan merusak sekitar 100 rumah warga.

Berdasarkan pemutakhiran data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Selasa (22/9) pukul 18.45 WIB, korban luka berat tercatat satu orang dan tiga warga lainnya mengalami luka ringan.

Bencana alam ini memaksa setidaknya sembilan kepala keluarga dengan 32 jiwa meninggalkan tempat tinggal mereka.

Para pengungsi saat ini ditampung sementara di tiga lokasi, yakni Mapolres Solok, Rumah Dinas Wakil Bupati Solok, dan Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Solok.

Kerusakan fisik akibat erosi dan erjangan air meluas hingga ke pemukiman warga. Sekitar 100 unit rumah tercatat mengalami dampak dari terjangan air dan endapan lumpur.

Tidak hanya permukiman, banjir bandang juga merusak fasilitas umum dan kendaraan warga.

Dua kantor pemerintahan mengalami rusak berat, sembilan kantor pemerintahan rusak ringan, serta satu fasilitas kesehatan ikut terdampak.

Sebanyak 21 unit mobil dan tujuh sepeda motor turut terseret atau terendam air, sementara tingkat kerusakan lahan pertanian warga masih dalam proses pendataan.

Tim SAR Melakukan Susur Sungai dan Pembersihan Jalur

Upaya penanganan darurat langsung dilakukan oleh BPBD Kabupaten Solok bekerja sama dengan BPBD Provinsi Sumatera Barat serta unsur gabungan terkait.

Fokus utama petugas saat ini adalah pencarian korban, evakuasi warga, serta pembersihan material lumpur yang menutup badan jalan.

"Pada Selasa (22/9) pagi, tim SAR gabungan melakukan susur sungai untuk memastikan keberadaan warga yang masih dalam pencarian," ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, Selasa (22/9).

Bantuan Logistik BNPB Dikerahkan ke Lokasi

Untuk mendukung operasi darurat di lapangan, UPT BNPB Kota Padang telah bergerak menuju Kabupaten Solok membawa bantuan logistik mendesak.

Bantuan yang disalurkan meliputi 100 kilogram beras, 50 paket sembako, lima dus minyak goreng, 10 dus sarden, 100 selimut, serta 20 dus air mineral.

BNPB bersama pemerintah daerah memastikan koordinasi terus berjalan ketat demi mempercepat pemulihan dan pemenuhan kebutuhan dasar para korban terdampak.

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra