← Beranda
Titik Terang Pencarian KM Virgo Transport 8: Korban Ditemukan di Dalam Kapal
Ryandi ZahdomoMinggu, 20 September 2026 | 23.33 WIB
Tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) menemukan satu korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan, Minggu (20/9). (Istimewa)

 

JawaPos.com - Tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) berhasil menemukan satu korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan, Minggu (20/9) pukul 14.14 WITA.

Korban ditemukan terperangkap di dalam badan kapal dalam kondisi tak berdaya.

Penemuan ini menjadi titik terang bagi pihak keluarga setelah operasi pencarian intensif dilakukan oleh Tim SAR Gabungan.

Usai ditemukan di dalam bangkai kapal, korban langsung dievakuasi ke KN SAR Kamajaya untuk mendapatkan penanganan awal.

Untuk mempercepat proses evakuasi, Tim SAR Gabungan memutuskan memindahkan korban dari KN SAR Kamajaya melalui jalur udara.

Evakuasi tersebut memanfaatkan Helikopter HR 3601 milik Basarnas dengan menerapkan teknik hoisting rescue net.

Metode penerbangan ini digunakan agar proses pengangkatan korban dari kapal menuju helikopter berlangsung aman, presisi, dan terukur.

Kepala Basarnas M. Syafii menegaskan, seluruh armada dan personel di lapangan dikerahkan secara maksimal untuk menuntaskan operasi pencarian ini.

"Penemuan satu korban hari ini merupakan hasil kerja keras seluruh Tim SAR Gabungan. Kami akan terus melakukan pencarian secara maksimal dan mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan," ujar M. Syafii, Minggu (20/9).

Ia menambahkan bahwa setiap penemuan korban merupakan tanggung jawab besar yang harus dituntaskan hingga diserahkan kepada pihak keluarga.

"Setiap korban yang ditemukan menjadi amanah yang harus kami evakuasi dan serahkan kepada pihak keluarga," tegasnya.

Hingga saat ini, Basarnas bersama seluruh unsur SAR Gabungan masih melanjutkan penyisiran di sekitar lokasi karamnya KM Virgo Transport 8. Operasi ini mengombinasikan kekuatan penyelam bawah air, kapal patroli laut, serta pemantauan udara.

EDITOR: Estu Suryowati