JawaPos.com - Kementerian Agama (Kemenag) menekankan pentingnya transformasi hijau di lingkungan perguruan tinggi keagamaan. Langkah itu dilakukan dengan mengintegrasikan teologi pelestarian lingkungan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam negeri (PTKIN).
Menurut Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Amin Suyitno hal itu sejalan dengan gagasan ekoteologi yang dicanangkan oleh Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. Melalui paradigma ekoteologi tersebut, pelestarian lingkungan hidup tidak lagi dipandang sekadar sebagai program fisik semata.
Lebih dari itu, paradigma ekoteologi dihayati sebagai bagian tak terpisahkan dari nilai-nilai spiritual dan manifestasi ajaran Islam yang rahmatan lil 'alamin. Dia menyebut, gagasan ekoteologi saat ini menjadi ruh dan budaya baru bagi pengembangan tata kelola kampus-kampus Islam di Indonesia.
Terlebih, saat ini PTKIN di bawah naungan Kemenag menempati papan atas pemeringkatan UI GreenMetric 2026. UIN Raden Intan Lampung menempati peringkat 8 nasional. Kampus tersebut mengungguli Telkom University di peringkat 9 dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di posisi ke-10.
Baca Juga: Kejati Jatim Tetapkan Tersangka Baru Kasus KUR Fiktif di Jember, Total Jadi 5 Orang
”Ini membuktikan bahwa kualitas PTKIN kita telah bertransformasi secara holistik,” ucap dia dalam keterangan resmi pada Jumat (18/9).
Amin menilai, pengakuan dari UI GreenMetric 2026 sekaligus menegaskan bahwa tata kelola kampus-kampus di bawah Kemenag yang secara konkrit menggalakan ekoteologi. Juga menjadi bukti teologi pelestarian lingkungan sudah diintegrasikan dalam kebijakan operasional dan budaya di lingkungan pendidikan Islam.
Dalam keterangan yang sama, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag Sahiron menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong inovasi serupa. Terlebih, pengumuman skala nasional di UGM menjadi pemantik semangat sebelum pengumuman skor lengkap dan pemeringkatan tingkat dunia di Azerbaijan.
”Keberhasilan UIN Raden Intan Lampung, UIN Jakarta, UIN Palembang, serta penghargaan istimewa yang diraih UIN Sunan Kalijaga menjadi benchmark yang sangat baik bagi seluruh kampus,” ungkapnya.
Pengumuman kampus hijau terkemuka UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026 diselenggarakan di Auditorium Graha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta pada Selasa (15/9). Dalam ajang tersebut turut serta 2.016 universitas dari 110 negara di tingkat global.