← Beranda
Tim SAR Gabungan Evakuasi 4 Jenazah Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8
Syahrul YunizarSelasa, 15 September 2026 | 22.32 WIB
KM Virgo Transport 8. (Dok maritimhub.kemenhub.go.id)

 

JawaPos.com - Dalam operasi SAR korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa pada Selasa (15/9), Tim SAR Gabungan mengevakuasi 4 jenazah korban meninggal dunia menggunakan helikopter.

Pada pukul 11.23 WITA, Helikopter HR-3601 tiba di Bandara Syamsudin Noor, Kalimantan Selatan (Kalsel) membawa 2 jenazah korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi dari TB Trans Coal Pacific.

Kemudian disusul pada pukul 11.55 WITA, Helikopter AS-365 P-3013 tiba di bandara yang sama dengan membawa 2 jenazah korban meninggal dunia lainnya dari TB Trans Coal Pacific.

Secara keseluruhan, sudah 114 korban kecelakaan kapal tersebut dievakuasi. Terdiri atas 108 orang selamat dan 6 orang meninggal dunia. Semnatara 129 orang yang masih dalam pencarian dan menjadi fokus utama dalam operasi SAR.

Baca Juga: Purbaya Akui Sudah Hitung Peluang Dirinya Dicopot: 50:50

”Seluruh unsur SAR Gabungan mengoptimalkan upaya pencarian, baik melalui jalur laut maupun udara,” kata Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii.

Sampai saat ini, unsur laut terus bergerak menuju area pencarian yang telah ditentukan. Operasi pencarian juga diperkuat unsur udara. Pesawat Cessna 208 Caravan melaksanakan operasi SAR dari Bandara Syamsudin Noor.

Dalam operasi SAR hari ketiga, sebanyak 1.097 personel yang terdiri atas Basarnas dan instansi pendukung SAR Laut TNI AL, Polda Kalsel, kapal pendukung, unsur udara, serta potensi SAR lainnya.

”Operasi tersebut didukung 5 unit alut udara dan 17 unit alut laut,” ungkap perwira tinggi TNI AU dengan tiga bintang di pundak itu.

Syafii pun menegaskan bahwa seluruh unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut akan terus mengoptimalkan pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan.

”Operasi pencarian terus kami optimalkan dengan mengerahkan unsur laut dan udara,” terang dia.

Tim SAR Gabungan, kata dia, masih memprioritaskan pencarian terhadap 129 orang yang belum ditemukan. Selain mengoptimalkan penyisiran melalui Search and Rescue Unit (SRU) laut dan udara, tim juga terus melakukan evakuasi terhadap korban yang ditemukan serta memperbarui data korban secara berkelanjutan.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan