← Beranda
Kronologi 5 Jurnalis Hilang Saat Liputan di Gunung Anak Krakatau
Ryandi ZahdomoKamis, 10 September 2026 | 23.47 WIB
Basarnas Lampung mengerahkan tim dan armada kapalnya mencari 5 jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. (Istimewa)

JawaPos.com - Operasi pencarian besar-besaran digencarkan Tim SAR gabungan, usai lima jurnalis dan tiga awak kapal dilaporkan hilang kontak saat hendak liputan di kawasan Gunung Anak Krakatau, perairan Selat Sunda, sejak Senin (7/9).

Pencarian yang telah memasuki hari ketiga pada Kamis (10/9) ini melibatkan helikopter udara, drone thermal, hingga perluasan area penyisiran laut yang terkendala cuaca ekstrem dan gelombang tinggi.

Kronologi Awal Keberangkatan dan Titik Hilang Kontak

Kejadian berawal saat rombongan bertolak dari Dermaga Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB menggunakan speedboat.

Rombongan yang terdiri dari lima jurnalis, seorang kapten kapal, ABK, dan pemandu tersebut berniat menuju Gunung Anak Krakatau dengan estimasi waktu tempuh sekitar dua jam.

Baca Juga: Prabowo Perintahkan TNI AL Maksimalkan Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Namun, hanya berselang 42 menit dari waktu keberangkatan, tepatnya pukul 14.42 WIB, rombongan dilaporkan mendadak hilang kontak di area perairan antara Carita dan Gunung Anak Krakatau.

Sinyal posisi terakhir sempat terdeteksi pada pukul 18.13 WIB, yang menunjukkan keberadaan kapal berada di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau, sebelum akhirnya komunikasi terputus sepenuhnya.

Perluasan Operasi SAR dan Pengerahan Armada Udara

Menanggapi insiden tersebut, Tim SAR gabungan dari Basarnas, KSOP Kelas I Banten, Ditpolairud Polda Banten, TNI AL, BPBD, Potensi SAR, hingga nelayan lokal langsung turun dalam pencarian.

Mereka mengandalkan berbagai armada kapal laut dan Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk mencari keberadaan delapan orang tersebut.

Untuk mengoptimalkan pemantauan dari atas, Kantor SAR Banten mengerahkan Helikopter Dauphin AS365 N3+ (HR-3604) dari Lanud Atang Sendjaja (ATS) menuju lokasi pada Kamis (10/9/2026) pukul 12.36 WIB.

Baca Juga: Komdigi Perkuat Jaringan Telekomunikasi Untuk Cari 5 Jurnalis Hilang

Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad menjelaskan bahwa pada hari ketiga operasi, area penyisiran telah dibagi menjadi enam sektor dengan total luas mencapai 2.483 nautical mile persegi.

"Memasuki hari ketiga, kami memperluas area pencarian dan mengerahkan lebih banyak unsur serta sarana. Seluruh kekuatan yang tersedia kami optimalkan untuk menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian," ujar Al Amrad, Kamis (10/9).

Terkendala Gelombang Setinggi 4 Meter

Proses pencarian di perairan Selat Sunda menghadapi tantangan berat akibat faktor cuaca.

Selain mengerahkan helikopter yang dipimpin Letkol Pnb Endrik Setyo Utomo, tim lapangan dibekali teknologi drone thermal, peralatan SAR air, tim medis, dan sarana komunikasi canggih.

Meski demikian, kondisi perairan dilaporkan berawan tebal dengan tiupan angin dari selatan ke utara mencapai 15 knot, serta ancaman gelombang tinggi berkisar antara 2,5 hingga 4 meter.

Baca Juga: Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Speedboat Hari Kedua Nihil, Area SAR Diperluas

Kepala KSOP Kelas I Banten, Raden Yogie Nugraha, menyampaikan bahwa penyisiran menggunakan Kapal KN. SAR 247 Tetuka terus berkoordinasi erat dengan Stasiun Radio Pantai (SROP) dan VTS Merak, sembari tetap memprioritaskan keselamatan seluruh personel.

"Keselamatan personel yang melakukan pencarian juga menjadi perhatian. Koordinasi akan terus dilakukan dan area penyisiran akan disesuaikan dengan perkembangan serta hasil evaluasi tim di lapangan," ungkap Yogie.

Daftar 8 Korban dalam Pencarian

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih melakukan penyisiran intensif untuk memastikan keberadaan seluruh penumpang kapal. Berikut adalah daftar delapan orang yang masih dalam proses pencarian:

Baca Juga: Erupsi Anak Krakatau-Ombak Tinggi Hambat Pencarian 5 Jurnalis Hilang

1. Warta (55) — Kapten Kapal

2. Surakman (60) — ABK

3. Heriyanto (49) — Pemandu (Guide)

4. M. Bagus Khoirunnas — Jurnalis ANTARA

5. Arie Basuki — Jurnalis Merdeka.com

6. Yudhistira — Jurnalis iNews

7. Firdaus Wajidi — Jurnalis Anadolu

8. Donal — Jurnalis Lepas (Freelance)

Baca Juga: Memasuki Hari Ke-3, Helikopter HR-3604 Dikerahkan Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

EDITOR: Bayu Putra