← Beranda
5 Wartawan Hilang Saat Meliput Erupsi Anak Krakatau, Media Bentuk Posko Siaga!
Ryandi ZahdomoRabu, 9 September 2026 | 17.13 WIB
Lima orang jurnalis yang hilang kontak sebelum berangkat menuju gunung anak Krakatau pada Senin (7/9). (Istimewa)

 

JawaPos.com - Lima jurnalis bersama dua kru kapal dan seorang pemandu dilaporkan hilang kontak saat hendak meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda sejak Senin (7/9).

Kini, sejumlah media nasional resmi mendirikan posko siaga bersama guna memantau dan mengordinasikan penyisiran Tim SAR Gabungan.

Diketahui, ombongan yang membawa total delapan orang tersebut bertolak menggunakan speed boat untuk meliput aktivitas vulkanik di Selat Sunda. Namun, hingga Rabu (9/9), keberadaan seluruh penumpang belum juga ditemukan.

Guna memastikan alur komunikasi dan informasi berjalan lancar, Kantor Berita ANTARA berkolaborasi dengan iNews (MNC Group) serta merdeka.com mendirikan posko siaga media bersama. Langkah ini diambil untuk terus memantau pergerakan pencarian di lapangan.

Baca Juga: Ancaman Angin Kencang Meluas di 14 Daerah Jatim, Ini Daftarnya

Direktur Utama Kantor Berita ANTARA, Benny Siga Butarbutar, menegaskan pihaknya telah menerjunkan tim khusus dari pusat dan daerah untuk mengawal proses penyisiran.

"Saat ini kami juga sudah mengirimkan tim khusus ANTARA yang merupakan gabungan dari ANTARA pusat dan Biro Banten untuk memastikan seluruh upaya komunikasi dan koordinasi berjalan terus menerus. Kami turut mendorong agar petugas bisa meningkatkan intensitas pencarian terhadap rombongan jurnalis yang belum diketahui keberadaannya hingga saat ini," ujar Benny Butarbutar dikutip Rabu (9/9).

Langkah serupa disampaikan oleh Pimpinan Redaksi Merdeka.com, Wisnoe Moerti. Pihaknya menyatakan terus berkoordinasi intensif dengan Basarnas Banten dan instansi terkait demi keselamatan jurnalisnya.

"Keselamatan jurnalis menjadi prioritas utama Merdeka.com. Oleh karena itu, kami terus berkomunikasi dengan Basarnas dan pihak-pihak terkait untuk mendapatkan perkembangan terbaru mengenai proses pencarian," ujar Wisnoe.

Hal senada juga diungkapkan oleh Pemimpin Redaksi iNews, Aiman Witjaksono, yang menyampaikan keprihatinannya sekaligus apresiasi atas kerja keras seluruh tim SAR gabungan.

"Terkait peristiwa ini, seluruh jajaran Pimpinan Redaksi iNews terus memantau perkembangan pencarian dan berkoordinasi dengan seluruh pihak yang terlibat. Keselamatan rekan-rekan jurnalis adalah prioritas utama kami," ungkap Aiman.

Teknologi Drone Thermal dan Penyisiran 4 SRU Dikerahkan

Pada hari kedua operasi pencarian, Rabu (9/9), Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud, TNI, dan relawan memperluas radius operasi hingga ke pulau-pulau kecil di sekitar kawasan Selat Sunda.

Pencarian yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut mengandalkan teknologi pemindaian suhu (drone thermal) untuk mendeteksi keberadaan korban di daratan maupun perairan.

Baca Juga: Kasus Sifilis Tembus 13.000, Jepang Kekurangan Obat Penisilin

Kasi Operasi Kantor SAR Banten, Rizky Dwianto, menjelaskan bahwa pencarian dibagi ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU) dengan armada kapal laut yang tangguh.

"Sejumlah sarana turut dikerahkan dalam operasi ini, di antaranya KN SAR Tetuka 247, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, RIB 03 Lampung, rescue car, truk personel, drone thermal, serta berbagai peralatan SAR air, medis, komunikasi, dan peralatan pendukung lainnya," jelas Rizky, Rabu (9/9).

Penyisiran difokuskan pada area perairan lepas hingga garis pantai Pulau Rakata dan Pulau Panjang dengan perkiraan kondisi cuaca di lokasi cerah berawan, angin berkecepatan 14 knot, serta gelombang laut setinggi 0,4 hingga 1 meter.

Daftar 8 Orang yang Masih Dalam Pencarian
Kapal speed boat yang hilang kontak tersebut diketahui membawa delapan orang penumpang, yang terdiri atas lima awak media, seorang pemandu, dan dua kru kapal:

1. Warta (55) – Kapten Kapal

2. Surakman (60) – Anak Buah Kapal (ABK)

3. Heriyanto (49) – Pemandu (Guide)

4. M. Bagus Khoirunnas – Jurnalis ANTARA

5. Arie Basuki – Jurnalis Merdeka.com

6. Yudhistira – Jurnalis iNews

7. Firdaus Wajidi – Jurnalis Anadolu

8. Donal – Jurnalis Lepas

Pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten mengimbau seluruh masyarakat, nelayan, maupun pengelola transportasi laut di kawasan Selat Sunda untuk segera memberikan laporan jika menemukan tanda-tanda atau keberadaan kapal beserta para korban.

Semua pihak media juga mengimbau publik agar tidak menyebarkan informasi spekulatif yang belum terverifikasi.

EDITOR: Sabik Aji Taufan